Neli Siswanti
PT. Transpacific Insurance Broker
Rukan PUNDI BUNCIT MAS Blok C3
Jl. Mampang Prapatan Raya No. 108 
Jakarta 12760 / POBOX. 1744/JKS
Telp. (62-21) 794 6338, Fax. (62-21) 794-6368 / 69

--- On Thu, 9/25/08, Iwan Nurwahdan <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

From: Iwan Nurwahdan <[EMAIL PROTECTED]>
Subject: [alumni37_98] Daftar makanan yang dilarang oleh BPOM !!!! (please 
forward kasi tau yang laen)
To: "Alumni 37 98" <[EMAIL PROTECTED]>, "Alumni 74 95" <[EMAIL PROTECTED]>
Cc: "Ade Izan KL" <[EMAIL PROTECTED]>, "Adetiawaty KL" <[EMAIL PROTECTED]>, 
"Agus Arianto" <[EMAIL PROTECTED]>, "Agustinus KL" <[EMAIL PROTECTED]>, 
"Ahadian Pramana" <[EMAIL PROTECTED]>, "Aji Nugroho" <[EMAIL PROTECTED]>, 
"Amelia Putri KL" <[EMAIL PROTECTED]>, "Anis KL" <[EMAIL PROTECTED]>, "Arie KL" 
<[EMAIL PROTECTED]>, "Arief Purwanto KL" <[EMAIL PROTECTED]>, "Aries KL" 
<[EMAIL PROTECTED]>, "Armoresta Affandi KL" <[EMAIL PROTECTED]>, "darno" 
<[EMAIL PROTECTED]>, "Dewi Anggareni KL" <[EMAIL PROTECTED]>, "Doni Arifty" 
<[EMAIL PROTECTED]>, "Dyah Lestari KL" <[EMAIL PROTECTED]>, "Dymaz KL" <[EMAIL 
PROTECTED]>, "Eny Martisasiwi KL" <[EMAIL PROTECTED]>, "Fajar Arianto arianto" 
<[EMAIL PROTECTED]>, "felline wu" <[EMAIL PROTECTED]>, "Fina Agusriana" <[EMAIL 
PROTECTED]>, "Halomoan Marasi KL Hall" <[EMAIL PROTECTED]>, "Hanan Febriansyah"
 <[EMAIL PROTECTED]>, "Hermaunie Muninggar" <[EMAIL PROTECTED]>, "Herning 
Widyastuti" <[EMAIL PROTECTED]>, "Husni KL" <[EMAIL PROTECTED]>, "Iin Lasifah 
imutz" <[EMAIL PROTECTED]>, "Ikhwan KL" <[EMAIL PROTECTED]>, "Ita Agustiningsih 
KL" <[EMAIL PROTECTED]>, "Jeffrie KL" <[EMAIL PROTECTED]>, "Metta Khezia KL" 
<[EMAIL PROTECTED]>, "Morina Yohana KL Yohana" <[EMAIL PROTECTED]>, "Nanny 
Anggun Mulyani" <[EMAIL PROTECTED]>, "Nanny Anggun Mulyani" <[EMAIL 
PROTECTED]>, "Niena" <[EMAIL PROTECTED]>, "Nindya" <[EMAIL PROTECTED]>, "Novita 
Azizah KL" <[EMAIL PROTECTED]>, "Olla" <[EMAIL PROTECTED]>, "Ramdhani" <[EMAIL 
PROTECTED]>, "Riana Yuliarti" <[EMAIL PROTECTED]>, "Ririn Nur Anggraeni KL" 
<[EMAIL PROTECTED]>, "Riyanto KL" <[EMAIL PROTECTED]>, "Rizki Rahmania" <[EMAIL 
PROTECTED]>, "sahal Zain" <[EMAIL PROTECTED]>, "Sandy Putra" <[EMAIL 
PROTECTED]>, "Sasha KL" <[EMAIL PROTECTED]>, "Siti Nurhayati"
 <[EMAIL PROTECTED]>, "Susan Simbala" <[EMAIL PROTECTED]>, "Syarifah Hanum" 
<[EMAIL PROTECTED]>, "Thina Rika KL" <[EMAIL PROTECTED]>, "Tissa Tandry" 
<[EMAIL PROTECTED]>, "Tyas Fanny" <[EMAIL PROTECTED]>, "Yeni Novitasari" 
<[EMAIL PROTECTED]>, "Yudhi Dwinanto Putro" <[EMAIL PROTECTED]>, "Annisa 
Shahrani" <[EMAIL PROTECTED]>, "Ayu Kusumayanthi Kusumayanti" <[EMAIL 
PROTECTED]>, "Fadli iskandar" <[EMAIL PROTECTED]>, "Herleina" <[EMAIL 
PROTECTED]>, "Hervika" <[EMAIL PROTECTED]>, "Kartika Bianita tika" <[EMAIL 
PROTECTED]>, "Lady Diana" <[EMAIL PROTECTED]>, "Rizky Anggito" <[EMAIL 
PROTECTED]>, "Tobok Panamean" <[EMAIL PROTECTED]>
Date: Thursday, September 25, 2008, 8:48 AM












--- On Wed, 9/24/08, Yoga <ade_yogaswara@ yahoo.co. id> wrote:

From: Yoga <ade_yogaswara@ yahoo.co. id>
Subject: [elektro_98_ usakti] OOT: Daftar makanan yang dilarang oleh BPOM !!!! 
(please forward kasi tau yang laen)
To: "Profec" <[EMAIL PROTECTED] ps.com>, "Milis Otomotif" <[EMAIL PROTECTED] 
ups.com>, "Elektro 98" <elektro_98_usakti@ yahoogroups. com>, "Magister 
Manajemen MM B32" <[EMAIL PROTECTED] ps.com>, "Curhat Game" <[EMAIL PROTECTED] 
ups.com>
Date: Wednesday, September 24, 2008, 3:53 PM







mengerikan banget yah... 
http://www.korantem po.com/korantemp o/koran/2008/ 09/24/headline/ 
krn.20080924. 143359.id. html
JAKARTA -- Badan Pengawas Obat dan Makanan kemarin memerintahkan penarikan 28 
jenis makanan berbagai merek karena menggunakan bahan baku susu asal Cina. 
Langkah pengamanan ini dilakukan berkaitan dengan kasus ditambahkannya melamin 
pada susu formula untuk bayi di negeri itu. 
"Larangan itu mulai berlaku hari ini (kemarin)," kata Kepala Badan Pengawas 
Obat dan Makanan Husniah Rubiana Thamrin setelah rapat dengar pendapat dengan 
Komisi Agama, Sosial, dan Pemberdayaan Perempuan Dewan Perwakilan Rakyat di 
Jakarta kemarin. 
Makanan yang dilarang beredar itu bermacam-macam, dari es krim, susu, sampai 
wafer dan permen. Di Cina, produk susu tercemar itu menyebabkan empat bayi 
tewas dan 53 ribu lainnya sakit. Sebanyak 12 ribu lebih bayi mulai sembuh 
setelah dirawat di rumah sakit. Sedangkan 104 bayi lainnya kini masih dirawat 
karena gangguan pada ginjal. 
Menurut Husniah, produk makanan dan minuman berkandungan susu asal Cina itu 
akan diteliti di laboratorium. Dia memastikan tak ada susu buatan Cina untuk 
bayi yang beredar di Indonesia. Susu impor dari Cina yang beredar di Indonesia 
hanya untuk konsumsi orang dewasa. "Susunya tidak mengandung melamin," katanya. 
Tapi produk ini ikut disegel. 
Menurut Kepala Pusat Komunikasi Publik Sekretariat Jenderal Departemen 
Kesehatan Lily Sulistyowati, susu buatan Cina untuk orang dewasa itu, Guozhen, 
punya izin edar. "Itu pun susu krim," kata Lily kepada Tempo semalam. Tidak 
tertutup kemungkinan susu Cina tak punya izin edar, masuk dengan cara 
diselundupkan. 
Sebagai langkah antisipasi, Badan POM telah mengirimkan surat kepada Asosiasi 
Peretail Indonesia untuk mengambil langkah pengamanan. "Bentuknya menarik dan 
menyegel susu dan produk yang menggunakan susu asal Cina untuk dilaporkan ke 
Badan POM," kata Lily. Produk yang akan diteliti itu terdiri atas 28 jenis. 
Badan POM, menurut dia, mulai hari ini akan meneliti apakah produk tersebut 
terbukti mengandung melamin. Kapan hasil penelitian itu akan diumumkan, Lily 
mengatakan tak bisa menjawab. "Kewenangan itu ada di Badan POM," katanya. 
Asosiasi Pengusaha Retail Indonesia (Aprindo) akan menghentikan distribusi 
produk yang mengandung susu asal Cina. "Tanpa tunggu apa-apa lagi, langsung 
kami patuhi dan segera hentikan," kata Sekretaris Jenderal Aprindo Tutum 
Rahanta. 
Dia mengatakan pihaknya tak mau mengambil risiko dengan tetap mengedarkan 
produk-produk yang diduga berbahaya. Namun, Tutum belum memastikan kapan 
langkah penghentian peredaran itu dilakukan karena dia belum melihat surat 
permintaan dari Badan POM. Informasi soal susu Cina yang akan ditarik itu baru 
diperoleh dari Departemen Perdagangan kemarin siang. 
Ketua Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman Indonesia Thomas Darmawan 
mengimbau agar pemerintah berhati-hati terkait dengan rencana penarikan susu 
Cina dan produk turunannya yang diduga membahayakan. "Harus benar-benar 
berdasarkan penelitian dengan prinsip kehati-hatian, " katanya. 
Menurut dia, tidak semua produk Cina di Indonesia, termasuk 28 item yang akan 
ditarik dari distribusinya, mengandung melamin yang membahayakan. Dengan 
pengumuman rencana penarikan, produk lain yang berbau Cina pun bisa kena 
imbasnya. "Ujung-ujungnya merugikan peretail kecil dan industri," katanya. 
"Apalagi kita tidak impor susu dari Cina, tapi dari Australia." CORNILA DESYANA 
| HARUN MAHBUB 
Setitik Melamin di Susu Cina 
Heboh susu mengandung melamin di Cina, yang menyebabkan 53 ribu bayi sakit 
ginjal, akhirnya sampai juga ke Indonesia. Senin lalu, 22 September, Menteri 
Kesehatan Siti Fadilah Supari menarik susu bubuk merek Guozhen produksi Cina. 
Sehari kemudian, Badan Pengawas Obat dan Makanan mengeluarkan surat edaran agar 
Asosiasi Peretail Indonesia mengamankan 28 jenis makanan yang mengandung susu 
asal Cina. 
KRONOLOGI: 
Desember 2007: Perusahaan susu Sanlu Group, Cina, menerima keluhan produk 
mereka membuat bayi sakit. 
Juni 2008: Sanlu menemukan susu bubuknya mengandung melamin. 
30 Juni 2008: Lima bayi di Hunan sakit batu ginjal karena susu Sanlu. 
11 September 2008: Sanlu, yang sahamnya dikuasai Fonterra, Selandia Baru, 
menarik 700 ton susu formula. 
21 September 2008: Departemen Kesehatan Cina mengumumkan 53 ribu bayi sakit dan 
empat meninggal karena susu beracun itu. 
22 September 2008: Departemen Kesehatan RI menarik susu Guozhen produksi Cina. 
23 September 2008: Badan Pengawas Obat dan Makanan mengumumkan 28 jenis makanan 
yang mengandung susu asal Cina. 
APAKAH MELAMIN ITU 
Melamin adalah bahan kimia berbasis organikyang banyak ditemukan dalam bentuk 
kristal putihdalam nitrogen. Biasanya digunakan sebagaibahan campuran plastik 
dan pupuk. Melamintak punya nilai nutrisi, tapi kaya nitrogen, sehingga 
biladicampur dengan susu akan membuat kadar protein sususeolah lebih tinggi 
ketimbang aslinya. 
Produk yang ditarik dari peredaran: 

Jinwel Yougoo Susu Fermentasi Rasa Jeruk 
Jinwel Yougoo Aneka Buah 
Jinwel Yougoo tanpa Rasa 
Guozhen susu bubuk full cream 
Meiji Indoeskrim Gold Monas Rasa Cokelat 
Meiji Indoeskrim Gold Monas Rasa Vanila 
Oreo Stick Wafer 
Oreo Stick Wafer (disebut dua kali, karena ukuran berbeda) 
Oreo Cokelat Sandwich Cookies 
M&M’s Kembang Gula Cokelat Susu 
M&M’s Cokelat Susu 
Snicker’s (biskuit-nougat lapis cokelat) 
Dove Choc Kembang Gula Cokelat 
Dove Choc 
Dove Choc (disebut dua kali, karena ukuran berbeda) 
Natural Choice Yoghurt Flavoured Ice Bar 
Yili Bean Club Matcha Red Bean Ice Bar 
Yili Bean Club Red Bean Ice Bar 
Yili Prestige Chocliz 
Yili Chestnut Ice Bar 
Nestle Dairy Farm UHT Pure Milk 
Yili High Calcium Low Fat Milk Beverage 
Yili High Calcium Milk Beverage 
Yili Pure Milk 205 ml 
Yili Pure Milk 1 L 
Dutch Lady Strawberry Flavoured Milk 
White Rabbit Creamy Candy 
Yili Choice Dairy Frozen Yoghurt Bar (kembang gula)
SUMBER: PUSAT KOMUNIKASI PUBLIK SEKRETARIAT JENDERAL DEPARTEMEN KESEHATAN RI
 














      

Kirim email ke