Dear Mba Tri, Salam kenal juga , Benar apa yg Mba Nayla katakan... Anak saya 4 th , perempuan juga, Pernah juga saya marah sama dia, krn emosi tentunya, tapi setelah itu hanya tingal menyesal rasanya..., tapi saya langsung peluk dia, saya...saya coba bicara sama dia perlahan...., dan saya katakan kalau saya sayang dia. Coba Mba bicara 4 mata dengan Tyas, dan peluk erat Tyas secepatnya... Seandainya ke depan terjadi lagi (mudah mudahan tidak terjadi lagi sih), Jangan biarkan sampai dia lari dari rumah, walau itu hanya ke rumah mba nya. Segera susul dan peluk dia.Semoga berkenan... Mama JeJe
--- Pada Kam, 23/4/09, Nayla Riani <[email protected]> menulis: Dari: Nayla Riani <[email protected]> Topik: Re: [parentsguide] Marah Sama Anak Kepada: [email protected] Tanggal: Kamis, 23 April, 2009, 10:04 AM Dear Mbak Tri... Salam kenal ya... Sekedar sharing aja, aku mungkin belum ngalamin yang namanya marahin anak, secara nayla ku baru umur 8.5 bulan, jadi kalopun dia dimarahin, pasti belum ngerti... he he aku pikir, pada saat mbak marahin tyas, mbak kelupaan untuk kontrol emosi (maaf ya, mudah2an ga tersinggung ), dan kupikir adalah wajar, namanya juga manusia, ada saat2 khilaf nya. tapi yang perlu mbak ingat, pada saat kita memarahi seseorang, siapapun orang itu, terlebih anak sendiri, pasti ada luka yang sudah terlanjur berbekas di hatinya (mbak pun mungkin akan merasa begitu jika dimarahi orang). padahal kalo dipikir2 lagi, harga HP yang rusak itu mungkin sama sekali tidak sebanding dengan perasaan luka di hati anak kita. mbak mungkin bisa minta maaf dan menjelaskan pada tyas, bahwa sebetulnya mbak tidak bermaksud sengaja memarahinya, pada saat bicara, usahakan ada kontak mata dengannya, sehingga ia tahu bahwa ibunya bersungguh-sungguh minta maaf dan menyesal telah memarahinya. namun jika keadaan sudah mencair (dalam arti tyas sudah memaafkan dan sudah tidak ngambek lagi), mbak bisa menjelaskan kenapa mbak marah padanya, bahwa mbak ingin agar tyas berhati-hati dengan barang yang dipegangnya, karena bisa jadi, misalnya, jika ia tidak berhati-hati memegang benda yang mudah pecah, pecahannya dapat melukainya. atau mungkin merusak benda yang dipegangnya. bicarakan semuanya dengan nada yang baik dan lembut, mbak harus ingat, bahwa saat itu, mbak sedang berbicara dengan anak yang merupakan amanah atau titipan Tuhan yang harus dijaga jiwa dan mentalnya. hindari kata-kata yang menyakitkan atau bahkan menghakimi. dan sebuah pelukan hangat dari sang Ibu mungkin bisa mendamaikan perasaannya. .. Mudah-mudahan bisa membantu ya Mbak mohon maaf jika ada kata-kata yang kurang berkenan, dan tulisannya yang terlalu panjang Regards Mamanya Nayla --- On Thu, 4/23/09, Tri Hayati <trihayati31@ yahoo.co. id> wrote: From: Tri Hayati <trihayati31@ yahoo.co. id> Subject: [parentsguide] Marah Sama Anak To: "parentsguide@ yahoogroups. com" <parentsguide@ yahoogroups. com> Date: Thursday, April 23, 2009, 2:12 AM Dear all... Mo curhat neh.. Tadi malam aq ama anaku,tyas(3 th) foto2 pake hp krn dia seneng difoto..karena pengen ngeliat hasilnya hpnya direbut dan jatuh kelempar ketembok.akhirnya rusak ga bs untk motret.trus tyas aq marahin gara2 dia hp ibu rusak,dianya diam aja & ga' lama kmdian pergi kerumah mbaknya dan tdr dsn.td pagi wkt aq berangkat kerja dia blm bgn.mom,aq merasa sikapku salah,sebaiknya aq ngomong gmn ya sama tyas.. Apakah demonstrasi & turun ke jalan itu hal yang wajar? Temukan jawabannya di Yahoo! Answers! http://id.answers. yahoo.com Lebih aman saat online. Upgrade ke Internet Explorer 8 baru dan lebih cepat yang dioptimalkan untuk Yahoo! agar Anda merasa lebih aman. Gratis. Dapatkan IE8 di sini! http://downloads.yahoo.com/id/internetexplorer/

