copy paste dari milis lain supaya kt lebih waspada
 
 Mau kerja di rumah? sambil jaga anak?
Bekerja dari rumah bukan lagi mitos!
Buktikan bersama jaringan full fasilitas d’BC Network!
check it out : www.penghasilan-extra.co.cc

Sembari online-sembari dapat komisi
 http://www.komisigratis.com/?id=vinashad

from the bottom of my heart 
Elen Halim-Putra











 
----- 

 
____________ _____
 
From: Maria Santi 
Sent: Wednesday, April 29, 2009 10:19 AM
Subject: Hati hati untuk orangtua yang punya putra/putri
Importance: High

 Hati hati untuk orangtua yang punya putra/putri: 
  
  
Ini adalah kisah  nyata yang terjadi dikota Pekan baru, tetangga propinsi 
Sumatera barat. 
Beberapa saat yang lalu seorang ibu yang merupakan Istri seorang dosen di Kota 
Pekanbaru 
telah kehilangan anak laki-lakinya berusia belia . 
Kira-kira umurnya 8 hingga 9 tahun ( kelas  2 SD) 
Anak itu berparas cukup ideal sehat dan pintar. 
  
Setelah seminggu hilang dengan segala upaya dicari tetapi tidak membuahkan 
hasil. 
Lima belas hari Kemudian salah seorang dosen lain yang merupakan teman dari 
suaminya melihat seorang anak dengan pakaian lusuh compang camping dan telah 
menjadi 
pengemis yang Fakir dan papa. 
Teman dosen itu melihat anak yang dimaksud di salah satu kota besar di Jepang. 
Dia kaget dan mengira-ngira rasanya dia pernah lihat anak itu. 
Akhir kata dia ingat, itu adalah putra teman yang seprofesi dengan nya di 
Pekanbaru. 
  
Kemudian dengan segera dia menelpon ke Pekanbaru dari Jepang. 
Ternyata benar anak itu adalah anak temannya. 
Singkat cerita anak itu akhirnya diboyong kembali ke Indonesia . 
Alangkah gembiranya si Ibu ketika tahu anaknya akan kembali. 
Tapi apa yang terjadi??? 
Anak itu memang bisa pulang dan bertemu dengan kedua orang tuanya 
tetapi tidak bisa lagi bicara karena telah kehilangan lidahnya yang sengaja 
dipotong 
supaya tidak bisa memberikan informasi. 
Apa yang terjadi dengan anak itu?? 
Setelah diperiksakan ke dokter ternyata salah satu ginjalnya telah diambil 
secara paksa 
Melalui operasi untuk di jual kepada yang membutuhkan. 
  
Alangkah malangnya nasib anak itu, setelah ginjalnya di ambil dia harus 
kehilangan lidahnya agar tidak bisa dikorek informasi darinya. 
Dan ibu si anak sangat stress dengan kejadian ini. 
Dimana hati nurani orang yang telah berbuat zalim ini. 
Dia dapat keuntungan dari menjual dan mencuri ginjal tetapi balasannya dia 
menuntut untuk memotong lidah anak yang telah diambil ginjalnya tadi. 
Ini pelajaran buat kita semua untuk hati-hati terhadap anak-anak kita. 
Jangan sekali-kali lepas dari perhatian kita. 
Apalagi ketika membawa mereka ketempat keramaian seperti pasar dan mall serta 
tempat wisata lainnya. 
  
Kemudian kalau anak-anak tersebut pergi ke sekolah sebaiknya ada kakak atau 
temannya 
yang menemani kalau orang tuannya tak bisa. 
  
Semoga kisah pilu ini tidak terjadi pada keluarga kita. Dan semoga orang zalim 
seperti itu 
mendapat ganjaran yang setimapl. Kok ada manusia yang begitu zalim didunia ini. 
Mulanya saya mengira hanya ada di film dan sinetron. 
  
Dr. Leo Marcelinus Handoko HP., SpKJ, MSc 
Psychiatrist & Consultant of Nerve Revitalization 
  
Di copas dari Milis Femina. 
Tolong disebarkan untuk teman2 yang lainnya




      

Kirim email ke