Dear Mom Tia,

Selama usia balita kehidupan anak sangat terpusat pada keluarga (mom & dad). 
Masalah ketakutan yang baru muncul, mungkin karena imaginasi "kehilangan" yang 
timbul akibat tontonan atau mungkin juga penyebab lain. Klo anaknya ga mau 
cerita emang bikin bingung ya Mom. Tapi kadang anak bukannya ga mau cerita, 
cuma emang kemampuannya menyusun kalimat-kalimat untuk mengungkapkan perasaan 
ataupun pikirannya masih sangat terbatas. Mungkin Mom bisa bantu dengan 
memberikan pertanyaan tertutup (yang cukup dijawab dengan "ya" atau "tidak"). 
Misalnya, " Apakah Adnan takut ditinggal karena takut nanti ga ketemu mama papa 
lagi?", atau " Adnan takut ditinggal karena ada teman yang suka gangguin Adnan 
klo Adnan sendirian?". Mom bisa tanyakan beberapa alternatif kemungkinan. Hal 
itu akan sangat memudahkan ia mengungkapkan perasaan ataupun pikirannya dan 
akan membuatnya merasa dimengerti.

Terlepas dari apakah Mom berhasil mengidentifikasikan penyebabnya, yang lebih 
penting adalah menterapi ketakutannya. Sedapat mungkin perasaan takutnya jangan 
dikecilkan atau dilecehkan dengan kalimat-kalimat seperti "Masa sudah besar 
masih takut ditinggal?" (saya sendiri dulu pernah terjebak dalam mode menantang 
seperti itu :p). Pada kenyataannya kalimat seperti itu bukannya membangun malah 
akan membuat anak semakin merasa negatif dan tidak dimengerti. Yang paling baik 
bila rasa takut anak diterima sebagai kenyataan yang perlu diatasi. Kalimat 
seperti "Adnan takut ya, ga pa2 ngerasa takut itu biasa kok, mama temenin ya, 
sampai Adnan ga takut lagi", akan sangat membuat anak merasa dimengerti dan 
dilindungi. Selain itu, anak juga akan merasa bahwa merasa takut bukanlah hal 
yang memalukan, hanya sesuatu yang perlu diatasi.

Demikian Mom, semoga membantu ya.

Ellen 
Konselor Parenting  

--- On Fri, 6/19/09, Tia Bintari - <[email protected]> wrote:

From: Tia Bintari - <[email protected]>
Subject: [parentsguide] [Q] Adnan jadi penakut...
To: [email protected]
Date: Friday, June 19, 2009, 2:48 AM











    
            
            


      
      Dear moms,

Beberapa hari ini, Adnan g mau main sendiri ke lapangan. Biasanya dia cuek aja 
main sendiri. Aku udah tanya, tapi dia g mau jawab. Dia jadi penakut, maunya 
main sambil dilihatin sama bunda atau ayahnya. Kl ayah atau bundanya hilang 
dari pandangan, dia nangis kencang, ketakutan. 


apa emang masanya ya moms? Usia Adnan sekarang 3,5 tahun.

T

-- 
My online biz : 
Sprei Comfyandcool
www.seprei.multiply .com


 

      

    
    
        
         
        
        








        


        
        


      

Kirim email ke