moms...
berikut saya copas dari milis sebelah jawaban dr. Wati perihal batuk....
 ANAK BATUK - APA TREATMENT UNTUK MENGELUARKAN DAHAK?
Meski sudah berulang kali dkemukakan di milis perihal batuk dan dahak ... masih 
sering kita jumpai pertanyaan sbb: 
..."apa ada treatment yg bisa membantu mengeluarkan dahak dan meredakan 
batuknya biar tidur akmal bisa nyenyak lagi..."

----> Nah ... anak tak akan batuk kalau tak ada yang mengganggu jalan napasnya
Anak pasti akan batuk ketika ada dahak di saluran napasnya.
Jadi .. batuk = refleks (refleks tidak bisa diatur; melainkan muncul spontan); 
batuk = mekanisme pertahanan saluran napas sehingga saluran napas terjaga tetap 
bersih termasuk bersih dari dahak
Jadi .. ketika anak batuk, maka itulah saat dimana dahaknya keluar; Jadi .... 
kalau batuk, dahak di saluran napas pun terbuang
(kita sering menyamakan bayi/anak kita dengan orang dewasa yang bisa membuang 
dahak slalu diludahkan ... maaf ya)

lalu treatment batuk?
tergantung penyebabnya
kalau flu dan cold ya memang tidak ada obatnya ... jangan berikan obat untuk 
menekan refkeks batuk (codein, dextrometorphan)

untuk belajar tentang penyakit anak dan treatmennya..ibu bisa gabung dengan 
milis sehatgroup atau buka webnya di www.sehatgroup.web.id


--- In [email protected], milis.kat...@... wrote:
>
> Moms, sy mau sharing aja nich.
> Anak saya 3,5 taon. Beberapa bln yg lalu dia mengalami batuk, sy bw ke dsa, 
> dikasi puyer ama antibiotik. Sampe obatnya hbs, msh batuk. Sy bw lagi ke dsa 
> tsb. Disuruh cek darah, trus kata dsanya, sel darah putihnya diatas normal, 
> yg artinya kuman di tbhnya itu byk. Disuruh opname, krn kata dsa nya hrs 
> diinfus dgn antibiotik yg lbh keras lg. Sy kaget, masa iya krn batuk, hrs 
> sampe opname di rs. Kebetulan dsa itu praktek di rs. Krn bingung, sy dan 
> suami oke aja kalo anak diopname. Kebetulan hr itu kamar vip nya jg udah 
> penuh, kita bilang mau ke rs laen aja. Tengah jln, sy berubah pikiran, tanya 
> pendapat dokter laen dulu. Trus sy bw ke dr umum langganan. Dr tsb baca hsl 
> tes darahnya, katanya klo batuk memang  sel darah putihnya agak naik. Dikasi 
> puyer dan antibiotik jg...sembuh.
> Apa benar ya kalo batuk hrs diopname di rs dan diinfus dgn antiobiotik yg lbh 
> keras?
> Sorry kalo kepanjangan dan ada kata2 yg krg berkenan. :)
> Powered by Telkomsel BlackBerry®
> 
> -----Original Message-----
> From: arianti arianti <aku_aria...@...>
> 
> Date: Wed, 1 Jul 2009 21:31:54 
> To: <[email protected]>; <[email protected]>; 
> <[email protected]>; 
> [email protected]<[email protected]>; 
> <[email protected]>; <[email protected]>; 
> <[email protected]>; <[email protected]>
> Subject: [parentsguide] (INFO) ANTIBIOTIK
> 
> 
> 
>               
>                       Tentang antibiotik...
> 
> 
> Antibiotika adalah segolongan senyawa, baik alami maupun sintetik, yang 
> mempunyai efek menekan atau menghentikan suatu proses biokimia di dalam 
> organisme, khususnya dalam proses infeksi oleh bakteri. Penggunaan 
> antibiotika khususnya berkaitan dengan pengobatan penyakit infeksi, meskipun 
> dalam bioteknologi dan rekayasa genetika juga digunakan sebagai alat seleksi 
> terhadap mutan atau transforman. Antibiotika bekerja seperti pestisida dengan 
> menekan atau memutus satu mata rantai metabolisme, hanya saja targetnya 
> adalah bakteri. Antibiotika berbeda dengan desinfektan karena cara kerjanya. 
> Desifektan membunuh kuman dengan menciptakan lingkungan yang tidak wajar bagi 
> kuman untuk hidup.
> Tidak seperti perawatan infeksi sebelumnya, yang menggunakan racun seperti 
> strychnine, antibiotika dijuluki "peluru ajaib": obat yang membidik penyakit 
> tanpa melukai tuannya. Antibiotik tidak efektif menangani infeksi akibat 
> virus, jamur,
> atau nonbakteri lainnya, dan Setiap antibiotik sangat beragam
> keefektifannya dalam melawan berbagai jenis bakteri. Ada antibiotika
> yang membidik bakteri gram negatif atau gram positif,
> ada pula yang spektrumnya lebih luas. Keefektifannya juga bergantung
> pada lokasi infeksi dan kemampuan antibiotik mencapai lokasi tersebut.
> Antibiotika oral (yang dimakan) mudah digunakan bila efektif, dan
> antibiotika intravena (melalui infus) digunakan untuk kasus yang lebih
> serius. Antibiotika kadangkala dapat digunakan setempat, seperti tetes
> mata dan salep. (diambil dr id.wikipedia.org)
> ====
> Yg bisa disimpulkan dr keterangan ttg antibiotik diatas adalah bhw tdk semua 
> penyakit bisa disembuhkan dgn pemberian antibiotik. Antibiotik tidak efektif 
> menangani infeksi akibat virus, jamur,
> atau nonbakteri lainnya. Jd, klo ga perlu antibiotik buat apa minum 
> antibiotik? Betul kan moms.. Pemakaian antibiotik harus rasional..
> Berikut bbrp penyakit yg tdk memerlukan antibiotik: Radang / Inflammation - 
> Itis, Demam, Flu, Batuk (pada anak, batuk umumnya disebabkan oleh infeksi 
> virus atau alergi shg tdk memerlukan antibiotik), dll.
> Semoga bermanfaat..
> Salam,Arianti (Mamanya Hana n Sarah)http://www.lollypopkidzshop.com
>


Kirim email ke