Saya pernah ngalamin. Di lingkungan rumah saya tadinya kondusif sekali,
anak2nya nggak ada yang berkata kasar. Kemudian hari ada yang baru
pindah masuk ke lingkungan rumah. Alias tetangga baru. Ternyata anaknya
minta ampun kasarnya.

Dalam beberapa hari, anak-anak yang tadinya baik2 jadi ikut bicara
kasar, dan lebih agresi.  Fiuh...pussssiiiing.

Yang terpikir tadinya cara instant yaitu menjauhkan anak saya darinya.
Tapi ya susah juga, karena lingkungan rumah komplek kecil, pasti
ketemu-ketemu juga pas main. 

Akhirnya moms, kupeluk anak itu. Setiap kali kasar, kudekati dia,
kupeluk, sambil menasihatinya. Memang nggak gampang. Sambil sekali-kali
menasihati juga anak saya yang sudah mulai ketularan.


Moms, anak kasar, kalo bukan dari proses meniru (entah dari orangtua,
TV, dlsb), bisa jadi kurang kasih sayang/ kurang sentuhan kasih sayang.
Jika alasan kedua yang jadi penyebabnya, bisa jadi kita yang bisa jadi
jalan baginya menerima limpahan kasih sayang dan perhatian.

Selain itu ngasih tips ke anak bagaimana menghadapi bahasa kasar/ bahasa
negatif.

Misalnya:

Anak itu bilang: "Ah cemen lu"

Terus aku nyontohin: "eh apa ya? kedengerannya ada yang mau ngasih
permen...mana permennya...bagi donk" :) (agak-agak pura-pura salah
denger/ tidak mengerti yang dia ucapkan/ mengalihkan maksudnya:)

Anak-anakku ketawa, trus niru, setiap kali temennya itu ngejek
"cemen"..."dibales" pake kata-kata lucu aja.

jadi suasana jadi santai, dan anak itu jadi paham kalo ejekannya nggak
bisa dipake di sini.

Alhamdulillah masa-masa sulit itu dah berlalu. Sekarang bahasa dan
perilaku anak sudah kembali seperti sedia kala. Dan anak kasar tadi
sudah jauh lebih baik.

Mungkin bisa kita coba berbagai cara dalam menghadapi permasalahan
sosial seperti ini. Bagaimana sikap kita terhadap permasalahan sosial
seperti ini akan menjadi contoh bagi anak-anak kita.

Ini lingkungan sosial yang nyata akan anak hadapi, cepat atau lambat
akan mereka hadapi. Jika kita proteksi anak kita, dengan hanya melarang
"kamu jangan main dengannya" tanpa melatih anak menyaring mana yang baik
dan buruk, tanpa melatih anak untuk bersikap langsung pada permasalahan
yang ia hadapi. Kita tidak memberi bekal apa-apa untuknya di masa depan.

Ma'af jika kurang membantu.

salam
lita edia

www.litaedia.co.cc

www.ediashop.co.cc
*produk muslim unik tidak pasaran, syarat mudah menjadi reseller dan
agen*
On Tue, 2009-07-28 at 13:26 +0000, [email protected] wrote:
> Hi moms, 
> Ini sebenernya ttg anak tetangga sy. Mohon masukannya dong bgmn cara kasi tau 
> ortunya ttg anaknya ini.
> Sebelumnya si "N" (3, cowok) yg saya tau sering blg "bego" or " dasar" n 
> sering bgt ngludahin temennya kalo ada yg ga berkenan dihatinya.
> Sy smp ga bolehin anak sy main sama dia n kakaknya kalo tdk terpaksa sekali 
> pas mreka ketemu di tempat lain.
> Hari Minggu kemarin, sy baru tahu kalo si "N" makin sering mukul dan 
> mengeluarkan kata2 yg tidak senonoh bahkan kalo lg marah, segala macam nama 
> binatang bs disebut. 
>  Hari itu saya makin ngeri ngliatnya karena saat berebut mainan dg anak saya 
> sempet nendang, nyekik dan menampar mulut anak saya. Perilaku yg semakin 
> parah diperlihatkan ketika dia pegang, maaf, "alat vital" kakaknya. Aduuuh 
> Tuhan..... Sy yakin tuh anak blm tau artinya tp parahnya sptnya ortunya kok 
> diem aja kalo anaknya berperilaku begitu..
> Takutnya akan nulari anak2 yg lain.
> Maaf ya Mom's jd panjang begini.
> 
> Mama Lauren (5,3)
> 
> Powered by Telkomsel BlackBerry®
> 
> ------------------------------------
> 
> Telah Terbit majalah PARENTS GUIDE edisi JULI 2009.
> 
> MELAHIRKAN PARA BINTANG
> 
> Bintang-bintang cilik bermunculan di mana-mana. Mulai dari artis cilik, 
> penulis cilik dan ilmuwan cilik. Bagaimana jalan untuk melahirkan para 
> bintang? Baca pengalaman Mama Baim (Aktor Cilik), Mama Devina (ilmuwan 
> cilik), Mama Aini (Penulis Cilik)yang telah melahirkan para bintang. Temukan 
> selengkapnya di majalah Parents Guide edisi Juli 2009.
> 
> Simak juga bahasan menarik lain :
> 
> - Liputan 5 Kursus Anak Paling Bergengsi, Plus daftar harganya. Kupas tuntas 
> kursus Golf, Berkuda, Musik, Ballet dan Melukis 
> 
> - Darius Donna Agnesia: "Sekolah Sepak Bola untuk Lionel dan Diego" 
> 
> - Parents Story: Della Irfan Hakim: Sukses Hypnobirthing! 
> 
> Beli juga Majalah HIPOO untuk Balita kesayangan Anda. HIPOO edisi Juli 2009 
> ini mengangkat tema "BUAH DAN SAYUR".
> 
> Info berlangganan hubungi: Emma di (021) 70408785, 527 7302Yahoo! Groups Links
> 
> 
> 

Kirim email ke