Dadaku sakit Bun!

 Mon at 1:23pm

 

Jumat sore, aku dan kawan-kawan menjenguk Ananda Hendrik.

Kulihat Hendrik terbaring lemas dan wajahnya terlihat pucat, dengan tangan
didada berusaha menahan rasa sakit, Hendrik mencoba tetap duduk menyambut
kehadiran kami, dan Hendrik tetep berusaha terlihat tegar....

Ku sambut jabat tangan Hendrik dengan hangat, ku belai kepala anak itu,
sambil batin ku berucap "dari dulupun kami tahu Nak, engkau adalah anak yang
sangat tegar dan mengagumkan, untuk saat ini...kami tidak lagi memerlukan
bukti ketegaran hati mu itu..."

Tidak banyak yang ku katakan kepada Hendrik, karena Hendrik pun Nampak
sangat sulit untuk di ajak bicara, oksigen tetap berada di hidungnya dan
jarum infuspun masih menancap di tangannya...nampak sekali Hendrik tidak
nyaman dengan keadaan tersebut karena baru kali ini dia mengalami hal ini.

Disudut tempat tidur, bu Sri bercerita betapa dia berjuang semalam sendirian
tanpa seorangpun yang membantu mereka, dengan kekuatan seorang ibu, beliau
membopong sang buah hati naik ke motornya untuk mencari rumah sakit
terdekat....sementara Hendrik terkulai lemas tanpa daya di boncengan motor
ibunya....mungkin saat itu semua mahluk di sekitar sedang tertidur lelap
dibuai mimpi indahnya....sementara ibunda Hendrik berjuang dari satu rumah
sakit kerumah sakit lainnya sambil membopong Hendrik yang sedang berjuang
mempertahankan nyawannya.... penolakan demi penolakan yang diterima ibu Sri
dikarenakan mereka orang miskin ....(pahit sekali menulis kata-kata ini)...
tidak membuat ibu Sri menjadi putus asa, beliau terus berjuang , apapun akan
aku lakukan demi menyelamatkan nyawa sang buah hatiku itu ucapan dari ibu
Sri sambil mengusap air matanya....

Hari ini Hendrik terpaksa dipulangkan dari rumah sakit, karena keterbatasan
biaya yang mereka miliki....bu Sri katakan sesungguhnya Hendrik harus
dioperasi karena KLEP JANTUNGNYA BOCOR..... kami tidak akan sanggup untuk
melakukan itu bunda....biarlah aku merawat Hendrik dirumah saja.....miris
sekali hati ini mendengar kabar tersebut....Hendrik yang kukenal sebagai
pejuang dan tulang punggung keluarganya diharuskan tidak lagi banyak
beraktivitas....Hendrik harus banyak beristirahat....diujung telp Hendrik
bicara "bagaimana Hendrik bisa bantu mama dalam mencari uang lagi bunda,
kalau keadaan Hendrik seperti ini....???....."

Tuhan....Engkau lah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyanyang.....semua ini
adalah kehendakMu, kami pasrahkan dan serahkan hanya kepadaMU, semoga kami
menjadi hamba-hambaMu yang ikhlas dalam menerima semua ketentuan dan
kehendakMu.

Note:

Sekedar tambahan utk teman-teman di FB yang tidak mengenal sosok Hendrik.
Hendrik adalah salah satu dari anak yatim dibawah asuhan Kucuran Ilmu,
Hendrik sudah ditinggal bapaknya sejak Hendrik masih dibanggu SMP, bapaknya
hanyalah seorang tukang sampah di komplek dekat rumah hendrik tinggal,
sebelum meninggal bapaknya berpesan agar Hendrik tetap meneruskan pekerjaan
tersebut, bapaknya berkata "bagi manusia mungkin pekerjaan itu hina dan
menjijikan tapi insyallah mulia dimata Allah" hanya itulah wasiat yg
ditinggalkan bapaknya Hendrik, dan sekarang Hendrik tetap melakukan
pekerjaan tersebut juga menjual kantong kresek dipasar-pasar demi membantu
ibu dan adiknya...Ibu Hendrik sendiri bekerja sebagai tukang ojek, bagi sang
ibu harga diri tidaklah menjadi penting demi bisa melanjutkan sekolah
anak-anaknya.

 
<http://www.facebook.com/photo.php?pid=2232113&op=1&view=all&subj=1144002949
10&aid=-1&auser=0&oid=114400294910&id=783219736>
http://photos-b.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc1/hs168.snc1/6289_124445224736_78
3219736_2232113_5622485_a.jpg

bagi teman-teman yang berkenan menyisihkan sebagian rejekinya untuk menolong
Hendrik, silahkan transfer ke rek :

BCA 3191915494 a/n Pungky Dwi P. Lestari

Meidy : 0855 88 50 945 

Pungky : 0818 865 165 
Tien : 0813 1466 1876
Dian : 0817 6481433
Esta : 0818 0994 5727

Rita : 0812 819 0322
Asih : 0817 11 2977

Dan alamat ybs adalah : Ibu Sriwati/Hendrik

                                  Jl. H Mencong no 34, RT003/RW001

                             Kelurahan Sudimara Timur, Kecamatan Cileduk

                             Kontrakan pak Purjiman

 

 



 
<http://1422708.sigclick.mailinfo.com/sigclick/05030200/0605014E/0502084E/03
24702159.jpg> 

Kirim email ke