Sekalian menanggapi posting yg menanyakan kebenaran berita ttg gempa.

Bunda Puti, bundanya Sultan Aisyah Saladdin, [email protected], YM puti 
angelika, FB puti angelika wahid kurniawan, PIN 2577BC4C

-----Original Message-----
From: "Atri Anggi Naulifar" <[email protected]>
Date: Wed, 7 Oct 2009 13:36:10 
To: [email protected]<[email protected]>
Subject: [bhayangkari98] Sekedar berbagi info

JAKARTA, KOMPAS.com — Hingga saat ini belum ada teknologi yang mengetahui 
secara pasti mengenai waktu dan tempat gempa. Untuk itu, masyarakat tak perlu 
panik jika ada pihak yang mengaku mengetahui hal tersebut. Demikian dikatakan 
Fauzi, Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, terkait maraknya pihak yang 
mengaku mempunyai informasi mengenai daerah yang akan dilanda gempa. 

"Tidak benar kalau ada yang mengatakan akan terjadi gempa di daerah A pada 
waktu B," ujarnya pada Rabu (7/10) di Jakarta. Fauzi mengatakan, yang hanya 
dapat dilakukan adalah memberi peringatan dini mengenai waktu gempa. Dengan 
begitu, masyarakat sudah mempersiapkan diri jika gempa melanda pada waktu 
tertentu. 

Selain peringatan dini, lanjutnya, masyarakat juga harus mengetahui daerah mana 
saja yang rawan gempa. Daerah rawan gempa di Indonesia terbagi dalam enam 
wilayah. Daerah yang paling rawan terkena gempa adalah pantai barat Sumatera, 
selatan Jawa, selatan Nusa Tenggara Timur, utara Papua, dan Sulawesi. 

"Masyarakat yang berada di sana harus selalu siap dengan kemungkinan terjadi 
gempa karena daerah-daerah itu adalah wilayah aktif gempa," kata dia. 

Selanjutnya, Fauzi menyayangkan tindakan beberapa media yang salah mengutip 
dengan memberikan informasi mengenai waktu dan tanggal akan terjadi gempa. 
"Saat diwawancara, saya bilang kemungkinan. Tapi sewaktu keluar, kata 'mungkin' 
itu dihilangkan sehingga kesannya pasti. Padahal, tidak begitu maksudnya," 
sesal dia. 

Lebih jauh ia mengatakan, setelah suatu daerah diguncang oleh gempa yang 
berkekuatan besar, gempa-gempa susulan akan terjadi. Namun, masyarakat tidak 
perlu khawatir karena biasanya gempa-gempa susulan tidak sebesar gempa 
sebelumnya. Seperti yang terjadi di Padang dan sekitarnya, gempa pertama 
berkekuatan 7,6 skala Richter, setelah itu gempa selanjutnya di bawah 5 skala 
Richter.


Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT

------------------------------------

Upload 100% love, friendship, sisterhood, and thick as blood bond. 

   Yahoo! Groups Links



Kirim email ke