beli dvdnya saja di http://browniestore.multiply.com
bisa langsung dilihat gimana cara penerapan teknik2nya

--- Pada Jum, 23/10/09, Lidia Sindoro <[email protected]> menulis:

Dari: Lidia Sindoro <[email protected]>
Judul: [parentsguide] Buku Supernanny- mom Dinta
Kepada: "[email protected]" <[email protected]>
Tanggal: Jumat, 23 Oktober, 2009, 11:58 AM






 




    
                  Judul bukunya SUPERNANNY, penulisnya Jo Frost. Publishernya 
Hyperion. Bahasa Inggris ya mom, jadi nyarinya di bookshop yang banyak buku 
impor-nya.Selamat membaca :)

Sent from my iPhoneLidia Sindoro
On 22/10/2009, at 5:48 PM, Al Dinta <al_di...@yahoo. com> wrote:





 

    
                  Wah Mbak Lidia...
 
kayaknya bukunya bagus tuh buat kita shg tau bagaimana caranya melakukan 
manajement stress saat akan marah sama anak.
Mmg agak susah ya yg namanya mendidik anak, huh ...   harus banyak2 bersabar, 
jangan sampai krn kita sering marah & ngomel anak jd kebal dgn omelan kt, & 
jadi ndableg ( bahasa Jawa hehe).
 
Mbak ..  boleh dong diinfo nama buku & pengarang nya siapa, spy aku bs 
mencontoh Mbak Lidia jd super mom ...:)
 
Makasih ya
 
Dinta





From: Lidia Sindoro <[email protected]>
To: "parentsguide@ yahoogroups. com" <parentsguide@ yahoogroups. com>
Sent: Thu, October 22, 2009 12:32:40 PM
Subject: Re: [parentsguide] Re: anak suka memukul


  


Hi mom,
Agresifitas sebenarnya dibentuk dari lingkungan, jadi kalo ada yang bilang 
bahwa anak laki2 cenderung lebih agresif dan mengarah ke fisikal, nggak salah 
tapi juga nggak sepenuhnya benar. Mengapa? Karena pada umumnya sebagai ortu 
kita seringkali menanamkan pada anak laki2 kita bahwa mereka harus berani, 
bahwa mereka "jagoan" dst... Misal dengan kita bilang "anak laki2 masak kalah 
sama perempuan.." atau "anak laki2 harus berani" atau "anak laki2 nggak boleh 
cengeng".. Dst... Dan ekspektasi kita terhadap our little prince inilah yang 
membentuk mereka... 
Ada anak perempuan temen saya jauh lebih agresif drpd kakak laki-lakinya. . 
Bisa jadi karena contoh yang dia lihat adalah si abang dan teman2nya.


Untuk mom Tia, :) nggak salah kok kalo sesekali kita menghukum anak dengan 
pukulan dipantat.. Hanya saja yang perlu kita ingat apakah si anak sudah jelas 
benar mengapa dia dipukul? Kadang kita kalo sudah saking gemesnya sering lupa 
menjelaskan pada mereka mengapa kita marah dan yang PENTING.. Memberitahu 
bagaimana seharusnya supaya mereka nggak kena marah.. Kadang kita ngomel nggak 
karuan dengan bahasa kita yang bisa jadi nggak dimengerti oleh anak... Akhirnya 
yang ada si anak hanya menangkap kesan/pesan bahwa bila kita marah kuta pukul 
saja orang yang buat kita marah supaya orang itu mau "perhatikan" kita..


Saya setuju banget dengan time out, karena dengan begitu kita bisa lebih 
obyektif dalam menghukum anak, dan emosi yang keluarpun nggak meledak-ledak.


Saya pernah baca buku Super Nanny, saya belajar banyak dari buku itu, dan 
setelah saya terapkan (walaupun sering kali lupa juga :p) tenyata works juga 
loh... Salah satunya di buku itu dibilang bahwa ketika kita marahin anak, 
jangan gunakan nada yang meledak2, cukup dengan nada tinggi- berdiri/jongkok 
sehingga sejajar dengan anak dan tatap mata (bagian terpenting dan ampuh) si 
anak. Dan bila hal ini dilakukan secara konsisten niscaya anak2 kita nggak 
perlu lagi pukulan atau semacamnya.
Saya belajar terus setiap hari... Dan dengan banyak kekurangan disana-sini 
tetapi puji Tuhan sampe sekarang hanya beberapa kali saya pukul Drew (4th), dan 
bila dihitung nggak lebih dari 5x... Hehehee... 
Tapi kalo marah... Hhhmmmm kayaknya saya musti belajar lebih keras lagi.... 
Supaya efektif!! Xoxoxooxoxox


Oh ya, kalo bicara emotional development kayaknya nggak ada habis masanya 
deh... Yang musti kita cermati adalah bagaimana kita atau si anak melewati 
masanya itu... 
dan... Jangan lupa... Anak2pun bisa stress loh mom... Apalagi anak2 sekarang... 
Dengan lingkungan sekolahnya, tetangganya, dan belum lagi kalau si anak punya 
segudang aktifitas... Nah stress inilah yang sedikit banyak memicu timbulnya 
tindakan agresif dari si anak...
Sering kali kita lupa bahwa si kecil punya hak untuk bersenang2 dan make their 
self comfy... Dan standar kenyamanan anak tidak sama dengan standar kenyamanan 
kita...
Seperti contohnya belajar nih... Banyak ortu nggak mau anaknya kalah dari 
temannya, akhirnya anaknya diikutkan les ini dan itu... Belum lagi kalau kita 
melihat ekspektasi sekolahnya yang kita rasa terlalu tinggi untuk anak. 
Yaa.. Intinya kita musti inget aja bahwa standar kita tidak sama dengan standar 
anak.. Apapun itu! So, dont expect too much... Bener nggak mom?


Lalu soal stress pada anak..
Ada baiknya kita sediakan waktu luang barang berapa menit utk ngobrol dan 
mendengar keluhan anak... Kita sering lupa kan bahwa anak2pun berhak 
mengeluh... Mereka sendiri kadang lupa untuk mengeluh... Bukan apa2, itu karena 
mereka belu
 tahu caranya dan kepada siapa mereka bisa mengeluh....
Emosi yang tersalurkan akan mengurangi tingkat stress anak dan secara otomatis 
juga tindakan2 yang bisa terjadi karena strees juga hilang dengan sendirinya.. .


Maaf ya mom... Emailnya panjaaaang banget... Hehehehehhe. ... Memang nggak 
pernah cukup yah kalo kita ngobrolin soal anak.... :)
Seneng bisa share gini... Thanks buat moms yang share sehingga saya makin 
terbuka pikirannya.. . :)



Sent from my iPhone
Lidia Sindoro

On 22/10/2009, at 11:44 AM, Tia Bintari - <tee4mi...@gmail. com> wrote:




  

Sebenarnya gender berhubungan g ya dengan kebiasaan mukul ini. Adnan sejak umur 
3 tahun, jadi lebih sering mukul kl marah atau kecewa. Bisa jadi karena aku 
satu-2 kali juga mukul pantatnya kl dia nakal (baca email mbak lidia). Jadi 
melegitimasi kebiasaan ini kah? 

Aku baca bahwa anak laki2 memang cenderung lebih agresif dari perempuan dan 
mereka cendrung fisikal. Tapi sejauh mana kenormalan ini dan apakah memang 
masanya ya? Soalnya memang masuk masa emotional development to?







T

-- 
Grown-ups never understand anything by themselves, and it is tiresome for 
children to be always and forever explaining things to them (Little Prince)

My online biz : 
Sprei Comfy
www.seprei.multiply .com





      
 

      

    
        
        
        




      
 

      

    
    
        
         
        
        








        


        
        


      Lebih Bersih, Lebih Baik, Lebih Cepat - Rasakan Yahoo! Mail baru yang 
Lebih Cepat hari ini! http://id.mail.yahoo.com

Kirim email ke