Siang, Kalo menurut saya lebih baik ayah dan bunda minta pendapat ke psikolog anak saja karena kelihatannya kok kasusnya agak pelik. Kalo dari ceritanya bisa jadi penyebabnya antara lain adalah anak tidak merasa nyaman di rumah atau anak tidak menghormati si Asisten yg menjaga di rumah. Penyebabnya bisa macam2 tergantung dari kondisi di rumah. Oleh karena itu konsultasi dengan yg ahli itu perlu krn perlu dicari penyebabnya dulu. Tidak ada aturan yang baku dalam menetapkan disiplin kepada anak karena setiap keluarga dan anak itu berbeda. Yang jelas saya sarankan semua peraturan di rumah yg dibuat dengan melibatkan sang anak karena anak perlu merasa dihargai keberadaannya sebelum dia bisa belajar menghargai orang lain.
Semoga membantu. Mohon maaf jika ada yg tidak berkenan. Salam, Prita Powered by Telkomsel BlackBerry® -----Original Message----- From: "abudaffa98" <[email protected]> Sender: [email protected] Date: Tue, 01 Jun 2010 07:45:26 To: <[email protected]> Reply-To: [email protected] Subject: [parentsguide] Nanya Soal Disiplin dan Persiapan Liburan Anak Selamat Siang, Saya mohon urun pendapat dari para anggota milis sekalian. Saya memiliki seorang putra berusia 5,7 bln. Saat ini sekolah di TK B dan Insya Allah bulan juli ini akan mulai SD. Kami berdua (suami-istri) bekerja dan untuk pengasuhan anak kami serahkan ke asisten di rumah (usia sekitar 22 thn dan pengalaman 2 th ngasuh anak balita di Singapura). Kami ada "sedikit masalah" seperti berikut : Anak kami ini, setiap pulang sekolah selalu langsung bermain di rumah tetangga baik yang jauh maupun yang dekat. Karena rumah kami di lingkungan tanpa pagar jadi kadang pulang sekolah simpan tas, langsung menuju rumah temannya di kompleks, baik teman yg sudah bersekolah maupun yang belum. Kadang kalau tidak diajak pulang, dia bisa bermain sampai sore di rumah tetangga berganti-ganti. Terpaksa, Asisten kami membawa makan siang dan mengajaknya makan di rumah temannya/tetangga. Kalau diajak pulang dengan lembut maupun sedikit di paksa dia akan ngamuk dan marah-marah. Kami sudah mengajak berbicara dengan anak kami, tapi kembali lagi menurut info asisten kami, dia akan begitu lagi. Kadang kalau satu temannya mau tidur siang, dia akan ke rumah yang lain dan tidak mau pulang ke rumah. Keinginan kami adalah, kami bisa memberi batasan waktu kepadanya, misalnya, pulang sekolah boleh main tapi sekitar jam 1 harus sudah pulang u/ makan dan tidur atau main di rumah sampai jam 3.30 atau jam 4 sore. Diatas jam 4 sore sampai jam 5 atau 5.30 dia boleh main dan harus pulang untuk mandi sekitar jam 5.30. Pertanyaan saya adalah, bagaimana pengalaman bapak ibu di milis ini yang keduanya bekerja dan memiliki anak seperti kami dalam menerapkan aturan seperti yang saya inginkan tersebut? Mohon sharing agar bisa saya ambil pelajaran. Kemudian, pertengahan Juni ini adalah saatnya liburan bagi anak sekolah. Rencana saya adalah cuti seminggu untuk mengajaknya libur dengan murah meriah dengan mengunjungi tempat-tempat seperti Ragunan, TMII, Museum, Puncak Monas, Pantai Ancol, berenang, . Apakah ada yang mempunyai usulan tempat-tempat murah meriah yang bisa dijadikan tempat berlibur bagi anak ? Mohon sharingnya. Sebelumnya saya ucapkan terima kasih banyak atas sharing dan pendapat yang diberikan. Wass, AbuDaffa

