Mas Nanang,
 
Saya turut prihatin dengan ibu anda, saya juga mengalami tahun 2001 .
Sudah anda cek jenis CA dan stadiumnya ?
Itulah kondisi yang paling menentukan.
Kalau masih stadium dini akan lebih besar untuk sembuh, tetapi kalau terlambat dan jenisnya yang ganas, dialah harapan kita.
Kalau di rahim dan stadium dini, jalan terbaik adalah operasi, apalagi kalau benar di rahim relatif lebih mudah untuk menghilangkan.
Tetapi bila terlambat dan menjalar, lebih sulit untuk menangani.
Ibu saya meninggal Februari 2002 yang lalu karena terlambat deteksi, sudah stadium 3 B, dalam waktu tidak sampai 1 tahun.
Padahal kecurigaan adanya penyakit sudah muncul sejak Februari-Maret 2001, beliau menengok cucunya di rumah saya di Bandung.  Kami coba memaksa untuk periksa ke dokter tetapi beliau tidak berkenan, = alasan ibu anda .."takut ......"
Akhirnya September diperiksa lab patologi, kondisinya sudah tidak memungkinkan untuk dioperasi lagi. 
Kalau boleh saya berbagi cerita, kalau dokter menyarankan operasi berarti kondisinya masih memungkinkan untuk diangkat.
Kalau terlambat dan jenisnya ganas seperti ibu saya, hanya dalam hitungan bulan penyebarannya.
 
Memang butuh telaten.
Mungkin kalau mas Nanang di Jakarta saya punya teman yang istrinya juga terkena CA, sudah divonis tinggal beberapa bulan.
Alhambudillah sampai sekarang masih dikaruniakan umur panjang, bahkan tahun 2001 yang lalu sempat naik haji.
Tolong hubungi saya via Japri, saya akan beri nomor telepon beliau.
Kita bisa saling berbagi pengalaman.
 
Wass,
Arifien Sutrisno
 
----- Original Message -----
From: Nanang
Sent: Wednesday, January 08, 2003 7:36 AM
Subject: [PB] Mohon bantuan {01}

Assalamu'alaikum wr wb

Mohon ma'af sebelumnya. Apabila diluar konteks milis rekan sekalian. Kepada
temen-temen saya mohon bantuannya.
Minggu lalu, hasil medis ibu saya menyatakan, bahwa di rahim ibu saya
terdapat kanker � 9 mm. Umur ibu saya 52 tahun. Tinggal di Jombang - Jawa
Timur. Dokter menganjurkan untuk dilakukan operasi, namun ibu saya
keberatan. Disamping masalah keuangan, ada juga masalah yg lain (mental -
takut ini itu, gagal, kesakitan dll). Maka sekarang ini keluarga kami
berupaya untuk berobat alternatif. Salah satunya penggunaan "Benalu teh".
Namun kami masih ingin terus mencoba berbagai alternatif. Untuk itu saya
mohon bantuan kepada temen-temen, yang mempunyai informasi berkenaan obat
alternatif untuk penyakit tsb. Saya pun pernah dapat informasi mengenai
"Tumbuhan Kelai Tikus" dan sudah dijadikan ramuan siap minum, namun no. telp
yang saya dapat susah dihubungi. Sekali lagi mohon bantuannya segala
informasi tolong kirim via e-mail.

Wassalamu'alaikum wr. Wb.

Nanang


-- 
~~~~~~ PRODUKSI BERSIH (PB) MAILING LIST ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

Posting  [EMAIL PROTECTED]
Berhenti  =Kirim Email kosong ke mailto:[EMAIL PROTECTED]
Berlangganan  =Kirim Email kosong ke mailto:[EMAIL PROTECTED]
Administrator  =mailto:[EMAIL PROTECTED]
Arsip  =http://www.mail-archive.com/[email protected]/

FORLINK @ http://www.forlink.dml.or.id
Environmental News @ http://forlink.dml.or.id/e-news/
Forum KMB Indonesia @ http://www.forumkmb.dml.or.id
Bursa Limbah Indonesia @ http://www.w2p.dml.or.id

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~



--
~~~~~~ PRODUKSI BERSIH (PB) MAILING LIST ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

Posting  =  [EMAIL PROTECTED]
Berhenti  =  Kirim Email kosong ke mailto:[EMAIL PROTECTED]
Berlangganan  =  Kirim Email kosong ke mailto:[EMAIL PROTECTED]
Administrator  =  mailto:[EMAIL PROTECTED]
Arsip  =  http://www.mail-archive.com/[email protected]/

FORLINK @ http://www.forlink.dml.or.id
Environmental News @ http://forlink.dml.or.id/e-news/
Forum KMB Indonesia @ http://www.forumkmb.dml.or.id
Bursa Limbah Indonesia @ http://www.w2p.dml.or.id

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

Kirim email ke