Hallo Mas Arifien, terimakasih info IIU alias Tobasari Pulp yang sekarang... jadi 
ingin ikutan ngomong...punten 

Saya sangat prihatin dengan kondisi ini sebenarnya, bagai makan buah simalakama...., 
kebetulan saya faham sedikit mengenai industri pulp dan rayon. Jadi secara teknis 
sebenarnya bisa diatasi dari dalam yang saya lihat sendiri di IIU tahun 1994 pas final 
piala dunia saat itu seingat saya. Mereka sudah memiliki Chemical recovery dan IPAL 
(waktu itu baru jebol, kebetulan tahun 1994 saya tugas akhir/ studi banding setelah 
saya penelitian skala pilot Teknologi Bersih Pembuatan Pulp dari kayu "hardwood" 
Indonesia di Jurusan Ilmu Kertas di UMIST Manchester.

Secara teknologi di industri pulp/ dan kertas sudah terbukti bahwa limbah lignin bisa 
dipisahkan pada saat Chemical Recovery dan dapat dimanfaatkan sebagai bahan bakar 
ataupun bahan baku additives. Memang kesalahannya adalah waktu itu IIU lebih 
mengandalkan cantolan ke atas bukan teknologi yang sudah mereka miliki. Sekali 
kecelakaan seumur hidup masyarakat sekitar sudah tidak peduli lagi...sekali lancung ke 
ujian seumur hidup......................

Saya sudah pernah melihat industri sejenis di Finland dan Swedia, semuanya bisa 
harmonis dengan alamnya bahkan dengan masyarakat sekitarnya. Bahkan bila mereka tidak 
mencium bau sedikit "merkaptan" yang memang seperti telor busuk, justru mereka 
bertanya, kenapa saya tidak mencium "bau uang", kami perlu industri ini...., kebayang 
kapan bangsa Indonesia bersikap seperti ini.....yaahhh;-)  

Memang nasi sudah menjadi bubur, lebih baik direlokasi saja IIU ke tempat lain yang 
masih "greenfield" dengan mengadop teknologi bersih pulping yang sudah teruji/ 
verified dan perencanaan hutan industri yang matang tentunya daripada mencoba membujuk 
atau apapun namanya. Saya tahu sedikit banyak watak masyarakat sekitar. Lebih baik 
coba industri lain saja/ lebih baik industri pariwisata yang tidak mengeksploitasi 
sumberdaya hutan di Tapanuli. 

Ini hanya opini pribadi, secara kebangsaan dan keilmuansih akan lebih baik bila yang 
salah diperbaiki, hasil audit lingkungan yang ada dipublikasikan ke masyarakat beserta 
dengan solusi/ jalan keluar yang melibatkan pakar-pakar dibidangnya (teknologi, 
sosial, dan budaya). Lepaskan dulu interest-interest pribadi/ kelompok, mari kita 
dengan kepala dingin dan keinginan luhur mensejahterakan masyarakat Tobasa.

Saya hanya bisa berharap dan berdoa saja....

wassalam dan salam sejahtera,
posma

>Indo Rayon salah dari awal.
>Bangun pabrik pulp di hulu, karena ingin dekat bahan baku.
>Yang ngomong agar dipikirin karyawan indo rayon karena mereka tidak =
>pernah hidup paling tidak merasakan beberapa hari saja di dekat indo =
>rayon.
>Saya sempat hampir pingsan saat melintas di atas parit indo rayon (cuman =
>melintas doang) saat mau ke Regulating dam ambil sampel air untuk =
>rencana pembangunan PLTA Asahan-3.
>Selesai ambil sampel DITAHAN  Satpam,  dilepas atas bantuan teman-teman =
>INALUM yang termasuk jadi korban Indo Rayon.=20
>Tahun 1993 waktu Lagoon jebol, prediksi kami karena kami ambil sampel =
>air di sepanjang Asahan dan kami menyusuri sampai hilir menyusuri huan =
>dan perkebunan beberapa hari.  Malam hari lepas maghrib kami =
>meninggalkan lokasi pindah ke Sibolga, besok pagi saat saya kembali ke =
>Medan koran memuat Lagoon Indo Rayon jebol.
>Jadi saat kami ambil sampel di bawah, indo rayon menampung limbah di =
>lagoon, istilahnya orang "kebelet ditahan", dikira hanya satu dua hari =
>seperti samplingnya "aparat", ternyata kami hampir seminggu di hilirnya. =
> Begitu kami tinggal "modol bin brojol" karena .......
>
>Berapa jumlah karyawan indo rayon dibandingkan penduduk sejak outlet =
>danau toba hingga di pantai.
>Atap seng saja jebol/ korosif apalagi paru-paru manusia. =20
>Belum lagi truk-truk pengakut kayu bahan bakunya yang seperti RAJA DI =
>JALANAN.  Polisi ..... he..he..he... tidak bereaksi apa-apa dngan =
>truk-truk tersebut saat itu.  Seumur-umur baru sekali saya teriak saat =
>naik mobil dari Medan ke Sibolga karena truk-truk pengangkut kayu =
>tersebut menganggap jalan raya MILIK NENEK MOYANGNYA.
>SOLUSINYA TUTUP INDO RAYON DI LOKASI YANG SEKARANG, PINDAHKAN/ RELOKASI =
>PABRIK KE DAERAH HILIR.  WIN-WIN SOLUTION YANG BISA KITA AMBIL. Soal =
>Biaya ya Risiko kenapa dulu membangun di hulu, karena lebih murah =
>membayar "............."
>Selama pabrik masih di hulu, BUKAN DI HULU LAGI TAPI PAS OUTLET DANAU =
>TOBA.  Hanya ORANG GILA YANG MEMBERI REKOMENDASI DAN IZIN untuk pabrik =
>seperti itu
>Pak Emil Salim masih ada, bisa tanya beliau siapa yang ngotot dulu =
>he...he...he....
>
>
>Wass,
>
>Arifien Sutrsino
>
>  ----- Original Message -----=20
>  From: Setiadjit Santoso=20
>  To: [EMAIL PROTECTED]=20
>  Cc: [EMAIL PROTECTED]=20
>  Sent: Wednesday, February 05, 2003 11:43 AM
>  Subject: Re: [Lingk] Aksi Tutup Indorayon di Deperindag
>
>
>  Iyaaa mas,  terus kalo ditutup beli bahan bakunya dimana.............? =
> Import? atau masih ada yang lokal?
>    ----- Original Message -----=20
>    From: Nursadono=20
>    To: '[EMAIL PROTECTED]'=20
>    Sent: Friday, January 31, 2003 10:04 PM
>    Subject: RE: [Lingk] Aksi Tutup Indorayon di Deperindag
>
>
>    Mas mbok iyao ikut dipikirin orang yang pada cari kerja , saya pikir =
>bukan
>    penutupan yang penting tapi bagaimana solusinya gar tidak mencemari
>    lingkungan dan atau hutan tetap lestari.
>    Kalau obsesinya cuma mau nutup melulu terus anak cucu kita mau pada =
>disuruh
>    makan singkong melulu apa ?
>
>    -----Original Message-----
>    From: andreas [mailto:[EMAIL PROTECTED]]
>    Sent: Friday, January 31, 2003 7:47 PM
>    To: [EMAIL PROTECTED]; Indo; [EMAIL PROTECTED];
>    [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED];
>    [EMAIL PROTECTED]; perempuan Moderator;
>    [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]
>    Subject: [Lingk] Aksi Tutup Indorayon di Deperindag
>
>
>    KAMPAK INDORAYON
>    Jl. Cikini Raya Building No. 58 HH, Lt IV Cikini - Jakarta
>    Telp/Fax : 021 31901108; email : [EMAIL PROTECTED]
>    Undangan Terbuka
>
>    Berkaitan dengan dibukanya kembali PT. Indorayon/Toba Pulp Lestari =
>di
>    Porsea, maka kami mengajak seluruh lapisan masyarakat yang peduli =
>lingkungan
>    dan hak-hak asasi masyarakat untuk bergabung dalam aksi damai pada
>
>    Hari/tanggal  : Senin, 3 Januari 2003
>    Tempat           : Gedung  Deperindag*, Jln. Gatot Subroto
>    Waktu              : Pukul 10.00 - selesai
>    Titik Kumpul   : WALHI, Tegal Parang Utara  14 Jak Sel
>
>    Demikian undangan ini kami sampaikan, dan mohon disebarluaskan =
>kepada
>    kawan-kawan, sadara-saudara seperjuangan. Tutup Indorayon !!!
>
>    Untuk konfirmasi bisa menghubungi Wiwin pada 08155077665
>
>    *Aksi  dilaksanakan di Menperindag karena Rini Soewandi adalah Ketua =
>Tim
>    Pembukaan IIU untuk melakukan peninjauan ke lokasi.
>
>    Hormat kami,
>
>
>    Diah Wahyu
>    Korlap
>
>    Kontak Hening (08129459478), Sere (08128738027), Wiwin (08155077665
>
>
>
>
>
>--  
>~~~~~~ PRODUKSI BERSIH (PB) MAILING LIST ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
>
>Posting  =  [EMAIL PROTECTED]
>Berhenti  =  Kirim Email kosong ke mailto:[EMAIL PROTECTED]
>Berlangganan  =  Kirim Email kosong ke mailto:[EMAIL PROTECTED]
>Administrator  =  mailto:[EMAIL PROTECTED]
>Arsip  =  http://www.mail-archive.com/[email protected]/
>
>FORLINK @ http://www.forlink.dml.or.id
>Environmental News @ http://forlink.dml.or.id/e-news/
>Forum KMB Indonesia @ http://www.forumkmb.dml.or.id
>Bursa Limbah Indonesia @ http://www.w2p.dml.or.id
>
>~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
>



Inst. for R&D of Material and Technical 
Products Industries(IRDMTPI/B4T), Ministry of Industry and T
email : [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]





---
This email is certified Virus Free, Processed in 0.175831 secs
Protected by Qmail anti-virus system PowerSecure Version 1.0
http://www.indosolution.com/?powerid=produklist


--  
~~~~~~ PRODUKSI BERSIH (PB) MAILING LIST ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

Posting  =  [EMAIL PROTECTED]
Berhenti  =  Kirim Email kosong ke mailto:[EMAIL PROTECTED]
Berlangganan  =  Kirim Email kosong ke mailto:[EMAIL PROTECTED]
Administrator  =  mailto:[EMAIL PROTECTED]
Arsip  =  http://www.mail-archive.com/[email protected]/

FORLINK @ http://www.forlink.dml.or.id
Environmental News @ http://forlink.dml.or.id/e-news/
Forum KMB Indonesia @ http://www.forumkmb.dml.or.id
Bursa Limbah Indonesia @ http://www.w2p.dml.or.id

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~


Kirim email ke