Dear Moderator ini tanggapan lagi nih............

> Dear Milist,
> Supaya tidak terjadi saling adu argumen yang mengarah
> ke sarkasme, mari kita bawa forum ini ke arena ilmiah
> untuk mengemukakan fakta.
-------sepertinya belum mengarah ke sarkasme pak............

>
> Cuma kebetulan saya sedang menggali informasi mengenai
> insinerator, dan saya mengerti mengenai seruan LSM
> diseluruh dunia yang tidak inginkan insinerator. Tapi
> adakah solusi yang sakti mandraguna untuk semua
> permasalahan ..... rasanya tidak.
------------setiap masalah pasti ada solusinya pak..........kalo kita mau
menelaah lebih mendetail......
>

> Perspektif berfikir ilmiah akan saya coba dengan
> menyodorkan data mengenai supplemental fuel (limbah)
> dengan menggunakan Cement Kiln sebagai insineratornya.
> Coba tolong dilihat file yang saya lampirkan, dipahami
> dan mari kita diskusikan fakta dan data ini. Masukan
> yang ilmiah akan jauh sangat dan lebih berarti dari
> sekedar mensitir artikel yang tanpa fakta dan bukti
> ilmiah.
---------artikel dan bukti penelitian dari luar negri juga merupakan suatu
bukti penelitian........, tapi apakah di Indonesia ------ada parameter utk
mengukur bukti2 dan fakta2 yang ada utk masalah lingkungan ? , atau sumber
daya manusianya ---------sendiri gimana ? kita jujur adja pak selama ini
indonesia ketinggalan sama luar negri bikin aturan dll saja
masih ---------kadang banyak mencontek dari luar negri...........trus lupa
diupdate lagi kadang2.......Wong duit adja masih -----------------minjam kok
( Ibu presiden ) utk bayar gaji ke 13 pegawai negri( biasa cari
suara )........ Dan hutang adja masih ---------banyak.............boro2
punya waktu utk betul2 nelaah masalah lingkungan.
---------Kasarnya bikin jarum pentul saja tidak bisa trus mau bikin industri
pesawat.......... padahal indonesia terkenal -------------tanahnya subur
kenapa engga berpikir kembangin agrobisnis........apakah engga KEBLINGER
ORANG2 ---------------KITA...........

>
> Kita jaga bersama lingkungan kita, tapi kita mencoba
> sedikit cerdas mensiasati situasi yang berkembang
> disekitar kita. Jangan karena ego pribadi atau tujuan
> menjual sesuatu membutakan mata hati kita dan berlagak
> sebagai pahlawan lingkungan yang mengerti segalanya.
--------disini belum mengarah ke jualan dan ego pribadi pak.......justru
menurut saya sedikit cerdas bisa mengetahui -----------perkembangan dan
penelitian negara tetangga, Kalo  jadi pahlawan lingkungan kita mana
berani......, beraninya ----------jadi pahlawan bertopeng.......heheheh (
film sinchan)
---------......baru memberikan artikel2 efek dari incinerator..saja kok,
......jangan2 bpk fabrikan incinerator juga nih yang -------terkena efek
dari artikel2 incinerator............soalnya seperti yg gundah gitu dengan
artikel2nya.........
-------Justru tindakan membela mati2an INCINERATOR , tanpa didukung artikel
dan fakta yang berdasar utk -----------------pembelaan  itu patut
dipertanyakan.........??... Disini kawan2 juga setuju kok incinerator ada
yang bagus selama -------memenuhi kriteria tertentu......tapi juga jangan
mengingkari efek yang disebabkan incinerator ............oleh
karena ---------itu  artikel2 yang disajikan juga itu bukan artikel
sembarangan kok, sudah merupakan hasil2 penelitian di luar ---------negri
dan lembaga2 yang dipercaya kredibilitasnya............
--------Apakah bpk meragukan kredibilitas lembaga2 independent luar negri ?
>
> Masukan dari rekan-rekan milist ini akan sangat saya
> hargai, tapi debat tanpa manfaat akan saya hindari.
--------- setahu saya teman2 juga sdh sering beri masukan melalui
argumentasi dari sana kita bisa menilai .
-------- Debat tanpa manfaat yg seperti gimana pak ? perasaan waktu ada
perdebatan teknis bapak juga tdk memberikan ---------pendapat ikut
nimbrung......... malah sekarang mau jadi pengambil kesimpulan
nih............
-------kesimpulan diambil oleh moderator dan teman2 yang mengikuti jalannya
perdebatan pak, sdh ada tugas masing2............heheheh


> Regards,
>
> HW
>
>
> --- HMP <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> > OK.... kami akan siapkan material presentasinya yang
> > bersifat teknis...
> > Presenternya adalah para pemegang patent LoTUS :
> > Drs. Sunardi MSi; staff pengajar Kimia UI dan
> > specialist Instrumentasi Lab.
> > Ir. Agus Halim MsE; staff pengajar Mesin Untar =>
> > Mechatronics
> >
> >
> > Oooo ternyata pak Chris dari fabrikan incinerator
> > toch....???
> > cuma ada 3 fabrikan yang cukup dikenal di Indonesia
> > :
> >
> > PT Dharmawan => ???
> > PT Hasakona  = > Bpk Ir. Rudy Wardhana
> > PT CMC => Bpk. Ir Hendy
> >
> > Mungkin... pak Chris itu berasal dari PT
> > Dharmawan....
> > Jabatannya apa... pemilik / product manager
> > incinerator ???
> > Tapi setahu saya disana tidak ada pakar
> > Incinerator-nya... !
> > atau... specialist yang latar belakangnya Combustion
> > Engineer
> >
> > Karena....meskipun buatan PT Dharmawan lebih mahal (
> > burnernya dari Jerman )
> > tapi juga .... belum pernah di Uji emisi Dioxin /
> > Furan.nya sebab di Indonesia
> > belum ada Lab yang punya fasilitas uji Dioxin DRE
> > 99.9999%.
> >
> > Bagaimana kita tahu bahwa Incinerator tersebut
> > memenuhi syarat atau
> > mungkin  disini cukup .... dengan ijin operasi Amdal
> > dari KLH saja lah.
> > Dan juga... telah 4-5 tahun spesifikasi dari
> > Incinerator PT Dhamawan
> > tidak banyak berubah... seperti Komputer ... pentium
> > 1 - pentium 4 ???
> >
> >
> > Kemudian sampai saat ini belum ada pemanfaatan
> > energy sisa kalor dari incinerator
> > untuk pembangkitan listrik.... hal tersebut baru
> > sekedar wacana sadja...
> > karena ternyata...operational cost dan listrik yang
> > dihasilkan tidak sebanding.
> >
> > Satu lagi... masalah utama di Indonesia....
> > sampahnya tidak ter-segregasi dengan
> > baik seperti di Singapura....Nah.... siapa yang
> > bagaimana caranya mengoptimalkan
> > proses pembakaran  antara berbagai material yang
> > berbeda beda.
> > Mungkin.... lebih tepatnya... kita harus mulai
> > dengan mendisiplinkan orang Indonesia
> > dari pada mencerdaskan; ... karena banyak orang yang
> > sudah cerdas buat
> > keuntungan sendiri,  dan mencerdaskan bukan berarti
> > indoktrinasi fanatisme
> > dimana tidak ada pendapat lain yang lebih benar dari
> > "doktrin" .
> >
> > Dan saya percaya orang akan lebih cepat jadi cerdas
> > dengan sendirinya jika
> > dia belajar memilih solusi dengan benar.....contoh :
> > Seorang anak kecil diberi tahu ==> jangan
> > dekat-dekat panci itu panas...!
> > mungkin 3-4 kali diberi tahu... anak itu belum
> > cerdas juga (atau bandel)
> > .... Dia akan cerdas kalau mencoba memegang panci
> > itu dan melepuh !
> > Pelajaran berharga yang tidak terlupakan seumur
> > hidup ( tapi tentunya kalau
> > kita masih cukup punya waktu untuk belajar dari
> > kesalahan hidup kita)
> > Atau... kita juga bisa cerdas dengan membaca hasil
> > karya tulis orang lain
> > supaya tidak mengulagi kesahalan yang sama....( buku
> > pelita hati )
> > .....Tapi janganlah sekali-kali belajar cerdas dari
> > sales / marketing / agen MLM
> > karena tujuannya ... " Orang Cerdas .... membeli
> > product kami "   :)
> >
> >
> >
> > Regards
> >
> >
> > Eka
> >
> >
> >
> > Mungkin saya bisa referensikan beberapa buku
> > mengenai solid waste incineration...
> > tapi... Bahkan yang terbaru... di AMAZON,....
> > terbitan 1997 :(
> > kayaknya pakar incinerator dunia...sedang
> > merahasiakan ilmunya nich....
> >
> >
> >
> >
> > Don't Burn It Here: Grassroots Challenges to Trash
> > Incinerators
> > by Edward J. Walsh, Rex Warland, D. Clayton Smith
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> > a.. Paperback: 280 pages ; Dimensions (in inches):
> > 0.82 x 8.94 x 6.03
> > a.. Publisher: Pennsylvania State University Press;
> > (August 1, 1997)
> > a.. ISBN: 0271016647
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> > The Waste Crisis: Landfills, Incinerators, and the
> > Search for a Sustainable Future
> > by H. Y. Tammemagi
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> > a.. Paperback: 279 pages ; Dimensions (in inches):
> > 0.76 x 9.21 x 6.49
> > a.. Publisher: Oxford University Press; (December 1,
> > 1999)
> > a.. ISBN: 0195128982
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> > Municipal Solid Waste Incinerator Residues
> > by Hans Van Der Sloot, T. Taylor Eighmy, Jan
> > Hartlen, Ole Hjelmar, David S. Kosson, Steven E.
> > Sawell, Hans A. Van Der Sloot, Jurgen Vehlow,
> > International Ash Working Group, H.A. van der Sloot,
> > S.E. Sawell, J. Vehlow, D.S. Kosson
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> > a.. Hardcover: 1006 pages ; Dimensions (in inches):
> > 10.00 x 2.00 x 7.00
> > a.. Publisher: Elsevier Science; (April 1, 1997)
> > a.. ISBN: 0444825630
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> > Incineration of Hazardous Waste: Toxic Combustion
> > By-Products
> > by Wm. Randall Seeker, Catherine Koshland
> >
> >
> >
> >
> >
> >   a.. Hardcover: 468 pages
> >   b.. Publisher: Taylor & Francis; (October 1, 1992)
> >
> >   c.. ISBN: 288124517X
> > ----- Original Message -----
> > From: Eka Winata, Ir.
> > To: [EMAIL PROTECTED] ; Sunardi ; hepasin
> > Sent: Thursday, June 17, 2004 11:31 PM
> > Subject: Fw: [Lingk] RE: [PB] Fw: File incinerator
> >
> >
> > > > Daripada debat kusir nggak karuan juntrungannya,
> > sebaiknya Pak Eka atau
> > > > Sdr. Edo ketemu saja sama Pak Chris, diskusi
> > langsung, mungkin bisa
> > > > berkunjung ke Bengkel incineratornya Pak Chris.
> > Terus
> === message truncated ===>
> _______________________________________________
> > Pb mailing list
> > [EMAIL PROTECTED]
> > http://dml.or.id/mailman/listinfo/pb_dml.or.id
> >
>
>
>
>
> __________________________________
> Do you Yahoo!?
> Yahoo! Mail - 50x more storage than other providers!
> http://promotions.yahoo.com/new_mail


----------------------------------------------------------------------------
----


> _______________________________________________
> Pb mailing list
> [EMAIL PROTECTED]
> http://dml.or.id/mailman/listinfo/pb_dml.or.id
>



_______________________________________________
Pb mailing list
[EMAIL PROTECTED]
http://dml.or.id/mailman/listinfo/pb_dml.or.id

Kirim email ke