Nomor : 01/HFI/VI/2010
Lampiran : 1 lembar (TOR/Draf IHH dan Qatar Red Cross)
Hal : Undangan Peserta Workshop
Kepada Yth. Bapak / Ibu
Di Tempat
Dengan Hormat
Teriring salam dan doa, semoga kita semua senantiasa dalam keadaan sehat
sejahtera dengan limpahan karunia Tuhan YME.
Menindaklanjuti inisiatif IHH dan Qatar Red Cross tentang kontektualisasi
prisnsip akuntabilitas dalam ajaran Islam bagi organisasi kemanusiaan, maka
dengan ini Humanitarian Forum Indonesia mengundang bapak/ibu/sdr sekalian untuk
hadir dalam acara Workshop dengan tema "Peluang Kontektualisasi Prinsip
Akuntabilitas dalam Al-qur'an dan Hadist pada Organisasi Kemanusiaan " yang
akan kami selenggarakan pada :
Hari/Tanggal : Selasa, 8 Juni 2010
Pukul : 10.00 - 13.30 WIB
Tempat : Aula lantai 2 Gedung Dakwah Muhammadiyah
Jl. Menteng Raya No. 62 Jakarta Pusat
Pembicara : 1. Ibu Arshinta (YEU)
2. Ibu Bevita (PMI)
3. Mr. Irenee Herbet (ICRC)
4. Sudibyo Markus (HFI Board)
Untuk informasi dan konfirmasi kehadiran dapat menghubungi :
HFI Office Phone/Fax : 021-3923316
Apri Sulistiyo (+6281234074282) email: [email protected]
Demikian undangan ini kami sampaikan. Atas perhatian Bapak/Ibu kami ucapkan
Terimakasih.
Wassalam,
Lampiran
TOR
Terms of Reference
Peluang Kontektualisasi Prinsip Akuntabilitas dalam Al-qur'an dan Hadist pada
Organisasi Kemanusiaan.
1. Latar Belakang
Sebagai sebuah nilai yang bersifat universal, prinsip akuntabilitas merupakan
isu yang banyak dibicarakan di seluruh dunia. Turunan dari akuntabilitas ini
dapat dengan mudah ditemui di semua tempat di muka bumi, seperti dalam
Undang-Undang ataupun peraturan Negara, kode etik organisasi, maupun nota
kesepakatan kerjasama antara dua pihak atau lebih, protokol kerjasama,
deklarasi dll.
Bila dirunut lebih jauh, sumber dari ajaran nilai akuntabilitas sebenarnya bisa
berasal dari mana saja, termasuk norma masyarakat dan ajaran agama. Seluruh
ajaran agama yang ada di dunia ini, hampir dipastikan mengajarkan umatnya
menerapkan hal-hal yang berhubungan dengan prisnsip akuntabilitas dan
keterbukaan, serta melarang adanya penyimpangan dan manipulasi. Meski begitu,
ide tentang akuntabilitas nampaknya masih menjadi pekerjaan rumah kita semua
para pelaku kemanusiaan dalam mengimplemetasikaannya di setiap pekerjaan
kemanusiaan yang kita lakukan.
Dalam konteks ajaran agama, masalah akuntabilitas banyak sekali disinggung
dalam kitab Al-Qur'an dan Hadist. Ide tentang akuntabilitas sebenarnya sudah
jauh dibahas pada jaman Nabi Muhammad. Namun begitu, kontektualisasi ajaran
akuntabilitas berdasarkan ajaran Islam hingga kini masih belum diramu secara
aplikatif bagi organiasi kemanusiaan dan menjadi spirit bersama dalam setiap
aksi di lapangan.
Adalah IHH atau Insan Hak ve Hurriyetlery Insani Yardim Vakfi ( Sebuah lembaga
kemanusiaan yang berbasis di Turkey ) dan Qatar Redcross (Palang Merah Qatar),
berinisiatif untuk menggagas Kontektualisasi Prisnip Akuntabilitas dalam
Ajaran Islam bagi organisasi kemanusiaan pada pertengahan 2009 lalu .
Keduanya secara bersama-sama terlibat untuk membentuk suatu Kelompok Kerja
guna membahas Prinsip- Prinsip Kemanusiaan agar bisa dituangkan dalam suatu
draft atau seperangkat prinsip-prinsip kemanusiaan yang relevan bagi tradisi
islam dan barat pada level Internasional.
Pada semua tingkatan, prinsip ajaran islam tentang akuntabilitas bisa
diterapkan bagi organisasi kemanusiaan diseluruh Negara. Artinya, sifat
keuniversalannya bisa diadopsi dalam suatau karakter bangsa tertentu seperti di
Indonesia ini, untuk dijadikan sebagai sebuah kode etik organisasi kemanusian
pada tingkat nasional, bahkan bisa dijadikan model untuk dipromosikan pada
tingkatan internasional.
Berangkat dari kondisi di atas, Humanitarian Forum Indonesia berinisiatif
menggelar workshop " Peluang Mengkontektualisasikan Prinsip Akuntabilitas dalam
Al-qur'an dan Hadist pada Organisasi Kemanusiaan". Hal itu maksudkan untuk
mencari dan melihat prinsip islam tentang akuntabilitas dan rangka melihat
kemungkinannya untuk mengkontektualisasikan pada organisasi kemanusiaan.
2. Tujuan
Adapun tujuan dari Workshop ini adalah:
- Memberi tanggapan atas draf hasil pembahasan antara IHH dan Qatar Red
cross tentang Akuntabilitas pada organsasi kemanusiaan berdasarkan Al-Qur'an.
- Memberi Perspektif atas Akuntabilitas berdasar ajaran Islam bagi
Organisasi kemanusiaan di Indonesia.
- Mengetahui ide-ide dari Islam tentang prinsip akuntabilitas dan cara
mengkodifikasi ke dalam sebuah traktat.
3. Hasil yang Diharapkan
- Memberi rekomendasi atas draf IHH dan Qatar Red cross bagi upaya
kelanjutan atas implementasinya di level Internasional.
- Adanya pemahaman bersama tentang prinsip akuntabilitas dalam perpektif
Islam.
4. Waktu dan Tempat
Workshop akan digelar pada tanggal 8 Juni 2010 pukul 10.00 WIB-13.30 WIB di
Aula Gedung Muhammadiyah Lantai 2 Jalan Menteng raya No 62 Jakarta Pusat.
5. Agenda Acara
AGENDA WAKTU KETERANGAN
Pembukaan 10.00-10.10 Pembawa acara
Sambutan Panitia 10.00-10.30 Direktur HFI
Presentasi pembicara 10.30 - 13.30
1. PMI
2. YEU
3. ICRC
4. HFI BOARD
Penutupan 13.30-13.35
Makan siang.
LEMBAR KONFIRMASI PESERTA
Yang bertanda tangan di bawah ini:
Nama :.......................
Jabatan/Instansi :.............................
Alamat :.............................
Telepon, HP, Fax : Tel................HP..............Fax............
E-mail : ....................
Menyatakan:
 Bersedia
 Tidak bersedia
untuk menjadi peserta dalam acara workshop " Peluang Kontektualisasi Prinsip
Akuntabilitas dalam Al-qur'an dan Hadist pada Organisasi Kemanusiaan " di Aula
Lantai 2 Gedung Dakwah Muhammadiyah Jalan Menteng Raya Nomor 62 Jakarta Pusat.
Lembar konfirmasi mohon dikembalikan kepada Panitia paling lambat hari Senin
tanggal 7 Juni 2010, melalui Sdr. Apri Sulistiyo (Fax: 021-3923316; email:
[email protected] ; HP 081234074282), atau Sdri. Yani 021-9253659.
..........., .....Juni 2010
......................
Nama Peserta & ttd