Bung Dodi terimakasih banyak atas infonya.

Semoga kesempatan ini bisa dimanfaatkan oleh semua pihak sehingga CLA itu tidak 
berhenti sebatas itu saja, namun bisa ditindaklanjuti dengan lebih agresif oleh 
diklat pelaut dan juga KPI sehingga benar2 kita bisa merebut pasar itu.

Jayalah Maritim Indonesia!!!


----- Original Message ----
From: DODI CROSSANDA <[EMAIL PROTECTED]>
To: [email protected]
Sent: Sunday, June 17, 2007 4:18:30 PM
Subject: Re: Hal: [pelaut] Real Ship Simulator

Maaf mendahului Pak Budiman,
Berita tentang permintaan Belanda atas 10000 pelaut
rating & perwira Indonesia:
http://www.media- indonesia. com/berita. asp?id=124971

Wassalam,

Dodi
--- kuncung bawuk <[EMAIL PROTECTED] com> wrote:

> Dear All,
> 
> Pertama, syukurlah masih ada yang gak terima kalau
> dibilang pelaut indonesia kalah jauh sama pelaut
> dari negara lain...:p, gotcha!!
> 
> Kedua, sepanjang yang saya ketahui, simulator tidak
> dibagi menjadi jenis2 yang bung2 sebutkan itu...yang
> real ship...3 dimensi...4 dimensi..atau berdimensi
> banyak...(uummh. .joke!). Yang saya tahu sih,
> simulator dibagi menurut fitur yang dimiliki
> simulator tersebut. Pertama simulator berdasar
> fungsinya di bagi menjadi empat yaitu:
> Bridge Operation 
> Machinery Operation 
> Radio Communication 
> Cargo handling
> 
> Selanjutnya, kita ambil satu contoh seperti di
> ungkap di awal topik ini untuk simulator navigasi
> (bridge operation) terbagi lagi menjadi:
> Special task simulator
> Limited task simulator
> Multi task simulator
> Full Mission simulator
> Nah, mungkin yang dimaksud real ship oleh rekan tadi
> adalah yang full mission simulator ini. Dimana kita
> berada di sebuah ruangan yang di desain sedemikian
> rupa bagaikan di dalam sebuah anjungan kapal, jadi
> seolah kita berlayar di lautan dengan area pandang
> 360 derajat (bisa melihat image yang disorotkan oleh
> proyektor) di sekeliling anjungan.
> 
> Kalau yang tipe ini, STIP Marunda sudah memilikinya
> dan di bangun di Seafarer Training Centre 'Agum
> Gumelar building'. Kalau di tempat lain mungkin
> hanya berbeda layar tampilannya sebesar 240 - 270
> derajat saja, namun fitur alat navigasi tetap sama.
> Intinya diklat di Indonesia sudah memiliki sarana
> yang lengkap.
> 
> Naah...yang jadi masalah adalah kebiasaan buruk
> kita, yaitu pelaut (terutama yg sudah pengalaman)
> saat menjalani diklat penjenjangan, maupun
> instrukturnya kurang memanfaatkan sarana ini secara
> optimal. Peserta diklat cukup puas dengan
> diperlihatkan alat2 simulatornya, pengajarnya kurang
> kreatif merancang pola pelatihannya. ..klop!!!
> 
> Nah, selanjutnya. ..silahkan buktikan sendiri melihat
> ke STIP kalau penasaran dengan full mission
> simulator itu...
> 
> @bapak budiman, numpang tanya...tentang perwira
> pelaut indonesia lagi naik daun itu maksudnya apa ya
> pak? apa ada indikator kita lagi naik daun di pasar
> internasional? memang sih kebutuhan perwira di pasar
> global akan mengalami kelangkaan hingga tahun 2010
> mendatang. sebaliknya untuk pasar
> rating...surplus! !! 
> 
> Jayalah Maritim Indonesia!!!
> 
> ----- Original Message ----
> From: BONA STEVEN <[EMAIL PROTECTED] com>
> To: [EMAIL PROTECTED] com
> Sent: Thursday, June 14, 2007 6:54:37 AM
> Subject: Re: Hal: [pelaut] Real Ship Simulator
> 
> Eh ketemu lg sama rekan2 milis,dari bona di pacific
> ocean mau ke Ausy
> Buat mas/pak Vitch
> Bukan saya menggampangkan naik kapalnya
> saya juga sdh coba bandingkan simulator yg ada
> biasanya selalu jauh hampir 50% lebih dengan
> kenyataannya. Terus terang yg real simulator ini
> saya blm pergunakan
> tapi kalau simulator yg ada di pasaran.....
> ..wihhhhhh jauh banget
> mulai dr yg 3 dimensi sampai 4 dimensi jauh banget
> dgn yg kita alami sehari hari
> Kadang dosen pelatih jago jago banget
> tp coba di praktek in di kapal......jauh
> Maaf lho,cm sekedar coretan2 kecil dari kami yg lagi
> on board
> Horas dech
> 
> Victh <[EMAIL PROTECTED] com> wrote:
> Salam buat rekan2 milis pelaut
> 
> 
> Tertarik juga dengan komentar Bung Bona tentang Real
> Ship Simulator
> 
> 
> Saya sangat setuju dengan maksud Bung Bona tentang
> pesimisme, memang kita ngga boleh pesimis, dan harus
> selalu optimis tentunya. Tetapi, optimis dan selalu
> berusaha memperbaiki diri, bukan sekedar optimisme
> buta saja.
> 
> Dibilang ngga penting2 amat... saya kok ngga setuju
> yach... alasan saya, karena simulator itu dibuat
> khan ada kegunaannya, dimana kita bisa
> mempelajarinya sebelum kita terjun langsung
> memakainya saat kita bekerja.
> 
> Ada satu kesalahan yang sering timbul di banyak
> pemikiran para pekerja2 laut kita. Nanti juga bisa
> kok... dikapal juga kita bisa belajarnya. Memang ada
> benarnya... tapi kalo kita punya simulatornya, apa
> salahnya kita belajar, sehingga sewaktu di kapal,
> kita tidak banyak mengalami kesulitan lagi. 
> 
> Kalo saya bilang, di kapal itu kita bekerja, bukan
> belajar bekerja. Makanya selalu diminta pengalaman
> sebelum anda dipekerjakan. Karena apa? Kapal dan
> lingkungan adalah properti yang sangat mahal kalo
> dikelola oleh orang yang tidak berpengalaman. Coba
> misalnya kita pada saat melamar pekerjaan, trus
> dengan entengnya ada bilang gampang.. itu bisa kita
> pelajari pas kita naik..... saya yakin ... belum
> tentu anda akan dipercaya.
> 
> Nah.... kalau dibilang "familiarization" , mungkin
> saya setuju.... artinya kita sudah mengetahui.. .
> dan kemudian kita mempelajari sedikit proses
> kerjanya, karena sudah tahu fungsi dasarnya.
> 
> Trus dibilang jadi pelaut gampang.... gampang apanya
> nich? Kalau saya bilang, sekarang sulit untuk jadi
> pelaut. Karena paradigma pelaut itu sudah bergeser
> jauh dari paradigma lamanya. Dulu orang punya
> paspost dan buku pelaut bisa langsung kerja. Tapi
> sekarang.... . anda butuh berjuta juta rupiah untuk
> urus document kelengkapan. Belum lagi bayar
> "charge". Apalagi sekarang pasaran pelaut sangat
> sulit...... berapa banyak pelaut kita yang nganggur
> dan kesulitan mencari pekerjaan dengan upah yang
> layak? Belum lagi serbuan dari kompetitor2 kita.....
> Ilmu pengetahuan pelaut itu berkembang seiring
> dengan teknologi, kalo kita ngga bisa menguasai
> itu..... mungkin kita akan ketinggalan.
> 
> Jadi... ini bukan untuk mendebat pendapat Bung
> Bona... tapi saya cuma ingin melihat dari sisi yang
> lain saja..... kira2 demikian lho....
> 
> 
> Cheers
> 
> 
> Victor
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> ----- Pesan Asli ----
> Dari: BONA STEVEN <bonasteven@ yahoo. com>
> Kepada: [EMAIL PROTECTED] com
> Terkirim: Rabu, 13 Juni, 2007 9:27:06
> Topik: Re: [pelaut] Real Ship Simulator
> 
> 
> Jangan terrlau Pesimis gitu donk bossssssssss
> Siapa bilang kita kalah
> kalah apa?
> Gak penting2 amt koq radar simulator
> alah mudah karena biasa
> dipelajari,kl instrument nya jg gak ada di
> kapal,buat apa
> santai aja
> gak susah koq jadi pelaut
> alah bisa karena biasa
> jgn pesimis,tetap optimis
> Horas
> 
> kuncung bawuk <[EMAIL PROTECTED] com> wrote:
> Kalau sudah gini tinggal nunggu aja masa dimana
> pelaut indonesia kalah sama pelaut
> myanmar...vietnam. .. Philippine? terlalu jauh pak.
> 
> jadi sebagai pelaut indonesia, saya juga miris lho
> sama image pelaut kita di mata industri pelayaran
> dunia ini. coba tengok hasil survey BIMCO dimana
> pelaut indo sudah tidak diperhitungkan sebagai
> pemasok tenaga pelaut yg signifikan lagi...
> 
> ...terus?
> 
> 
> ----- Original Message ----
> From: YBBN <[EMAIL PROTECTED] net.id>
> To: [EMAIL PROTECTED] com
> Sent: Monday, June 11, 2007 11:41:50 AM
> Subject: RE: [pelaut] Real Ship Simulator
> 
> 
> Lha iya lah.
> 
=== message truncated ===

____________ _________ _________ _________ _________ _________ _
Moody friends. Drama queens. Your life? Nope! - their life, your story. Play 
Sims Stories at Yahoo! Games.
http://sims. yahoo.com/ 




       
____________________________________________________________________________________
Get the Yahoo! toolbar and be alerted to new email wherever you're surfing.
http://new.toolbar.yahoo.com/toolbar/features/mail/index.php

Kirim email ke