Benar, saya percaya bahwa seorang anak tetap merupakan anugerah Tuhan, 
sekalipun dia lahir di luar pernikahan alias lahir dari hasil perzinahan.
 
Dosa zinah kedua orangtuanya bukanlah dosa si anak.  Kesalahan kedua 
orangtuanya tidaklah mengurangi sedikitpun penialaian Allah terhadapnya bahwa 
anak itu sangat berharga dalam pandangan Allah.
 
Mungkin ada yang bertanya: "Tapi apakah Tuhan memberikan suatu anugerah lewat 
tindakan dosa?"
 
Saya percaya Tuhan tidak mengenal istilah 'anak haram', melainkan 'sepasang 
insan yang bertindak haram'  Anak itu tidak haram sebab dia tidak melakukan 
kesalahan apa pun.  Yang haram adalah tindakan kedua ortunya.
 
Bukankah kasih Allah begitu mulia?  Bahkan dibalik keharaman (baca: dosa) 
tindakan sepasang insan pun, Tuhan masih mengizinkan lahirnya seorang anak tak 
berdosa.  Tak ada seorang anak pun yang lahir tanpa 'Restu' Allah.  Mereka 
semua terlahir untuk maksud yang baik dan mereka semua adalah anugerah Allah.
 
Demikian sekilas pendapat pribadi saya.  Mohon maaf kalau ada yang dirasa 
kurang tepat dan terimakasih untuk kesempatan sharing pendapat di sini.
 
Salam Kasih,
 
Jhon Sriven 


--- On Sun, 7/6/08, pisctwentyfour <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

From: pisctwentyfour <[EMAIL PROTECTED]>
Subject: [Pemuda Advent] PERTANYAAN : ANAK ADALAH KARUNIA TUHAN?
To: "PEMUDA ADVENT" <[email protected]>, "PA DKI" <[EMAIL 
PROTECTED]>, "pomanet pa" <[EMAIL PROTECTED]>, "imab bandung" <[EMAIL 
PROTECTED]>
Date: Sunday, July 6, 2008, 8:45 PM











ada pertanyaan lagi nih..:
anak itu karunia TUHAN yang diberikan kepada pasangan dua manusia yang menjalin 
cinta.... sehingga ada istilah anak itu titipan TUHAN,,
na sekarang pertanyaannya bgaimana dengan anak yang dilahirkan dari pasangan 
yang tidak sah menikah (pasangan di luar nikah), walaupun istilah nya MBA
apakah itu karunia TUHAN juga...?
sekian dan terima kasih..
 














      

Kirim email ke