cuman kan masalahnya..seolah olah.. hanya perzinahan saja yang kena disiplin 
tuh..belum pernah saya liat dan dengar angggota jemaat disiplin karena hal2 
lain...
dan saya berpikir dosa perzinahan kayaknya mendapat rangking satu untuk dosa 
yang paling kejam, keji...


--- On Mon, 7/7/08, Laut Sinaga <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
From: Laut Sinaga <[EMAIL PROTECTED]>
Subject: RE: [Pemuda  Advent] MENGENAI DISIPLIN DI GEREJA
To: [email protected]
Date: Monday, July 7, 2008, 6:27 PM










 






    
            







Dear All, 

   

Saya barusan membaca peraturan jemaat kita
edisi ke 17 yang direvisi tahun 2005 hal 197. 

Sub judul “Sebab-sebab Anggota
Dikenakan Disiplin” 

1.                  
Menyangkal
kepercayaan akan prinsip-prinsip injil dan ajaran-ajaran dasar jemaat, atau
mengajarkan ajaran-ajaran yang bertentangan dengan itu 

2.                  
Pelanggaran
hokum Allah, seperti penyembahan berhala, membunuh, mencuri, menghujat,
berjudi, pelanggaran Sabat, dan penipun yang disengaja dan yang menjadi
kebiasaan. 

3.                  
pelanggaran
Hukum Allah yang ketujuh yang berhubungan dengan lembaga perkawinan, rumah
tangga Kristen dan standar perilaku moral Alkitabiah 

4.                  
Pelanggaran
seprti percabulan, perzinaan, percabulan dengan anggota keluarga, praktik
homoseksual, dan penyimpangan seksual yang nyata, dan perkawinan kembali
seorang yang bercerai, kecuali “pihak yang tak bersalah” dalam perceraian
atas perzinaan atau karena penyimpangan seksual 

5.                  
Kejahatan
fisik, termasuk kejahatan fisik dalam keluarga 

6.                  
Penipuan
atau kecurangan dalam usaha 

7.                  
Perilaku
yang tidak sesuai yang menyebabkan celaan terhadap jemaat 

8.                  
Berhubungan
atau menyokong suatu pergerakan atau organisasi yang memecah belah atau tidak
setia (lihat hlm. 192 -193) 

9.                  
Penolakan
yang keras hati untuk  mengakui wewenang jemaat yang ditetapkan secara resmi
atau untuk tunduk pada peraturan dan disipilin jemaat. 

10.              
menggunakan,
membuat atau menjual minum-minuman beralkohol 

11.              
Menggunakan,
membuat atau  menjual tembakau dalam bentuk yang dikonsumsi manusia 

12.              
Penyalahgunaan,
atau menjual beli narkotik atau obat-obat terlarang lain. 

   

Untuk lebih meningkatkan pengetahuan kita
tentang peraturan di jemaat kita,  marilah kita membaca peraturan jemaat kita. 

Dan khusus mengenai topic
DISIPLIN JEMAAT ini ada pada bab 14, hlm 187-203 

   

Salam 

   

Laut Sinaga 

   

   









From: pemuda_advent@ yahoogroups. com [mailto: pemuda_advent@ yahoogroups. com 
] On Behalf Of MiNuL

Sent: Tuesday, July 08, 2008 8:50
AM

To: pemuda_advent@ yahoogroups. com

Subject: Re: [Pemuda Advent]
MENGENAI DISIPLIN DI GEREJA 



   








 
  
  cuma pendeta sama
  penatua jemaat yang berhak jawab menurut gue dan ini juga kebingungan gue
  yang pernah gue share waktu jam sekolah sabat di triwulan lalu.. 
  
  
  
     
  
  
  Sometimes
  finding the truth is easier than facing it 
  
  
  
    
  
  
  
  MiNuL 
  
  
  http://minulinkin. multiply. com/ 
  
  
  
  

  

  --- On Tue, 7/8/08, pisctwentyfour < pisctwentyfour@ yahoo.com >
  wrote: 
  From: pisctwentyfour
  < pisctwentyfour@ yahoo.com >

  Subject: Re: [Pemuda Advent] MENGENAI DISIPLIN DI GEREJA

  To: pemuda_advent@ yahoogroups. com

  Date: Tuesday, July 8, 2008, 7:31 AM 
  
  
  

  btw about disiplin di gereja knp hanya dosa perzinahan saja yang kena
  disiplin? knp dosa2 yang lain seolah olah diabaikan ...(seperti contoh
  mungkin ketahuan kerja hari sabat, korupsi..dll)

  bukan kah semua dosa itu sama, tidak ada yang namanya besar atau kecil yang
  namanya dosa ya tetap aja dosa...ya kan ?

  

  --- On Mon, 7/7/08, Echel <[EMAIL PROTECTED] com> wrote:

  

  > From: Echel <[EMAIL PROTECTED]
  com>

  > Subject: Re: [Pemuda Advent] PERTANYAAN : ANAK ADALAH KARUNIA TUHAN?

  > To: pemuda_advent@
  yahoogroups. com

  > Date: Monday, July 7, 2008, 3:45 AM

  > Wahh....makin jauh nih diskusinya .....

  > Pendapat saya :

  > 

  > 1. Anak yang dilahirkan dari perzinahan sekalipun, adalah

  > karunia Tuhan. Anak tersebut tidak boleh didiskriminasi.

  > 2. Kaputusan majelis jemaat dan konfrensi jemaat untuk

  > melalukan disiplin harus dipertimbangkan dengan matang.

  > Seorang yang hamil karena korban perkosaan tidak seharusnya

  > mendapatkan disiplin tapi justru harus mendapatkan dukungan

  > dari jemaat.

  > 3. Pada kasus tertentu, disiplin harus dilakukan supaya

  > jemaat Tuhan tidak dipermalukan dan merusak pekerjaan

  > Tuhan.

  > 

  > Bila diperhatadapkan pada kemutusan yang sulit, misalnya

  > seorang wanita diperkosa maka pertimbangan yang sangat

  > matang harus dipikirkan apakah bayi itu akan dipertahankan

  > atau tidak.

  > 

  > Dalam Alkitab tidak pernah dibicarakan secara khusus

  > mengenai Aborsi namun ada banyak ayat Alkitab yang

  > menyatakan bahwa janin dalam kandungan adalah mahkluk hidup

  > ciptaan Tuhan (Masmur 139 : 13-16) dan mengakhiri kehidupan

  > termasuk yang masih ada dalam kandungan adalah pembunuhan.

  > Dalam Keluaran 21 : 22-25 diterapkan hukuman bagi mereka

  > yang menyebabkan terjadinya kematian dalam kandungan dan

  > hukuman itu sama terhadap kematian orang dewasa. Hal ini

  > dengan jelas mengindikasikan bahwa Allah memandang bayi

  > dalam kandungan sebagai manusia sama seperti orang dewasa. 

  > Aborsi sebenarnya bukan sekedar soal hak perempuan untuk

  > memilih. Aborsi juga berkenaan dengan hidup matinya manusia

  > yang diciptakan dalam rupa Allah (Kejadian 1:26-27; 9:6).

  > 

  > Ada 
  beberapa alasan yang menjadi pertimbangan untuk

  > membenarkan diri melakukan aborsi, diantaranya alasan

  > adanya kehamilan yang tidak diinginkan entah akibat

  > hubungan terlarang atau perkosaan, kesulitan ekonomi, dan

  > alasan klasik lainnya tetapi yang menjadi pertanyaan,

  > apakah dengan melakukan aborsi segala masalah dapat

  > terselesaikan bahkan dengan mengorbankan nyawa tidak

  > berdosa ? Melahirkan anak dengan faktor pencetus yang tidak

  > diinginkan memang dihadapkan pada masalah yang rumit

  > dikemudian hari namun bukan berarti aborsi adalah pilihan

  > terbaik. Selalu saja ada jalan keluar dan solusi yang baik

  > bagi mereka yang memilih pilihan yang lebih positif. Anak

  > yang lahir sebagai hasil pemerkosaan atau hubungan seks

  > terlarang dapat saja diadopsi oleh keluarga yang tidak

  > memperoleh anak bahkan bukanlah hal yang mustahil anak

  > tersebut tetap dibesarkan dengan penuh kasih sayang oleh

  > ibunya. Seorang bayi yang telah terbentuk tidak seharusnya

  > dihukum oleh karena perbuatan jahat ayahnya atau perbuatan

  > terlarang kedua orang tua atau perbuatan tidak terencana

  > kedua orang tuanya.

  > 

  > Alasan yang penuh pertimbangan untuk aborsi bila dokter

  > dihadapkan pada pilihan yang berat. Pada kasus-kasus

  > tertentu dokter menyarankan untuk dilakukan aborsi bila

  > kemungkinan besar bila bayi dalam kandungan dipertahankan

  > akan membahayakan nyawa ibunya atau pertumbuhan bayi yang

  > abnormal sehingga kemungkinan besar sang bayi tidak akan

  > berumur panjang atau akan membawa cacat bawaan yang

  > permanen. Setiap pasangan yang menghadapi pilihan yang

  > sulit hendaknya meminta hikmat Tuhan (Yakobus 1 : 5)

  > sehingga dapat menentukan pilihan yang tepat. 

  > 

  > Bagi mereka yang telah dengan terpaksa melakukan aborsi,

  > dosa aborsi tidaklah lebih sulit diampuni dibanding dengan

  > dosa-dosa lainnya. Melalui iman dalam Kristus, semua dosa

  > apapun dapat diampuni (Yohanes 3:16; Roma 8:1; Kolose

  > 1:14). Perempuan yang telah melakukan aborsi, atau

  > laki-laki yang mendorong aborsi, atau bahkan dokter yang

  > melakukan aborsi, semuanya dapat diampuni melalui iman di

  > dalam Yesus Kristus.

  > 

  > 

  > 

  > ----- Original Message ----- 

  > From: Darmawan Triosa 

  > To: pemuda_advent@
  yahoogroups. com 

  > Sent: Monday, July 07, 2008 4:59 PM

  > Subject: Re: [Pemuda Advent] PERTANYAAN : ANAK ADALAH

  > KARUNIA TUHAN?

  > 

  > 

  > 

  > apa yang diputuskan oleh peraturan jemaat kan hanya untuk

  > kepentingan disiplin organisasi.. benar tidaknya keputusan

  > diambil kan 
  itu urusan majelis kepada Tuhan...akan tetapi

  > sekiranya ada anggota gereja dicoret dan dipecat dari

  > gereja...itu kan 
  bukan berarti namanya dibuku kehidupan 

  > surga juga di coret...nga lahh.

  > tergantung dari sudut mananya kita liat....apakah dari

  > sudut disiplin ato dari sudut penghakiman. ..kalo saya sih

  > prinsipnya manusia tidak boleh menghakimi manusia...karena

  > itu hanya hak prerogratif TUHAN.jadi diperlukan ke hati

  > hatian dalam mengambil keputusan jemaat kepada orang yang

  > bersalah . Karena kita Tahu... majelis gereja Bukan

  > Tuhan...kadang kadang sering diplesetkan Majelis= Manusia

  > jelmaan Iblis banyak kan 
  terjadi di gereja gereja...

  > ----- Original Message ----- 

  > From: Darmawan Triosa 

  > To: pemuda_advent@
  yahoogroups. com 

  > Sent: Monday, July 07, 2008 4:50 PM

  > Subject: Re: [Pemuda Advent] PERTANYAAN : ANAK ADALAH

  > KARUNIA TUHAN?

  > 

  > 

  > 

  > untuk hal ini anda bisa tanya ke confrence.. peraturan

  > manusia ato organisasi kan 
  bisa salah...buktinya liat aja

  > peraturan sidang sudh berapa kali di revisi..... kalo

  > firman Tuhan bisa di revisi??? NO
    WAY

  > ----- Original Message ----- 

  > From: Richan S 

  > To: pemuda_advent@
  yahoogroups. com 

  > Sent: Monday, July 07, 2008 4:25 PM

  > Subject: Re: [Pemuda Advent] PERTANYAAN : ANAK ADALAH

  > KARUNIA TUHAN?

  > 

  > 

  > untuk kepentingan organisasi berarti boleh mengkimi

  > donk hehehe

  > 

  > RS

  > 

  > Darmawan Triosa wrote: 

  > 

  > 

  > punishment yg dilakukan gereja hanyalah untuk

  > kepentingan organisasi sementara kita berada di dunia ini.

  > dan nanti bila kita sudah disurga organisasi akan bubar

  > karena sdh tidak diperlukan lagi

  > ----- Original Message ----- 

  > From: Richan S 

  > To: pemuda_advent@
  yahoogroups. com 

  > Sent: Monday, July 07, 2008 3:33 PM

  > Subject: Re: [Pemuda Advent] PERTANYAAN : ANAK

  > ADALAH KARUNIA TUHAN?

  > 

  > 

  > bro, mengapa ada panismen dari gereja kepada

  > seseorang yang telah melanggar.

  > berarti gereja sudah bertindak mendahului

  > penghakiman Tuhan hehehe

  > atau dalam hal ini gereja mewakili penghakiman

  > Tuhan hehehe

  > btw, kita bukan berbincang perihal masuk surga

  > atau tidak bos.

  > 

  > bgmn tanggapan anda dengan anak yang dikandung di

  > luar nikah ?? mengapa anda tidak mau melakukannya ?? hehehe

  > 

  > Salam,

  > Richan S

  > 

  > 

  > Darmawan Triosa wrote: 

  > 

  > kalo menurut saya... penghakiman adalah hak

  > Tuhan, Manusia nga berhak menghakimi sesorang..kita tidak

  > berhak mengatakan orang ini masuk surga apa nga,.. untuk

  > itulah alkitab mengatakan " jangan menghakimi"

  > kan 
  nanti di surga ada tiga keheranan

  > keheranan pertama adalah kita heran orang yang

  > kita perkirakan ngak masuk surga ternyata mereka ada

  > disurga

  > keheranan kedua adalah orang yang kita

  > perkirakan masuk surga ternyata nga ada di surga

  > keheranan yang ketiga kenapa kita sendiri ada

  > di surga.

  > Hummmmmm


      

Kirim email ke