loh ini kan topik baru yang aku lanjutin...(continues...topic)
mengenai neraka?
btw : soal neraka > adakah gk sih neraka itu? kalo ada dimana di alkitab yang
mengatakan kata "neraka"...atau itu hanya kalimat manusia yang mengatakan
tempat mengerikan lawan kata dari surga?
--- On Wed, 7/9/08, Romie Simanjuntak <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
From: Romie Simanjuntak <[EMAIL PROTECTED]>
Subject: Re: [PA-DKI] KASUS BARU : HAK PILIH ITU ADA?
To: [EMAIL PROTECTED]
Date: Wednesday, July 9, 2008, 10:26 PM
buka topik baru dong Bro...hehe
On 7/10/08, pisctwentyfour <pisctwentyfour@ yahoo.com> wrote:
btw : soal neraka > adakah gk sih neraka itu? kalo ada dimana di alkitab yang
mengatakan kata "neraka"...atau itu hanya kalimat manusia yang mengatakan
tempat mengerikan lawan kata dari surga?
--- On Wed, 7/9/08, Sutan Siagian <sutansiagian@ yahoo.com> wrote:
From: Sutan Siagian <sutansiagian@ yahoo.com>
Subject: Re: [PA-DKI] KASUS BARU : HAK PILIH ITU ADA?
To: [EMAIL PROTECTED] com
Date: Wednesday, July 9, 2008, 10:00 PM
Bang Romi,
Saya kok masih menemukan bedanya predestinasi masuk surga, n predestinasi masuk
surga n masuk neraka. Yah logikanya kalao gk bisa masuk surga tentu saja gk
bisa masuk neraka.
Mohon penjelasan lebih lanjut.
----- Original Message ----
From: Romie Simanjuntak <romie.simanjuntak@ gmail.com>
To: [EMAIL PROTECTED] com
Sent: Thursday, July 10, 2008 10:48:59 AM
Subject: Re: [PA-DKI] KASUS BARU : HAK PILIH ITU ADA?
Kalo kita bahas topik dimana manusia memiliki hak pilih atau kata lain free
will maka kesannya Alkitab tidak mengakui adanya predestinasi.
Padahal Alkitab SANGAT mengakui adanya predestinasi, coba aja baca Roma 8:29-30
yg berbunyi sbb :
"Sebab semua orang yang dipilih-Nya dari semula, mereka juga ditentukan-Nya
dari semula untuk menjadi serupa dengan gambaran Anak-Nya, supaya Ia, Anak-Nya
itu, menjadi yang sulung di antara banyak saudara. Dan mereka yang
ditentukan-Nya dari semula, mereka itu juga dipanggil-Nya. Dan mereka yang
dipanggil-Nya, mereka itu juga dibenarkan-Nya. Dan mereka yang dibenarkan-Nya,
mereka itu juga dimuliakan-Nya. "
Kata yg digarisbawahi diatas berasal dari bahasa Yunani "proorizo" (bentuk
verb) yg memiliki pengertian "ditentukan sebelumnya", "ditetapkan" atau
"diputuskan sebelumnya".
Menurut ayat diatas Tuhan menentukan orang-orang tertentu untuk menjadi sama
dengan AnakNya, dipanggil, dibenarkan dan dimuliakan. Pada hakekatnya Tuhan
telah menentukan orang-orang tertentu untuk diselamatkan.
Pengertian predestinasi adalah doktrin Alkitab yg menyatakan bahwa Tuhan dalam
kedaulatannNya memilih orang-orang tertentu untuk diselamatkan.
Selain ayat diatas ada beberapa ayat lagi (1 Kor 2:7, Efesus 1:5,11, Kisah
4:28) yg menggunakan kata "proorizo" tersebut di kitab PB. Dan semua ayat
tersebut merefer kepada manusia telah ditentukan dan dipilih oleh Allah sebelum
dunia diciptakan untuk menjadi anak-anakNya melalui Yesus Kristus.
Terus apakah dengan demikian manusia tidak memiliki free will sebagaimana yg
digembar gemborkan itu ???
Well..kuncinya tidak ada satu kekuatan apapun di dunia ini yg dapat merubah
rencana Tuhan yg telah ditetapkan tersebut kecuali kemampuan manusia untuk
"MENOLAK" mengikuti rencana Tuhan tersebut.
Lah terus predestinasi apa yg "katanya" tidak diakui oleh Gereja Adent ?? Nah
ini yg perlu diluruskan, Gereja Advent tidak mengakui paham "DOUBLE
PREDESTINATION" yg diajarkan oleh Calvinism yg mengajarkan bahwa Tuhan telah
memilih siapa diantara manusia ini yg akan masuk ke surga dan yg akan masuk ke
neraka. Dan keputusan Tuhan itu pasti akan terjadi. Kenapa ada kata DOUBLE ?
karena paham itu menyebutkan Tuhan menentukan siapa yg masuk surga dan masuk
neraka. Sedangkan predestinasi yg kita bahas sebelumnya menyebutkan Tuhan telah
memilih orang yg diselamatkan tapi tidak menentukan siapa yg masuk neraka.
So...hope u got the point now !!
Rgrds,
Romie Simanjuntak
On 7/10/08, Heru Prasetyo <Heru_gprasetyo@ yahoo.com> wrote:
Lho kok sepi… komentar roma 9nya….
Buku roma memang asyik.. katanya bukunya philosophers. .Klo baca roma 9
(seluruhnya) sepertinya memang agak aneh ya.. kesannya hak pilih hanya ada sama
Tuhan padahal kita diberi hak memilih gitu….
Ok. Untuk mendalami roma 9 kita jangan lepas dari roma 1-8 dan dalam konteks
paulus berbicara kepada orang-orang roma notabene orang-orang pintar. Diawali
dengan roma 1 mengenai kebinasaan dan hukuman Allah dikarenakan kemauan manusia
itu sendiri, bukan karena Allah offensive murka tetapi Allah give up atau
kemauan mereka (ayat 24-25). God is letting go…sehingga mereka menuai sendiri
kebinasaan… Trus roma 2-8 bagaimana Paulus berbicara mengenai pembenaran hanya
dalam Kristus (4-Injil), iman, hukum yang dalam konteks semua menunjuk kepada
Kristus. Kita juga kemudian boleh merefer kepada seluruh hukum taurat /
perjanjian lama (Bangsa Israel - Abraham).. so dalam mengartikan roma 9-10
supaya mudah jangan lepaskan dari konteks Alkitab secara keseluruhan (great
controversy) / Wider view.
Disini paulus sedang berbicara mengenai pemilihan Allah atas bangsa Israel
khusus dari jaman dahulu Abraham, ishak, yakub dst.. untuk menjadi sarana Allah
dalam membawa kembali semua penduduk bumi mengenal Allah pencipta dalam konteks
bangsa masing-masing, serta sebagai teater pertunjukkan kepada alam semesta
bagaimana Allah dapat dipercaya untuk merestore pemberontakan yang terjadi. Dan
pilihan Allah atas bangsa Israel ya sudah direncanakan sejak kejadian 3:15,
bahkan sejak sebelum dunia diciptakan untuk tujuan rencana keslamatan
/penebusan bukan saja untuk dunia ini tetapi untuk alam semesta. Kita juga
boleh melihat bagaimana kesabaran Allah dealing dengan bangsa yang keras kepala
yang kemudian atas pilihannya sendiri menolak priviledge yang diberikan khusus
dengan menolak Kristus.
Mungkin perlu sedikit dibedakan mengenai Allah tahu (foreknowledge) terhadap
kejadian ini dengan Allah ikut andil terlibat dalam kejadian sejarah ini.
Paulus disini sedang berbicara mengenai pergumulah Allah dengan bangsa Israel
(kuno) sebagai umat pilihanNya yang dalam perjalanan sehari hari lebih banyak
menolak Allah (menurut kehendak sendiri) daripada menurutNya, sampai akhirnya
pada Kristus sendiri yang turun dan menyatakan diriNya siapa sebenarnya Dia
yang memilih mereka dari semula. Paulus juga berharap ketika dia berbicara Roma
1-8 pendengar di Roma baik Yahudi maupun bukan boleh tahu siapa Kristus
(keselamatan) yang kemudian diretroaktifkan kepada bangsa Israel, (ingat Roma
penjajah Yahudi). Walaupun pilihan Allah berkali-kali ditolak, Allah dengan
belas kasihanNya terus aktif bergumul dengan manusia agar mereka semua selamat,
IA tidak pernah meninggalkan kita (Immanuel)
Sekarang pilihan itupun diberikan kepada kita dimana kita bebas menentukan
mengenai keselamatan.
"God value nothing higher than freedom (power of choice) it self".
Kalau topik kebebasan berikut boleh lain waktu bahas Galatia dan Efesus
Yang lain boleh tambahkan.. nanti saya kepanjangan. .
Rgds
heru
--- On Tue, 7/8/08, pisctwentyfour <pisctwentyfour@ yahoo.com> wrote:
From: pisctwentyfour <pisctwentyfour@ yahoo.com>
Subject: [PA-DKI] KASUS BARU : HAK PILIH ITU ADA?
To: "PEMUDA ADVENT" <pemuda_advent@ yahoogroups. com>, "PA DKI" <[EMAIL
PROTECTED] com>, "pomanet pa" <[EMAIL PROTECTED] .com>
Date: Tuesday, July 8, 2008, 7:37 PM
ROMA PASAL 9, SELURUH AYAT....
(15,16) sebab Ia berfirman kepada Musa " Aku akan menaruh belas kasihan kepada
siapa Aku mau menaruh belas kasihan dan Aku akan bermurah hati kepada siapa
aku mau bermurah hati. jadi hal itu tidak tergantung kepada kehendak orang atau
usaha orang tetapi kepada kemurahan hati Allah.
PERTANYAANNYA ADALAH :
1. apakah hak pilih itu ada? karena semuanya kan tergantung kemurahan
Allah..kita memilih itu atau kita memilih ini, tapi toh keputusannya Allah
sendiri yang memiliki kemurahan?
2. sedangkan kalau kita memilih, itu kan termasuk usaha kita atau perjuangan
kita,,,, bukankan Allah sendiri mengatakan itu bukan usahamu jangan ada yang
memegahkan diri?