Menurut saya, ada banyak keuntungan dari kebijakan pemberian Nomor tempat duduk penumpang. Apa bila terjadi kecelakaan pesawat, dimana penumpangnya hangus terbakar hingga tak dikenal lagi (umumnya terjadi saat landing), maka untuk mempercepat kerja Tim Forensik mereka akan mengidentifikasi mayat/korban lewat nomer tempat duduk. Tidak jauh dari ingatan kita, jika terjadi Kejadian Kriminalitas terencana (peristiwa pembunuhan aktivis Munir atau semacamnya), maka tim penyidik kasus akan lebih mudah menentukan siapa penumpang yg berada di belakang, depan, kiri dan kanan si korban. Dan lebih penting lagi, pemberian nomor tempat duduk penumpang pesawat akan membedakan alat tranportasi ini dengan Bus 213 jurusan Grogol Kampung Melayu yg berebutan saat masuk, untuk mendapatkan posisi dekat jendela, agar terhindar dari copet. Hehehehehehe....
Rgds, --- On Thu, 9/25/08, Richan S <[EMAIL PROTECTED]> wrote: From: Richan S <[EMAIL PROTECTED]> Subject: Re: [Pemuda Advent] Re: [Pemuda Advent] INFO : Mulai Oktober, Tiket Pesawat Tanpa Seat Number Dilarang To: [email protected] Date: Thursday, September 25, 2008, 9:48 AM Lihat ini Ocehan Pemerintah kita ini : Meski demikian, dari segi keamanan sangat riskan. "Safety-nya kurang terjamin, karena bisa saja penumpang yang membawa benda-benda yang mudah meledak meletakkan barang di tempat duduk yang satu lalu dia duduk di kursi yang lain," ujarnya. (PersdaNetwork/ Hendra Gunawan) pemerintah cari-cari alasan saja yah, ini itulah hehehe.. SAFETY !! hahahahaha malu-maluin diri sendiri bicara safety ke maskapai berskala Internasional hehehe === yep, strategi airasia slalu terdepan...melampau i strategi maskapai lainnya.. aku tidak ragu dengan kemampuan mereka itu. :-D rs Philips Marbun wrote: AirAsia ga abis akal bro... Bisa aja Xpress Boarding tetap ada, dengan cara melelang 4 bangku terdepan :) Pokoknya salut deh sama Marketing Dept. nya mereka. Hehehe Salam, Philips 2008/9/25 Richan S <richansitumorang@ gmail.com> http://kompas. com/index. php/read/ xml/2008/ 09/24/2017184/ mulai.oktober. tiket.pesawat. tanpa.seat. number.dilarang JAKARTA, RABU - Pemerintah RI akan melakukan pelarangan terhadap kebijakan maskapai yang tidak memberikan nomor tempat duduk pada penumpangnya. Kebijakan no seat number ini saat ini masih diberlakukan oleh maskapai penerbangan Indonesia AirAsia. Direktur Angkutan Udara Departemen Perhubungan Tri Sunoko mengatakan, sesuai dengan Keputusan Menteri Perhubungan (KM) No 25 tahun 2008, mengenai angkutan udara, pemerintah mengharuskan setiap penumpang harus mempunyai nomor tempat duduk. "Kebijakannya bulan Oktober depan sudah dilaksanakan. Jadi AirAsia harus siap menjalankan, " kata Tri Sunoko di sela penyambutan kedatangan pesawat Airbus 320 terbaru mereka di Bandara Soekarno Hatta, Banten, Rabu (24/9). Menurut Tri Sunoko, pada satu sisi, no seat number memang sangat efisien. Karena tidak ada nomor kursi, penumpang akan lebih cepat mendapatkan tempat duduk. Mereka akan berebut mendapatkan tempat duduk tanpa mencocokkan kursi dengan nomornya. Meski demikian, dari segi keamanan sangat riskan. "Safety-nya kurang terjamin, karena bisa saja penumpang yang membawa benda-benda yang mudah meledak meletakkan barang di tempat duduk yang satu lalu dia duduk di kursi yang lain," ujarnya. (PersdaNetwork/ Hendra Gunawan) comment : hehehe, berkurang lagi pemasukan dari jual Xpress boarding hehehe -- Salam, Philips Marbun Pulomas -- Salam, Richan S

