Bro Richan, mohon info ini dari milis mana, lalu diskusinya antara siapa dan siapa, kalau boleh tau. Sebab saya perhatikan di bagian paling bawah ada membawa nama Vtcn.
Thank you 2008/10/16 Richan S <[EMAIL PROTECTED]> > FW : Amerika Tahan Banting!! > > > ":: epha ::" <[EMAIL PROTECTED]> <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > amerika terpaksa BERHUTANG pada arab saudi 200 billion > > dollar lebih. > > Amerika tidak pernah berhutang kepada negara lain karena dana yang dimiliki > oleh rakyat Amerika lebih besar daripada yang dimiliki oleh negara manapun > didunia yang digabungkan sekaligus !!! Raksasa2 pemilik sumber dana dunia > seperti Bill Gates, Rockefeller, Ford, dan masih ribuan usaha2 pribadi > rakyat Amerika yang tidak terhitung besarnya yang melebihi apa yang bisa > anda perkirakan merupakan sumber pemerintah Amerika berhutang. > > Janganlah membayangkan negara Amerika ini seperti negara ind, satu orang > seperti Bill Gates saja bisa membeli 10 negara sebesar Amerika. > Jangan berpikir bahwa pemerintah Amerika paling kuat ekonominya, karena > masih banyak pribadi2 orang Amerika yang memiliki kekayaan dan sumber > ekonomi yang melebihi kekuatan ekonomi Amerika. Mereka2 inilah yang > dinamakan kelompok kapitalist yang sering kali berusaha mendikte-kan > pemerintah Amerika. Namun karena mereka juga dalam persaingan antara sesama > kapitalistnya, maka mereka tidak bisa mendominasi untuk mendiktekan > kemauannya kepada pemerintah Amerika. > > Demikianlah, krisis seberat apapun, tidak akan menghancurkan Amerika dan > tidak akan membutuhkan Amerika untuk berhutang kepada negara manapun didunia > ini selain kepada rakyatnya sendiri. > > Banyak cara untuk mendapatkan pinjaman uang, antara lain adalah penjualan > bond. Penjualan bond juga dilakukan kepada negara2 lain diluar Amerika namun > dibatasi hanya kepada negara2 yang memiliki ikatan kontrak kerja sama dalam > mempertahankan ekonomi negara tsb oleh Amerika. Itulah sebabnya, yang bisa > membeli bond atas nama negara termasuk Jepang, China, Arab Saudia, dan > negara2 besar lainnya. > > > ":: epha ::" <[EMAIL PROTECTED]> <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > Oh, ya tentu saja dan karena itulah amerika > > mencari bahan bakar alternatif dan agar timur > > tengah tidak miskin dan kelaparan, amerika > > terpaksa BERHUTANG pada arab saudi 200 billion > > dollar lebih. Jadi kalo arab saudi jatuh miskin, > > dia tinggal nagih utang2nya amerika itu.. ^_^ > > > > Bukan, sama sekali Amerika tidak berhutang kepada Arab Saudia karena memang > ada kontrak pertahanan antara Arab Saudia dan Amerika termasuk dalam bidang > Ekonomi. Tetapi kontrak seperti ini bukan cuma dengan Arab Saudia juga > dengan Cina, Jepang, dan Eropah. Dalam krisis ekonomi Arab Saudia bukan > membantu Amerika justru sebaliknya memanfaatkan situasi ini untuk memborong > bond pemerintah Amerika karena harganya jatuh dikala pemerintah Amerika > membutuhkan dana. > Jadi adanya pengaliran dana dari Arab Saudia bukan berarti hutang melainkan > investasi dalam bond dan stock yang harganya sedang rendah. > > Artinya kalo ada krisis selalu diatasi bersama. Sekarang ini belum ada > Amerika berhutang kepada Arab Saudia karena pemerintah Amerika selalu > berhutang kepada rakyatnya sendiri.Jadi kalo anda membaca bahwa hutang > negara Amerika itu terbesar didunia, bukan berarti berhutang kepada negara > lain melainkan kepada rakyatnya sendiri baik melalui bond maupun melalui > stock. > > Jadi masih jauh angan2 anda bahwa negara Amerika dengan antek2nya akan > hancur ekonominya karena dunia kita sudah tergantung kepada Amerika disegala > bidang. Bahkan semua negara didunia tidak ada pilihan lain karena Amerika > menyebar investasinya kesemua negara2 didunia termasuk Indonesia sehingga > tak mungkin krisis ekonomi Amerika tidak menggoncangkan seluruh dunia. > > Demikianlah, situasi ini hanyalah temporer hingga pemilu berlalu dimana > kesemuanya akan kembali menuju normal lagi. Segala krisis akut ini se-mata2 > karena masalahnya tidak bisa tuntas diatasi selama presiden yang definitive > belum dipilih. Para Kapitalist dunia makin jaya, yang kesemuanya sangat > setia dan tunduk kepada Vtcn. > > -- Salam, Philips Marbun Pulomas

