Thanks. Memang bermanfaat.

GBU2

Eunice Sabuin wrote:
> 
> 
> Semoga Bermanfaat
>  
> GBU
> Ike
>  
> 
> 
> 
>  
> 
>      
> 
>     Seberapa sering Anda membiarkan orang lain mengubah mood Anda?
>     Apakah Anda
>     membiarkan supir bemo yang sembrono, pelayan yang kasar, bos yang emosi,
>     atau rekan kantor yang tidak berperasaan --- menghancurkan hatimu?
>     Terkecuali kalau Anda adalah robot; mungkin tanpa sadar seringkali Anda
>     membalas memaki/memarahi mereka. Namun, CIRI KHAS dari orang yang sukses
>     adalah seberapa cepat dia dapat kembali dia berfokus pada apa yang
>     penting.  Enam belas tahun yang lalu saya mempelajari pelajaran ini.
>     Saya
>     belajar di bagian belakang dari Taxi New York . Ini yang terjadi. Saya
>     meloncat masuk ke dalam taksi, dan kami berangkat dari Grand Central
>     Station. Kami mengemudi di jalur yang tepat, NAMUN TIBA-TIBA, sebuah
>     mobil
>     hitam melompat keluar dari ruang parkir tepat di depan kita. Supir
>     taxi-ku
>     langsung menghentak rem untuk berhenti mendadak, agak tergelincir
>     sedikit
>     dan hampir saja menabrak/ditabrak mobil lain (tinggal beberapa inchi
>     saja). Ukhh...!!!  Supir mobil lain (orang tadi yang hampir menyebabkan
>     kecelakaan besar) mengeluarkan kepalanya dari mobil dan mulai berteriak
>     kata-kata kasar pada kita. Supir taxi-ku hanya tersenyum dan melambaikan
>     tangan (dengan per-lahan2) kepada orang tadi. Saya kira, supirku ini
>     orang
----- snip for brevity -----

Kirim email ke