Pesawat Sriwijaya Air yg membawa 20 orang Rombongan anggota paduan
suara HEJ, yg akan bertolak ke Balikpapan
pd Jumat (30/10) kemarin, terpaksa harus kembali lagi ke Bandara Soekarno-Hatta
oleh karena kaca depan Kokpit sebelah kanan yg berada persis di depan Co-pilot,
mengalami retak yg cukup serius. Menurut salah seorang awak pesawat Sriwijaya,
keputusan mengembalikan penumpang ke Bandara Soekarno-Hatta semata-mata adalah
demi keselamatan penumpang. Sebab, jika perjalanan di teruskan dgn kondisi kaca
retak seperti itu, ditakutkan, kaca akan pecah dan akan terjadi kehilangan
tekanan
standar di dalam pesawat, atau terjadi perbedaan tekanan yg ekstrim di dalam
pesawat. Jika ini terjadi, tambahnya, maka penumpang akan mengalami turbulensi
di dalam pesawat. Tidak hanya itu, penetrasi udara yg sangat kencang ke dalam
ruangan Kokpit, dapat mengganggu pilot saat mengemudikan pesawat
ini.Selengkapnya baca di : http://zambrut-post.blogspot.com
Rgds,