Sahabat Indonesia yang kualitas hatinya menentukan kualitas rejekinya, berikut 
adalah resume dari acara Mario Teguh Golden Ways MetroTV, edisi 22 Agustus 
2010, 
dengan Topik “Sabar Sampai Kapan?“. Kesabaran adalah masalah hati tetapi solusi 
kesabaran dapat ditemukan dalam jalan2 yang terang. Dalam bahasan ini kita akan 
mempelajari bagaimana membangun kesabaran yang tidak lagi bertentangan dengan 
rasa hormat kepada diri kita; tetapi melalui cara pandang yang logis, sehingga 
kita menjadi pribadi yang sabar karena tujuannya jelas.
Kesabaran bukanlah sebuah sifat tetapi sebuah keputusan karena pengertian yang 
baik,  sebetulnya tidak ada orang yang punya sifat sabar.
Kesabaran adalah pengertian yang dibutuhkan untuk bersikap baik, selama 
menunggu 
hasil dari upaya kita. Pengertiannya karena upaya itu membutuhkan waktu untuk 
baik, membutuhkan do’a untuk dijawab, maka kita bersabar.
Bahwa dalam membangun kesabaran ada yang harus ditunggu, dan yang paling sering 
berhasil dalam proses menunggu adalah yang sibuk. Maka sibuk-lah dalam 
menunggu, 
karena semua orang sedang menunggu, dan yang paling akhir adalah menunggu 
kematian.
Maka jadilah pribadi yang sibuk dalam menunggu supaya hasil yang didapat sesuai.
Kesabaran ini tidak akan lengkap tanpa definisi berikutnya. Dalam menghadapi 
sebuah kesulitan, menjadikan yang tadinya sulit menjadi mudah.
Contoh sederhana, jika ada rotan dan ada akar yang lebih dahulu dipakai 
tentunya 
rotan, tetapi jika tidak ada rotan maka akarlah yang dipakai.
Ingatlah janji Tuhan “Bersama setiap kesulitan, datang kemudahan”, tetapi kita 
manusiawi sekali untuk hanya memperhatikan kesulitan.
Sehingga orang yang ramah terhadap kehidupan melihat kehidupan ini seharusnya 
mudah, karena tidak ada niatan Tuhan menyulitkan Kita.
Jadi kalau ada kesulitan itu kita seharusnya senang, karena bersamanya ada 
kemudahan hanya saja kita belum lihat. Jadi kalau datang sebuah kesulitan 
segera 
palingkan wajah anda untuk melihat kemudahannya.
Jadi kalau kita ikhlas, Tuhan itu memberikan kita kesulitan supaya hidup kita 
mudah.
Setiap orang pasti menginginkan sesuatu, tetapi belum tentu setiap orang 
berkeinginan besar dan mempunyai rencana besar; karena banyak sekali orang 
tidak 
tahu mau jadi apa.
Tuhan memiliki rencana bagi setiap jiwa dan setan sangat bersemangat 
menggagalkan jiwa muda yang dilahirkan dengan rencana besar. Untuk itu  setan 
meniupkan rasa malas ke hati anda sehingga anda gemar menunda dan ahli 
mengatakan tidak mungkin. Lalu bersahabat dan bergaul dengan sesama pemalas.
Berapa banyak orang tua yang seharusnya sekarnag menjadi pejabat tinggi, pemuka 
masyarakat, yang berpengaruh tetapi memboroskan waktu hidupnya semasa muda dan 
sekarang menyesal. Dan berapa banyak anak muda yang meniru cara yang sama, 
sekarang.
Buruknya masalah yang mengganggu anda, menunjukan besarnya rencana Tuhan bagi 
anda. Karena tidak mungkin setan mengganggu orang yang tidak direncanakan jadi 
orang besar.
Pada dasarnya semua orang pemalas, tetapi yang bisa berhasil adalah yang tetap 
bekerja walaupun dia malas.
Tidak boleh kita memaksakan sesuatu yang harusnya terjadi karena proses yang 
panjang dan baik, sekarang. Kita marah tentang kehidupan, karena kita minta 
yang 
seharusnya dicapai dengan proses yang baik, tetapi hasilnya sekarang.
Orang yang tidak punya pilihan harus bersabar kepada satu2nya pilihan. Kalau 
anda tidak suka dengan satu pilihan, jadilah pribadi yang pilihannya banyak.
Orang berabar itu harus cerdik, bukan masalah sifat tetapi masalah keputusan 
tentang pengertian yang baik.
Ada yang dinamakan istilah Jangkar Prilaku, jadi semua pengertian yang baru 
kita 
terima seyogyanya segera ditransfer dalam bentuk tindakan.
Orang yang pengetiannya dalam bentuk tindakan tidak lagi harus menghafal. 
Sehingga pikirannya terbuka luas bagi pengertian2 baru.
Orang yang kurang bertindak, kapasitas pikirannya cepat habis, orang yang 
banyak 
betindak dan menjadikan pengetian sebagai prilaku kesehariannya, ia tidak lagi 
banyak berfikir.
Orang yang menjadikan do’a-do’anya sebagai prilakunya, tidak banyak lagi dia 
harus berdo’a karena kehidupannya adalah do’a. Sehingga dia tidak lagi 
melafalkan do’a secara formal tetapi berharapan besar untuk bisa membantu orang 
yang kekurangan, maka langsung diberikan kesempatan untuk  berejeki baik, bagi 
sedekah yang lebih besar.
Jika anda bertemu orang, selalu temukan cara supaya orang itu menyukai dirinya 
sendiri. Jika anda menemukan cara terhadap orang lain untuk melihat dirinya 
berdiri dibawah sinar yang lebih terang, anda akan dicintai orang, anda akan 
dilibatkan dalam pergaulan2 baik, anda akan lebih dicintai istri anda.
Maka mulai dari sekarang, lihatlah setiap orang sebagai target penggembiraan. 
Dan tanpa sadar kita membangun kekuatan diluar diri kita,untuk membantu kita 
menjadi pribadi yang gembira.
Kalau anda mengeluh tentang lambannya kehidupan, maka cek yang anda kerjakan. 
Apakah keinginan anda besar tetapi yang anda lakukan kecil?, Jika jawabannya 
‘ya’ maka anda sulit bersabar.
Inginkan yang besar, perhatikan orang lain bagaimana mencapai kebesaran, 
ikhlaslah rayakan kehebatan orang lain, jangan dengki orang berhasil.
Iri itu bahaya, karena membuat kita dengki orang kaya, padahal tidak semua 
orang 
kaya, kaya dengan ketidak-jujuran.
Salah satu cara untuk mengenali diri dan kemudian tubuh adalah mengakui 
kehebatan orang lain. Dengannya kita lebih ikhlas melihat diri sebagai pribadi 
yang harus belajar.
Jadi kalau yang kita inginkan besar, maka tertariklah kepada orang2 yang 
berhasil melakukan hal2 yang besar; lalu tiru-lah dia. Meniru sesuatu sesuatu 
yang baik, membuat yang lemah dalam kehidupan kita lemah. Sehingga jika kita 
bersabar, kita bersabar dalam perjalanan naik. Bukan bersabar menyesuaikan diri 
dengan kelemahan.
Semua keberhasilan terbaik anda datang setelah kekecewaan yang anda hadapi 
dengan sabar. Jika kita sudah jujur, sudah bekerja keras, sudah patuh sama 
Tuhan 
tetapi belum berhasil, tidak ada cara lain kecuali bersabar.
Kita akan bersabar selama kesabaran dibutuhkan, sampai kapanpun tidak ada 
batasnya.
Tuhan berjanji “Bersama kesulitan ada kemudahan” dan janji itu diulang dua 
kali. 
Marilah kita membiasakan diri untuk menerima kesulitan dengan damai, lalu 
menjernihkan pikiran untuk melihat kemudahan yang datang bersama kesulitan.
Kapanpun kesulitan itu datang kepada anda, upayakanlah untuk mencari hal2 yang 
sekarang menjadi mudah bagi anda. Lalu perhatikan apa yang terjadi.
Demikian resume singkat dari Mario Teguh Golden Ways dengan Topik  ”Sabar 
Sampai 
Kapan?“ .
Jika sekiranya didapati kekurangan – suatu kebahagiaan bagi kami, apabila 
sahabat sekalian berkenan mengoreksi serta menyempurnakannya.
Jika sahabat ingin mendengarkan kembali audio rekaman lengkap-nya, sahabat bisa 
unduh file audio-nya disini.
 Salam

Maxwel Kapitan

<<send from BerryBerry Pinjaman, Pulsa Baru Minjam dan sinyal timbul tenggelam, 
meski dekat BTS TELKOMSEL>> 


Kirim email ke