Minggu lalu saya menghadiri rapat yang dipimpin Dirjen PBN. Dalam waktu dekat diputuskan untuk mengundang sejumlah Kakanwil, KaKPPN dan Operator KPPN untuk mendiskusikan beberapa topik bahasan yang akan diangkat dalam rapim Maret 2007. Pada waktu itu diajukan 4 topik bahasan untuk bahan rapim, yakni MPN, TSA, Reposisi dan perubahan di Kantor Instansi Vertikal, dan KPPN Percontohan. Dirjen PBN menghendaki supaya semua permasalahan MPN yang ada dapat segera diselesaikan. Beliau mengatakan bahwa laporan yang diterima dari Kakanwil cenderung mengatakan bahwa masalah MPN tidak seheboh seperti selama ini yang diramaikan oleh banyak orang. Sementara laporan dari bawah (operator KPPN) cenderung mengatakan ada banyak masalah MPN. Dirjen PBN minta supaya diberikan potret masalah MPN yang sesungguhnya terjadi di lapangan, terutama yang berdampak pada bermasalahnya LKP KPPN. Menyinggung reposisi Kanwil, Dirjen a.l. mempertanyakan apakah Bidang PA I dan PA II perlu digabung menjadi satu bidang. Mengenai KPPN percontohan, Dirjen PBN menghendaki supaya implementasi 6 KPPN percontohan (Jkt2, bdg2,Smg2,Sby2,Mksr2, Medan2). Bahan Rapim dan PMK134 dapat didonlot di ftp://ftp1.perbendaharaan.go.id/Bahan%20Rapim%20dan%20PMK%20134/ Perihal permintaan Sekjen Depkeu ttg penyusunan (revisi) SOP, analisa norma waktu dan beban kerja di lingkungan Ditjen PBN yang akan dikaitkan dengan besaran TKT, nampaknya tahun ini Dirjen PBN memutuskan untuk membatasi hanya (revisi) SOP KPPN yang akan disiapkan dan diharapkan akhir Maret sudah diserahkan ke Sekjen. OTL dalam hal ini bekerja dengan 3 KPPN di Jakarta untuk menyelesaikan SOP baru KPPN tsb. Salam, budisan
--------------------------------- Any questions? Get answers on any topic at Yahoo! Answers. Try it now. [Non-text portions of this message have been removed]
