Kinerja yang baik dan memiliki Kredibel merupakan tuntutan atau
tanggung jawab yang harus diemban oleh setiap Pegawai Departemen
Keuangan, terutama para Pegawai yang direkrut dari Badan Pendidikan
dan Pelatihan Keuangan dengan almamater STAN, yang lulusan nya
merupakan Aset Negara.

Di  sisi lain secara psikologis seperti yang sering kita lihat di
media elektronik maupun media massa banyak kita jumpai kasus atau
kejadian yang berawal dampak dari depresi atau kejenuhan dan rasa
kecewa yang dapat dialami setiap manusia baik dalam kehidupan rumah
tangga, pekerjaan, bahkan cinta. Depresi atau stress yang berlebih ini
dapat menyerang siapapun manusia di dunia ini, baik kita sadari
ataupun tidak. Kasus penembakan Polisi kepada atasannya, bunuh dri
massal, merupakan sedikit dampak depresi dari yang kita ketahui.

Inti dari uraian saya diatas adalah dari semua keluhan pegawai ( yang
tempat grow up dan latar belakang pendidikannya di  daerah jawa /
sumatera) yang sedikit banyak mempengaruhi semangat kerja dan
psikologis pegawai sebagai manusia, apakah tidak lebih bijaksana jika
rekruitmen dan penempatan / mutasi pegawai di DJPBN juga fokus pada
proporsi asal kampung halaman, latar belakang dan tempat pendidikan
BPPK dari calon Pegawai yang akan diangkat / ditempatkan /
dimutasikan, secara kemanusiaan hal ini akan mengurangi depresi yang
sering dialami oleh pegawai prodip yang memiliki kampung halaman yang
terlalu jauh dari lingkungan yang familiar dan bahkan mendapatkan
tempat tugas yang mereka sendiri tidak pernah mendengar namanya.
Terkadang tanpa kami sadari kinerja dan kredibilitas yang kami miliki
mungkin perlahan terkikis oleh derasnya terpaan depresi dan stress
yang berkepanjangan karena harus berhadapan dengan kehidupan sosial
budaya yang sangat tidak familiar serta fasilitas hiburan keluarga dan
pendidikan yang sangat minim bagi karir dan kehidupan kami. 

Mohon kita semua terutama "Pengolah" sistem kepegawaian dapat
"rumangsa handarbeni" terhadap kehidupan dan karier kami pegawai
Prodip DJPBN asal Jawa / Sumatera yang sudah bertugas 3,5 tahun lebih
di Tanah Papua dan Wilayah  Ambon.

Loyalitas kami sudah teruji, dengan tidak keluarnya kami dari DJPBN
diantara maraknya "penerimaan siluman" untuk meninggalkan DJPBN ke
Direktorat2 baru.





Kirim email ke