pernah kutanyakan pada salah satu dewa di sana apasih hebatnya kita ini sampe 
harus dapat perlakuan "khusus" dalam arti negatif, kenapa tidak diimbangi 
dengan perlakuan "khusus" dalam arti positif,  saya tanyakan juga kenapa kita 
gak disamakan aja kaya pegawai lainnya tanpa harus melihat kita ini Prudip atau 
bukan Prudip, di banyak kantor rekan lulusan smp sma bisa tenang, mapan, damai 
sejahtera, bisa berncana hidupnya, dapet pinjam bank empat  taun sekali, bisa  
nyari usaha sampingan karena settled down gitu.. tapi sang dewa tak menjawab, 
dan memang sang dewa gak perlu jawab karena dia adalah dewa...   

zamzam

mangappu_p <[EMAIL PROTECTED]> wrote:                                  Dulu 
pada saat saya di Kanwil Pontianak, saya sering mendengar 
 statemen dari pimpinan bahwa para pejabat harus siap mental 
 dan "mental"dalam menghadapi mutasi. Namun belakangan ini ungkapan 
 dimaksud juga berlaku bagi pelaksana prodip  dan sepertinya gelar 
 prodip ga akan hilang sampe pensiun. 
 
 Tolonglah kami agar para pelaksana prodip benar-benar didengarkan.  
 Katanya Prodip itu ujung tombak dan kalo ga ada prodip maka suatu 
 kantor ga jalan.
 
 saran saya kalo memang mutasi pelaksana prodip masih terus 
 dilaksanakan maka 
 1.kepada mereka harus diberi fasilitas paling tidak ada mess di
   setiap KPPN. (kalau disuatu KPPN tidak ada mess bagi pelaksana 
   maka Kantor Pusat harus memberikan uang untuk sewa rumah)
 2.harus ada jangka waktu yang jelas untuk berapa lama pelaksana 
   tersebut di kppn terutama bagi mereka yang bekerja KPPN daerah 
   terpencil
 3.Kantor Pusat harus membuat daftar klasifikasi KPPN yang 
   menjelaskan tipe KPPN serta masa tugas seorang pelaksa prodip 
   diKPPN tersebut untuk diketahui semua pegawai.
 4.setelah menjalani masa ikatan dinas (istilahnya bayar utanglah 
   karna selama kuliah tidak bayar), pelaksana tersebut dapat meminta 
   pindah ke daerah asalnya atau daerah terdekat secara hirarkis 
   melalui kepala KPPN. (atau bisa juga meminta tidak dimutasi lagi  
   karna dia sudah betah didaerah itu)
 
 Best Regards
 
 
     
                       

       
---------------------------------
Kunjungi halaman depan Yahoo! Indonesia yang baru!
       
---------------------------------
Kunjungi halaman depan Yahoo! Indonesia yang baru!

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke