terimakasih gambaran nya tentang kppn filial di Banda Aceh. 
  kalau begitu, memang saya yang ketinggalan informasi
  rupanya hanya 17 orang pegawai di KPPN Khusus Banda Aceh ya. 
  dan hanya 1 - 2 orang dikirim ke tiga remote area (nias, meulaboh, dan 
lhokseumawe) utk mengoperasikan kppn filial.
  bagus lah kalo memang sudah bisa ditingkatkan pelayanan kepada 3 remote area 
tsb.. 
  cuma sayang masih terlalu mahal biaya untuk lintas artha nya. 
  per bulan 40 juta berarti per tahun 480 juta (setengah miliar)
  memang sebetulnya untuk menangani dana moratorium (40 triliun?)cost setengah 
miliar tidak ada artinya 
  namun tentu nya tidak cocok lagi kalau hanya untuk membayar belanja dari DIPA 
yang kecil kecilan 
  biasanya di daerah remote yang dibayarkan hanya belanja atas DIPA DIPA yang 
nilai nya kecil, 
   
  harapan saya, 
  kedepan kita bisa mencari solusi utk mendapatkan cost and benefit yang 
wajar.. 
  sehingga pembentukan kppn filial di daerah lain dapat di selenggarakan.. 
  artinya kalau yang dilayani per bulan tidak mencapai 1 miliar 
  kita gunakan sistem yang lain yang lebih murah
  yang tidak membutuhkan dana 40 juta per bulan.
  rasa rasanya hal ini sudah menjadi pemikiran para pimpinan DJPB yang menekuni 
bidang IT.
  dan mudah2an dalam waktu dekat sudah didapatkan solusi nya. 
  sekali lagi terimakasih pak Mamat Bowo.. (di Aceh ya) dan selamat bekerja. 
   
   
   
   
   
   
  

mamat bowo <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
  Sekedar memberi gambaran tentang, kppn fillial yang berada di bawah KPPN 
Khusus Banda Aceh.
Sepengetahuan saya sekarang KPPN Khusus Banda Aceh dengan 17 personil termasuk 
Kepala Kantor dan Seksi ditambah 7 Tenaga honorer telah mempunyai 3 KPPN 
Fillial yang berada di Nias, Meulaboh dan terakhir Lhokseumawe yang baru 
diresmikan tanggal 17 April 2007 oleh Sekretaris Ditjen Perbendaharaan. Masing 
- masing kantor fillial dikirim satu orang pegawai dan bertugas selama 2 minggu 
secara bergiliran.

Masing-masing pegawai di kantaor fillial mempunyai tugas untuk mengecek 
kebenaran SPM yang diajukan oleh masing-masing Satker dengan dibantu sarana 
pendukung seperti karwas kontrak, karwas pagu, specimen tandatangan dan 
peraturan2 lainnya yang mendukung pelaksanaan tugas. Sarana pendukung tersebut 
dapat dengan mudah dilihiat di website kppn khusus dengan nama domain 
www.danarrapbn.org Server domain tersebut berada di KPPN Khusus Banda Aceh 
sebagai KPPN induk. 

Teknis Pekarjaan yang dilakukan Oleh Pegawai yang bertugas di KPPN Fillian 
adalah sebagai berikut :
1. Mengecek Kebenaran SPM beserta data pendukungnay yang diajukan oleh Satker 
sesuai dengan ketentuan yang berlaku;
2. Setelah SPM dinyatakan benar petugas di KPPN Fillial memasukan ADK spm ke 
aplikasi SP2D stay alone untuk meneliti kebenarannya sesuai dengan hard copy 
SPM yang diajukan.;
3. Apabila ADK sudah benar sesuai dengan hard copy, ADK-ADK spm dimaksud 
dikirim pada saat itu juga melalui email beserta daftar nominatifnya ke KPPN 
induk dengan email tersendiri/rahasia (yang dijamin keamanannya) untuk diproses 
menjadi konsep sekaligus net SP2D .

untuk dapat mengoperasikan teknis pekerjaan dimaksud KPPN Induk dan KPPN 
Fillial didukung oleh jaringan internet (V-SAT) dengan menggunakan jasa layanan 
internet provider PT.Lintas Arta. Biaya Sewa untuk KPPN Khusus Banda Aceh dan 
KPPN Fillial seluruhnya berjumlah kurang lebih Rp. 40.000.000,- juta per bulan.

Demikian Sebagai tambahan Informasi







__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around 
http://mail.yahoo.com 

[Non-text portions of this message have been removed]




Yahoo! Groups Links





       
---------------------------------
Ahhh...imagining that irresistible "new car" smell?
 Check outnew cars at Yahoo! Autos.

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke