untuk ikut seleksi S1 apa nggak boleh ndobel dengan tes D4? Kira-kira
bgmn ya?





--- In [email protected], "arief-p." <[EMAIL PROTECTED]> 
wrote:
>
> Baca baik-baik dulu aturannya mas.... Jangan langsung 
> menghakimi...
> 
> 
> On Mon, 30 Apr 2007 03:23:40 -0000
>   "m_irsyad2303" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> > Memang sudah nasibnya para alumus UT. Sudah susah payah 
> >lulusnya,
> > ijasahnya ggak dihargai. Mungkin saja pejabat di 
> >pengembangan masih
> > model2 pejabat 'JADUL' minjem istilahnya Mas Khobir. 
> >Alias Pejabat
> > jaman dulu yang gak pro perubahan. Saya setuju dg Setyo 
> >Utomo. Mas ato
> > dik saya gak tahu. Lulusan UT soal kualitas bisa 
> >ditandingkan dengan
> > lulusan PT yg lain. Saya sendiri lulusan UT. Beberapa 
> >tahun yg lalu
> > ketika Subbag Pengembangan Pegawai ngadain test TPA buat 
> >para sarjana
> > di DJPBN saya memperoleh nilai yg bagus. Dari 500 an yg 
> >ditest saya
> > diurutan 70 an. Jadi menurut saya lulusan UT layak untuk 
> >ikut test bea
> > siswa S2. Buat subbag pengembangan pegawai; anda jangan 
> >jadi pejabat
> > JADUL. Buktikan anda pro perubahan. Buat alumni UT; mari 
> >kita galang
> > kekuatan dan kekompakan utnuk mendobrak tradisi yang 
> >kolot ini
> > 
> > --- In [email protected], SETYO UTOMO 
> ><in_setyo@>
> > wrote:
> >>
> >> Program S1 dan S2 Ditjen Perbendaharaan adalah gebrakan 
> >>yang cukup
> > bagus yang dibuat Bag. Kepegawaian. Dengan Bea Siswa 
> >yang khusus
> > diberikan untuk Pegawai DJPBN akan memberikan kesempatan
> > seluas-luasnya bagi pegawai DJPBN untuk mengembangkan 
> >karirnya.
> >> 
> >> Namun ada bebarapa persyaratan yang tidak bisa 
> >>mengakomodir semua
> > aspirasi pegawai, seperti:
> >> 1. Untuk Lulusan D1 yang mau ke S1 tidak bisa ikut 
> >>mendaftar, karena
> > terkendala harus D3
> >> 2. Untuk Lulusan S1 UT yang mau ke S2 tidak bisa ikut 
> >>mendaftar
> > karena terkendala IP dan Tofel
> >> 
> >> Mungkin akan lebih baik jika persyaratannya dibuat 
> >>terbuka saja,
> > semua lulusan D1 bisa ikut mendaftar demikian juga 
> >dengan Semua
> > lulusan S2 tanpa syarat IP dan Tofel. Jadi yang penting 
> >punya ijazah
> > /D1/D3/S1. Tidak perlu ada persyaratan tambahan yang 
> >akan yang bisa
> > menimbulkan kecemburuan sosial.
> >> 
> >> Belum tentu juga yang lulusan D1 lebih "bodoh" daripada 
> >>D3, demikian
> > juga untuk lulusan S1 UT yang rata-rata IPnya rendah 
> >belum tentu 
> > lebih  bodoh daripada  lulusan  Ektension  atau  Swasta.
> >> 
> >> Bahkan kalau boleh saya ngomong lulusan UT itu, 
> >>kualifikasi
> > lulusannya lebih bagus daripada lainnya, karena 
> >rata-rata untuk bisa
> > lulus itu benar-benar perlu usaha keras.  Hal ini 
> >berbeda sekali
> > dengan Lulusan Ektension atau Swasta, yang kadang-kadang 
> >IP dan Ijazah
> > bisa dibeli. (Maaf..tidak semua sih, cuma kebanyakan).
> >> 
> >> Kalau nggak percaya, coba lihat saja yang lulus UPKP V, 
> >>kebanyakan
> > adalah lulusan UT. Karena apa? karena Sistem belajarnya 
> >UPKP sama
> > dengan UT, jadi bukan hal yang aneh bagi lulusan UT.
> >> 
> >> Mungkin yang dikhawatirkan Bag. Pengembangan Pegawai 
> >>jika
> > persyaratannya dibuat terbuka adalah jumlah pendaftar 
> >akan membludak.
> > Sebenarnya hal tersebut tidak perlu  dijadikan alasan, 
> >toh belum
> > tentu juga pendaftarnya akan membludak. Kenapa?
> >> 1. Untuk  ikut Tes  dibutuhkan Rokumendasi dari Kepala 
> >>Kantor  dan
> > biayanya  juga ditanggung sendiri. 
> >> 2. Bukankah semakin banyak yang mendaftar,  kualitas 
> >>lulusannya akan
> > lebih baik. Jadi kenapa harus dibatasi.
> >> 
> >> Kesimpulannya: Almamater lulusan dan IP tidak bisa 
> >>dijadikan patokan
> > untuk memilih Pegawai yang Handal dan Berkualitas. 
> >Mudah-mudahan ini
> > bisa jadi masukan bagi Pengembangan Pegawai. 
> >>  Kenapa harus khawatir? bukankah selama Tes biaya   
> >> 
> >>    
> >> irh mut <abi_syadza@> wrote: 
> >>                                
> > Assalamu'alaikum wrwb
> >>    Beasiswa S1 dan S2 udah dibuka kembali....
> >>    maksud hati ingin sekali ikut serta seleksi beasiswa 
> >>S1, namun
> > ternyata  syarat tidak memungkinkan...apakah bapak bapak 
> >di
> > pengembangan  kepegawaian tidak bisa mengubah syarat 
> >khusus sehingga
> > bisa  mengakomodir lulusan D1 untuk dapat juga menikmati 
> >beasiswa
> > tersebut???  mungkin saja temen temen lulusan D1 
> >memiliki kualifikasi
> > yang lebih  baik dari pada D3 hehehehe...meskipun 
> >mungkin pertimbangan
> > lama  pendidikan menjadi hal pokok dalam beasiswa S1 
> >tersebut. namun
> > sekali  lagi terima kasih untuk Ditjen Perbendaharaan 
> >atas adanya
> > beasiswa  tersebut................
> >>    
> >>    love from Banda Aceh
> >>  
> >>  wassalam
> >>  angga firmansyah <shiro_blue_boy@> wrote: 
> >>                     
> >                           wah kayaknya boleh juga.. biar 
> >kita bisa
> > mengkritik 
> >>    sekalian tentang peraturan" yg keluar ato menanyakan 
> >>    peraturan" yg dirasa blm jelas... tapi siapa yg mo 
> >>bikin 
> >>    ???
> >>    
> >>    On Fri, 27 Apr 2007 04:01:37 -0000
> >>      "amirsyahya" <amirsyahya@> wrote:
> >>    > Sekadar usul,
> >>    > kayaknya perlu dibentuk semacam LBH atau organisasi 
> >>or 
> >>    >forum yang 
> >>    > mungkin bisa mengasistensi para pegawai DJPBN untuk 
> >>    >"melawan" atau 
> >>    > mengkritisi kebijakan DJPBN yang dirasakan tidak 
> >>adil, 
> >>    >tentu saja 
> >>    > terlebih dahulu semua permasalahan dikaji secara 
> >>    >mendalam. Bila hasil 
> >>    > kajian menyimpulkan suatu kebijakan tidak adil, 
> >>    >bertentanan dengan 
> >>    > HAM,hukum dan peraturan yang lebih tinggi maka bisa 
> >>    >ditempuh jalur 
> >>    > semacam somasi, permintaah klarifikasi hingga 
> >>menuntut 
> >>    >ke PTUN.
> >>    > 
> >>    > Masalahnya kita perlu orang2 yang mengerti hukum or 
> >>    >lawyer yang murah 
> >>    > apalagi gratisan. Apa ada yang tahu LBH yang bisa 
> >>diajak 
> >>    >kerjasama?
> >>    > 
> >>    > Gimana? Apa perlu kita bentuk lembaga/forum 
> >>asistensi 
> >>    >ini?
> >>    > 
> >>    > 
> >>    > 
> >>    > 
> >>    > Yahoo! Groups Links
> >>    > 
> >>    > 
> >>    > 
> >>    
> >>    ----------------------------------------------------------
> >>    Mari bergabung dalam e-community kami di 
> >>www.manggamuda.com  .
> > Kamu akan bertemu teman-teman baru, berbagi cerita, 
> >mendapatkan 
> > info-info menarik dan masih banyak lagi hal-hal menarik 
> >lainnya.
> > Tunggu  apa lagi, buruan ke ManggaMuda!!! See you there 
> >:)
> >>    ----------------------------------------------------------
> >>    
> >>        
> >>                                      
> >>  
> >>  ---------------------------------
> >>  Ahhh...imagining that irresistible "new car" smell?
> >>   Check outnew cars at Yahoo! Autos.
> >>  
> >>  [Non-text portions of this message have been removed]
> >>  
> >>  
> >>      
> >>                        
> >> 
> >>        
> >> ---------------------------------
> >> Kunjungi halaman depan Yahoo! Indonesia yang baru!
> >> 
> >> [Non-text portions of this message have been removed]
> >>
> > 
> > 
> 
>
========================================================================================
> Mari bergabung dalam e-community kami di www.manggamuda.com. Kamu
akan bertemu teman-teman baru, berbagi cerita, mendapatkan info-info
menarik dan masih banyak lagi hal-hal menarik lainnya.  Tunggu apa
lagi, buruan ke ManggaMuda!!! See you there :)
>
========================================================================================
>


Kirim email ke