Wah...kondisinya sama tuh dengan yang kami alami di KPPN XYZ. KPPN XYZ
berada di ujung utara pulau sulawesi dan baru berdiri terhitung April
2006.Bahkan mungkin boleh dibilang kondisi kami lebih memprihatinkan
dengan  apa yg ditulis oleh mas (atau pak) arif.

Kepala kantor kami, sebut saja Bapak Fulan, baru menjabat kepala
kantor KPPN XYZ terhitung pertengahan februari 2007. Bapak Fulan telah
membuat kebijakan internal yang membuat kami sedikit kesal. Beliau
melarang para pegawai untuk datang ke kantor pada hari sabtu-minggu
atau hari libur lainnya.Dan juga melarang pegawainya berada di kantor
melebihi pukul 19.30 WITA. Katanya hal ini dilakukan untuk penghematan
listrik.

Kita tentunya semua tahu bahwa anak2 prodip yang jauh dari peradaban
menganggap internet adalah sebagai sarana hiburan terbaik untuk
mendapatkan informasi dari dunia luar. Bahkan boleh dibilang internet
itu sudah bukan lagi barang mewah bagi anak2 prodip,tetapi sudah
menjadi kebutuhan bagi bagi mereka.

Banyak website yang di block oleh orang2 pusat pada jam kerja. Hal ini
mengakibatkan sulitnya mendapatkan informasi secara luas. Pemikiran
ini masih dianggap wajar karena takut mengganggu irama kerja para
pegawai. Tetapi tidak pernah terpikirkan oleh mereka kalau ada di
antara rekan2 yg mungkin akan menghadapi kondisi seperti yang dialami
oleh kami, mas arif, dan mungkin masih ada rekan2 laennya di mana
tidak memperoleh kesempatan untuk menikmati internet di kantor pada
hari sabtu-minggu.

Warnet....di kota kecil kami hanya ada 3
warnet.Aksesnya...?Wuiiiihh...Kecepatan akses warnetnya amatlah jauh
di bawah kecepatan rata2 warnet di jakarta. Dan juga lebih lambat
dibandingkan akses internet kantor. Harga warnet.....?Tarif warnet
rata2 berkisar Rp.7.000,- per jam. Tentunya kondisi demikian membuat
kami malas mendatangi warnet.Pfftttt......




--- In [email protected], "arief" <[EMAIL PROTECTED]>
wrote:
>
> Postingan ini bukan keluhan, hanya sekedar berbagi cerita tentang
> keadaan di kantor kami KPPN Antahberantah (tidak perlu diketahui).
> 
> Tadi malam saya lembur di kantor karena Jum'at kemaren belum sempet
> nyusun tumpukan SSP yang datang agak kesorean dari cabang bank di
> sebrang pulau. Seperti biasa saya selalu menyalakan komputer dan
> aktivkan YM. Saat saya lagi asyik nyusun SSP datang Pak Amat (nama
> samaran) sang penjaga kantor di waktu malam. Kata Pak Amat barusan
> dibilangin sama Pak KK "Arif lagi ngapain? Suruh Pulang! ini kantor
> bukan warnet.." Itu yang disampaikan Pak Amat kepada saya.
> 
> Sekali lagi ini bukan keluhan, hanya sharing pengalaman saja. Silakan
> teman2 milis menyimpulkan sendiri keadaan di sini. Bagi temen2 yang
> tahu di mana kantor kami, tolong jangan disebarluaskan. Dan bagi yang
> belum tahu tidak usah cari tahu. Saya hanya ingin bertanya pada
> temen2, kalo ngenet malam hari di kantor itu dilarang trus kira2 ada
> hiburan apa lagi di pulau kecil ini? Ada Ide??
>


Kirim email ke