Besok mungkin gaji ke-13 bisa dicairkan. Aku sangat senang. Apalagi klo ditambah TC. Rencana Pulang Kampung tentu bisa lebih Indah. Bisa nyagoni mbahku yang dah tua dan sakit-sakitan.
Tapi di ruangan sekretaris tergurat dua lembar wajah yang sedih. Ketika kakak kelas mereka menerima berkah ke-13, mereka hanya bisa melihat saja. Mereka keliahatan kecewa meskipun tak pernah mereka tampakkan. Bukan itu saja, TMT mereka juga blum jelas. Entah kapan itu. Mereka bercerita kepadaku. Jika Lebaran belum dapet rapelan, tentu mereka tak kan sanggup untuk pulang. Boro2 buat nyangoni keluarga mereka yang hidup pas-pasan, untuk tiket pesawat aja mungkin ga mampu. Mereka adalah harapan keluarga mereka. Bahkan salah satu dari mereka berujar. Ia dah pesen buat "ngrepotin" penjual nasi di depan kantor. "Pak X, besok klo saya lebaran ga pulang, saya numpang makan disini ya"!. Maklum ia dari keluarga kurang mampu. Selain ga punya biaya, ia juga malu klo sampai pulang kampung ga bisa nyangoni keluarga. Ya 4jj1, bantulah mereka. Saya yakin ini hanya sebagian kecil dari cobaanMu. Tentu mereka akan mendapatkan balasan yang jauh lebih terhormat dibanding orang2 yang telah mendzalimi mereka!!! AMIEN!!!
