Assalamualaikum Wr.Wb. Selamat malam miliser di manapun anda berada. Ijinkan saya menyampaikan selamat atas keberhasilan rekan-rekan 'pengawal' perubahan DJPB BARU! Semoga amanah dan 'klimak' perubahan dapat kita rasakan semua.
Untuk Kang Khobir dosen terbang dari Perth, mangga atuh kang kalo mau send ke milis, kan sekarang akang yang 'menyandang' gelar dosen. Saya pasrah deh sama akang, Bongkok-an. Untuk kang Dedi dan Kang Zamzam, saya di Jl. Bethesda No 6 Manado, sementara ini pake kantor punya Pajak, sebentar lagi pindah ke GKN Manado. Jangan bandingkan dengan KPPN, walau Marisa sekalipun, di sini belum ada VPN (Virtual Private Network) untuk OL internet, dan rata-rata belum 'ngeh' kalo Anggaran sudah pecah jadi Anggaran, Perbendaharan dan Perimbangan Keuangan. Jadi saya sempat bikin sedikit 'pencerahan' untuk komunitas baru saya, dan mereka rata-rata terkagum-kagum dengan 'gawean' besar pejabat-pejabat Depkeu yang pro perubahan. Yang menarik, ketika ada yang bertanya : "Kenapa sih pindah, bukannya di sana akan menjadi lebih modern dan profesional dalam pelayanan publik?" DENG!!! (That's an interesting Question) bingung juga menjawab, tapi nggak lama saya jawab : "Saya ingin mencari tantangan baru, karena saya merasa saya masih ingin mempelajari hal-hal lain di luar pelayanan oleh DJPB, kalo mungkin ke Pajak, Bea Cukai dan pemeriksa sekalipun kenapa tidak". Saya ingin terus belajar, belajar dan belajar. Karena belajar dan menjadi pintar akan membuat kita dapat melihat 'sesuatu' dari berbagai sudut, dan mudah-mudahan semakin banyak ilmu kita semakin tawaddu dan yakin bahwa ilmu yang kita miliki ibarat setitik air dari selautan ilmu yang Alloh SWT punya. Untuk semua teman-teman di Marisa, tidak ada kata yang patut saya ucapkan selain sejuta terimakasih dan semilyar permohonan maaf bila 'kolaborasi' kita selama 9 bulan yang penuh kesan ini tidak sesuai dengan target yang telah kita rencanakan. Jauh di lubuk hati saya, saya akan mengenang Marisa sebagai salah satu tempat yang memberi warna atas hidup dan kehidupan saya. Semoga Alloh SWT menjaga tali silaturahmi kita sampai ajal datang menjelang, Amin. Maaf kemarin sibuk nyari kos dan nyari tempat makan yang cocok buat muslim seperti saya, tapi alhamdulillah saya dibantu Pak Sofyan dan rekan saya Erwin alumni KPPN Jakarta I. Terimakasih juga untuk Pak Eddy, Kabid Aklap Kanwil DJPB Manado yang sudah banyak membantu dan berjanji membimbing saya yang mungkin besok 'resmi' jadi stakeholder KPPN wajah baru. Saya sudah ikutan lihat pengumuman KPPN Prima, selamat dan sukses buat semua teman-teman miliser, dan jangan patah semangat untuk yang belum beruntung. Kalau miliser yang saat ini 'belum beruntung' tetapi kinerja KPPN nya jauh lebih Prima, wah saya salut dua jempol. Seperti contoh kasus yang saya baca di Manado Post, di mana ada sekolah non unggulan yang memiliki siswa dengan Nilai UAN tertinggi jauh melebihi sekolah unggulan yang digadang-gadang dan diberikan 'privelege lebih' dari entitas pendidikan di daerah ini. Bahkan rata-rata nilai ujian UAN sekolah non unggulan, jauh lebih tinggi dibanding sekolah yang unggulan. Jadi yang dapat 'privilege' jangan terlena, sedangkan yang belum dapat 'privilege' mari bersaing sehat untuk memberikan pelayanan terbaik. Saya tidak ingin meng-analogikan kasus ini untuk KPPN Prima dan Reguler (Non Prima). Tapi yakinlah, 'beban' berat dan sorotan jauh lebih banyak di KPPN Prima, sementara yang belum menjadi prima kan bisa nothing to loose (tanpa beban) tapi, eiiit...tetap dengan semangat pelayanan prima walau dengan KPPN reguler. Mohon doa dan bimbingan dari semua miliser di manapun anda berada. Sekali lagi, berikan yang terbaik untuk Indonesia di manapun anda berada, bekerja dan berkarya. Wassalamualaikum WrWb Salam Perubahan Adin-Somewhere at North Celebes.
