Assalamu'alaikum Wr. Wb.

Apa benar yang gak lulus brarti tidak siap berubah??? mencermati 
postingan temen2 sebelumnya (yang juga gak lulus) mereka termasuk 
orang2 yang menginginkan perubahan di DJPB.

Banyak dari teman2 qt yang udah jengah dengan paradigma lama di KPPN 
(kalo bisa dipersulit,...kenapa harus dipermudah) dan menginginkan 
suasana baru yang jauh dari KKN.

Kesimpulannya,...yang gak lulus bukan berarti gak mau 
berubah,...cuman belum dikasih jalan aja.
hehehe...

Wassalam.

--- In [email protected], "lion" <[EMAIL PROTECTED]> 
wrote:
>
> kenapa ada cadangan?
> menurut dari seminar kemaren, yang lulus itu artinya siap menjalani
> perubahan saat ini atau kondisi cepat. nah untuk yang cadangan 
berarti
> siap mengalami perubahan tapi perlu training lebih lanjut atau waktu
> sedikit lebih lama dari yang lulus.
> 
> bisa diartikan bahwa yang tidak ada namanya alias ga lulus 
dinyatakan
> tidak siap berubah sekurang-kurangnya dalam 5 tahun. 
> 
> itu menurut catatan saya.. benar salahnya tetap pak Siswo yang 
paling
> benar.
> 
> salam GAWAT
> S. Gautama
> 
> --- In [email protected], Goodman_neverdies
> <goodman_neverdies@> wrote:
> >
> > Yth para miliser,
> >   Mohon maaf rupanya selama ini saya bersikap kurang sopan, karena
> tidak pernah menyapa para miliser satu persatu. Kang Kobir, kang 
dedi,
> P Hari, P Budisan, Jamoer, P Rinar, Adin somewhere, godwin,
> wongklaten,.om soldier, wahyu.... semuanyaaaaa selamat pagi dan 
salam
> kenal (Tuh khan jadi kepanjangan, nda biasa sih...)
> >   Membaca hasil pengumuman seleksi tahap I ada sesuatu yang
> mengganjal di hati saya. Pertanyaannya adalah: Kenapa harus (ada)
> cadangan??? (tanda tanya 3x dan besar besar he  he he).
> >   Sidang miliser tentu kenal dengan sosok Ronaldo, Ronaldinho,
> Rooney, Van Nistelrooy, David Beckham, Zidane, dan tokoh sepak bola
> top lainnya. Mereka hampir semuanya pernah masuk dalam bangku
> cadangan. Pertanyaannya: apakah mereka tidak kualified sehingga 
harus
> dibangku cadangkan? Jawabannya adalah tidak. Mereka kualified bahkan
> lebih bagus dari  pemain yang tengah bertanding di lapangan. Mereka
> terpaksa duduk di bangku cadangan karena aturan hanya mengijinkan
> sebelas pemain untuk satu tim.
> >   Sebelum jauh melantur. 
> >   Intinya, cadangan  harus memiliki kualitas (minimal) yang sama
> dengan pemain inti. Cadangan hanya terjadi jika  masukan lebih besar
> dari kebutuhan.
> >    
> >   Mencermati hasil test tahap I saya yakin seyakin yakinnya, bahwa
> cadangan di sana tidak termasuk kategori di atas. Artinya maaf 
mereka
> yang tercantum dalam daftar cadangan adalah mereka yang tidak 
lulus!!!
> Kenapa harus ada test tahap II kalo di test tahap I ada cadangan. 
Jadi
> aneh bin ajaib.  
> >   Kalo memang nanti dengan test tahap II ternyata masih kurang,
> sambil menunggu test tahap selanjutnya khan bisa jalan dengan pemain
> seadanya dulu. Aturlah sesuai volume kerjaan. Mana yang kurang
> volumenya terpaksa diisi dahulu secukupnya. Bapak bapak kepegawaian
> tentu lebih piawai dalam hal ini.
> >    
> >   Pernah saya lihat satu pertandingan bola satu tim bertanding
> dengan 7 pemain. Tapi pertandingan dapat berjalan normal meski hasil
> tidak menggembirakan. (tuh khan ngelantur lagi).
> >    
> >   "Jadi mas Goodman sebaiknya diapakan cadangan itu?".. temen di
> sebelah nyeletuk..
> >    
> >   Jawab saya:" yah....seperti anjuran ibu itu....kita buang aja ke
> laut. Mumpung di laut kita lagi musim cumi cumi......toh nggak
> kelihatan bedanya!! LHO KOK???
> >    
> >   seperti yang sudah sudah....
> >   Salam Perubahan
> >    
> >    
> >   Harsono BW
> >    
> > 
> >        
> > ---------------------------------
> > Get the free Yahoo! toolbar and rest assured with the added 
security
> of spyware protection. 
> > 
> > [Non-text portions of this message have been removed]
> >
>


Kirim email ke