Assalamualaikum warahmatullaahi wabarakaatuh, untuk mas kobir.....mas ikhsan Sibolga uda pindah ke KPKNL Lokseumawe (bener gak tulisannya yach..hehehe..) salam balik ya mas..
frm KPPN SIBOLGA On 6/24/07, moch kobir <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > Assalamualaikum warahmatullaahi wabarakaatuh, > > Ba'da sholawat dan salam, > > Kalau menuju pintu surga, bisa lewat mana saja Kang Dedi. Bisa lewat > Mamuju, bisa lewat Selayar, bisa di daerah yang kita pilih, bisa lewat > Australia, bisa lewat Kantor Pusat (ke surga lewat Kantor Pusat? Bisa lebih > cepat, tapi bisa juga malah lambat...he he..tergantung orangnya tuh, kalau > saya perhatikan). > > Mengenai pintu surga yang mana? Sekarang banyak orang promosi, pintuku > yang layak dimasuki. Eit! Cari dulu ilmunya, mana pintu karatan yang dicat, > mana kayu jati mulia, mana yang baja. Harus bisa membedakan secara cermat. > Itu ada ilmunya. "Allah akan meninggikan tempat orang-orang yang beriman dan > berilmu beberapa derajat". Oya, kedudukan ilmu itu, lebih tinggi daripada > amal. Al-Ilmu adalah salah satu sifat Allah. Sedangkan amal adalah laku > manusia. Setan gak takut Mas, sama orang yang beramal tapi tak berilmu. > Gampang dibelokin, dan nggak nyadar. Kalau sama orang yang beriman dan > berilmu, setan jiper. Give up! Tapi ya itu, Iblis khan juga ada diklat > pengacau manusia. Kalau macam Kang Dedi, iblisnya sudah dimutasi ke Mamuju. > Ada setan belajar masters di Australia (he he he, jangan-jangan saya lagi, > astaghfirullah. Jangan. Enakan jangan kacang.) Kalau jadi Kakanwil juga ada > setan eselon II yang sudah didiklat dengan rapi oleh turunannya Iblis Ifrit > he he.. Pak Budi dan Bu > Marlina juga ada setannya. Apalagi saya. Lagian, setan khan gak mati, Kang > sampe kiamat. Gak ada pensiunan setan juga. Betul? Jadi setan di DJPB itu > lebih dari 12.000 setans (jamak, plural nih pake s). > > Kang Dedi, aku sedih dengar, katanya sekarang banyak adik prodip baru yang > masih "fresh from the oven" sudah pada jadi golongan setan. Kasta 3. Jarang > yang seperti NORMAN SOLDIER (salam kenal ya, Dik. Saya salut...sama kamu. > DJPB perlu orang seperti kamu. Salam buat simbah. Kalau gak punya uang buat > nyangoni simbah, Insya Allah saya bisa bantu. Tolong japri, no rek. berapa? > Tapi jangan banyak-banyak ya... Anak-anakku masih perlu juga. he he he..). > Mereka ini, salah satu ciri-cirinya, males kerja kalau ditempat yang tidak > ada uangnya. Pilih-pilih. Loyo. (Pengalaman apa pengamatan? he..jadi malu). > Aku tahu bener kok, kalo angkatan Kang Dedi ke atas, mungkin termasuk > angkatan saya ke bawah (tapi gak jauh-jauh...2000 ke bawah atau ke atas > sedikit kali...) masih ikut kurva normal, 20% kasta 1, 20% kasta 3, yang 60% > kasta 2. Yang kasta 0 pasti nggak ada, Kang. Saya haqqul dan ainul yakin. > Karena yang punya sifat MAKSUM (terjaga dari dosa hanya Nabi Muhammad saw. > saja). Ada ding, > Ali Maksum...(Ali Maksum, selamat ya..masuk KPPN Percontohan, jangan > malu-maluin angkatan kita dong. Ntar kita di KPPN Bojonegoro sama-sama ya.. > kamu khan lahir sana juga.) > > Kenapa mereka bisa begitu ya? Jadinya Pak Siswo dan Bu Anandy pusing tujuh > keliling mirip Peggy. Kalau menurut saya, hal itu disebabkan > sekurang-kurangnya karena: > > 1. STAN/Prodip sekarang ada yang bayar. > STAN/Prodip bayar! Yang tidak seperti kita. Jadi, mereka itu, gaulnya sama > anak-anak STAN/Prodip bayar yang gaya-gayanya mirip anak Trisakti. Rada-rada > hedonis dan konsumeris. Maklum, mereka khan bener-bener anak orang kaya. > Lha, adik-adik prodip? Mayoritas wong ndeso, tapi pinter. Dan sebagian > besar, bukan dari keluarga berada (tidak semua). Adik-adik prodip ini khan > cerdas-cerdas. Jadi, mereka pengin meniru seperti mereka. > > 2. Kehidupan sosial mereka jauh berubah. > Dibandingkan sepuluh tahun yang lalu (Saya khan, lulus prodip III 94, > lulus D IV 2005, kacian deh..lama amat! Biarin! Jadi bisa bedain dengan > jelas). Tetangga kost-kostan say tetangga saya, yang dekat sampah dan > kuburan itu, dihuni oleh anak STAN bayar. Kalau saya lewat di kost anak STAN > bayar, laki perempuan campur aduk, genjreng-genjreng gitaran, cekakak'an > ketawanya). Kalau saya lewat kost-an anak STAN gratis, kayak di kamarnya > Wendy Nurhayat, dia ngaji qur'an dengan fasih dan rajinnya.Tapi, berapa > sih, anak yang seperti Wendy si ketua FOKMA, yang surat pribadinya dilansir > di milist kemarin itu, lho! Nggak banyak, Kang. Belum lagi, banyak yang > pacaran di pojok-pojok keremangan kampus. Terakhir, banyak internet menjamur > di PJMI, dekat masjid, Ponjay, dll yang "BERPARTISI". Kalau saya iseng buka > history-nya...hemmm..tahu sendirilah, Kang! > > 3. Kehidupan beragama. > Kalau jaman kita khan ada liqo-liqo mingguan derivat "Ikhwanul Muslimin" > yang dimotori Hasan Al-Banna dll., terus ada pengajian tafsir Alquran oleh > ustadz Habib Muhammad bin Muhammad di Masjid Bintaro atau Ponjay, ada IMAN > (Ikatan Mahasiswa Nahdiyin) di Albarkah atau Sarmili, ada Jamaah Tabligh > "iman dan amal sholeh" di Kebon Jeruk, dll, yang intinya mengajak kita > berbuat baik dan mencegah yang buruk. Tapi, akhir-akhir ini, suasana itu > relatif sepi...Apa saya yang salah, mungkin saya sibuk dengan keluarga ya? > Tolong infonya... > > 4. Senior di Kantor Memberi Contoh yang Tidak Baik. > Kakak-kakak prodip sudah terkontaminasi dengan perlakuan-atasan-atasannya > dulu. Parahnya, saat senior prodip mulai menduduki korpel, eselon IVa, dan > IVb, mereka tidak membenahi, malah melanjutkan bahkan mungkin meniru karena > keenakan. Nha...adik-adik ini khan peniru ulung, tahu! > > 5. Sebagian pejabat eselon III dan sebagian eselon II (tidak semua) tidak > bisa memberi teladan (kalau eselon I seperti Pak Herry Purnomo dan Pak > Mulia, kata teman sekelasnya, termasuk orang yang takut sama Tuhan. > Amin...Semoga). "Amplop-amplop yang tidak jelas masih sliweran". Belum lagi > rebutan Dinas Luar dan anggota Tim. Dan, adik-adik pengacau > muda..tahu..pengin....Bagaimana Pak Budi? Bagaimana Pak Hari? SISTEM SISTEM > SISTEM. > > 6. Rasa Bangga terhadap Korps Lemah. > Kita semua tahu lah, prodip anggaran/perbendaharaan itu ada banyak yang > merasa hanya underdog. Menang sedikit di atas pegadaian, mungkin. Sekarang > pegadaian nggak ada. Kayaknya, kalau lulusan Pajak, BC, sebagian Akuntansi, > bakal kaya dari sabetan. Nha, adik-adik ini khan jadi minder! Nggak setabah > Kang Dedi. Coba aja tanya Pak Hari, dulu, beliau IIK jurusan KU(Keuangan > Umum), tapi diplesetin sama temen-temen dari Pajak, BC, katanya jurusan > Kekurangan Uang! Emang enak dibulliying begitu. Udah gitu, mereka pulang ke > rumah di baju seragamnya berjubelan uang dari pelabuhan. Namanya manusia, > yah pengin berubah lah. Sayangnya, mereka cari-cari di Kantor > Anggaran/Perbendaharaan. Makanya, aku bikin Mars, dll..itu...Jadi jangan > dibilang "ashobiyah" ya..Please deh, hari gini gitu loh masih mikir pribadi > dan golongan. Kuno, tahu! > > 7. Pandangan Masyarakat tentang Status PNS (terlebih Depkeu). > Kadang saya tertawa dan kasihan kalau lihat peserta test prodip STAN > membludak. Ngapain? Gaji dan TC-nya gak cukup buat hidup layak dengan anak > dua di Jakarta. Para orang tua di desa nggak tahu (kecuali ibuku dan > mertuaku kali...GR!). Kang Dedi pasti tahu lah berapa gaji, TC, dan > tunjangan golongan IV/e! Ambtenar, gitu loch! Musti kaya...ha ha ha... > > 8. Kurangnya Diklat Pengembangan Diri di DJPB > Jarang yang paham. Jadi PNS itu hebat. Bisa bermanfaat bagi orang banyak. > Coba lihat. Bu Ani itu kurang dollar apa? Bu Rini Suwandi kurang apa? Wapres > Yusuf Kalla, Aburizal Bakrie, dll. Biar uangnya gak habis tujuh turunan ya > masih mau bela-belain dicerca manusia jadi pejabat publik. Paham, Kang Dedi? > > Sudah ah, mau pengajian kok malah esmosi. Tensiku naik nih. Apa nggak > kasihan, kalau aku stroke? Nanti milist sepi lho...Pantes ya Kang, banyak > orang-orang baik yang berpikir untuk banyak orang cepet mati.... > > Kalau kunci surga, baru aku tahu pasti. LAAILAAHAILLALLAH > MUHAMMADURRASUULLULAAH. "Tiada Tuhan selain Allah dan Muhammad adalah utusan > Allah. Jangan Omdo! Yakinkan dalam hati, ucapkan dengan lisan, lakukan dalam > perbuatan. Ngomong-ngomong, Kang Dedi dulu waktu kuliah di prodip ikut > liqo', tidak? Kalau saya ikut. Murobbi saya Akh. Evan Himawan (terima kasih > Mas ya, ilmunya. Ana juga ngefans dengan teknik anta jadi MC, keren!). Di > sana, dalam pertemuan pertama, biasanya ada materi MA'RIFATULLAH. Lantas > pada liqo' kedua ada kajian MA'RIFATURRASUUL". Waah itu ampuh Kang, > tingkatan tertinggi dalam ilmu tauhid. Melihat Allah! Melihat Rasul! > Dzikirin saja terus, kapan saja di mana saja. Kalau udah biasa, ntar pas > sakaratul maut ucapin itu. > > Emang kita bisa, melihat Allah? Ya nggak bisalah Kang, Allah khan ghoib > (tidak bisa di lihat). Tapi, "Tafakkaruu fil kholqi walaa tafakkaruu fil > khooliqi". Berpikirlah kalian tentang ciptaan Allah dan jangan kalian > berpikir tentang dzat Allah". Kalau Kang Dedi bisa menghunjamkannya dalam > hati di setiap hembusan nafas Kang Dedi, makan akan menjadi orang Islam. > > Apakah Islam itu? Islam artinya selamat. Bisa juga berarti berserah. Kalau > kita ngaku Islam, kita harus menyerahkan seluruh hidup dan mati kita untuk > Allah. > > Apakah buah dari Islam? Buah dari Islam adalah Ihsan (kebaikan). Halo Mas > ihsan di Sibolga..met kenal..Terus, kebaikan itu apa? > Ihsan (kebaikan adalah): antak budallooha kaannaka taroohu, faillam takun > taroohu, fainnahuu, yarooka. > yang artinya: "Beribadahlah seakan-akan engkau melihat Allah, jika engkau > tidak melihat Allah, maka sesungguhnya Allah melihat Engkau". > > Bagaimana ciri-ciri orang Islam yang baik? Ciri orang Islam yang baik > adalah, apabila engkau berada di sampingnya, maka engkau akan merasa nyaman > bersamanya. Siapapun itu. Oke? > > Fahimtum? (Faham kalian semuanya)? Ada pertanyaan? > > Mumpung libur nih..belum ada kuliah dan assignment...Sook...! > > Salah khilaf mohon maaf. > > Wallahualam. > > Ilal liqoo'.... > > Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakaatuh, > > Kyai Perth beneran kali ini, > > Muhammad Abdul Khobir bin Khudori bin Qolyubi At-tulungagungi > NIP 060082152 > > ----- Original Message ---- > From: dedi cahriadi <[EMAIL PROTECTED] <dedi9282%40yahoo.co.id>> > To: [email protected]<perbendaharaan-list%40yahoogroups.com> > Sent: Saturday, 23 June, 2007 8:31:04 PM > Subject: Balasan: Re: [Perbendaharaan List] Mars atau sumpah lebih bagus > mana ?? > > Iya, tadi saya terburu-buru tulis Mas, baru ngeh pas udah 'klik' kirim > kata2 DEMI ALLAH terlewatkan, memang dalam sumpah harus mengucapakan " DEMI > ALLAH, SAYA PEGAWAI DJPB BERSUMPAH SATU.. DUA.. (dst..) > > Ngomongin NIHA jagoan kecil kita di Pildacil saya jadi kepengen banyak > belajar dari Ustad Gaul Khobir nih (serius mas) cari "Pintu Surga" kaya yang > GIGI nyanyiin mas, juga 'Andaiku tahu' nya UNGU, Kalau mas khobir bisa > bimbing saya, dan kasih tips jalan menuju pintu surga, saya tunggu kabarnya > jangan sampai kaya tetangga saya bisanya STMJ (Sholat Terus Maksiat Jalan) > .. doang, tips-tips yang gaul tentunya menjadi penyejuk menuju pintu sorga.. > > Amin... > > Dedi > > moch kobir <[EMAIL PROTECTED] com.au> wrote: > Sumpahnya bagus, Kang. Seharusnya namanya sumpah harus ada kata-kata DEMI > ALLAH. Saya setuju seperti itu, cuma di depannya di kasih frase. DEMI ALLAH. > Dosa besar kalau melanggar sumpah. > > Kang Dedi, secara pribadi saya lebih suka versi Dangdut saja. Ole-ole khan > udah pernah. Katanya mau berubah? Kang, entar kalau pulkam ka Purwakarta, > titip salam buat GITA KDI ya. Juga buat NIHA Juara PILDACIL. Sadayana khan > tina Purwakarta. Kita suruh saja Gita nyanyi "Goyang Perbendaharaan" . > Penampilannya khan cukup santun. Habis itu, Niha suruh berda'wah di depan > Kantor Pusat DJPB dengan tema "Indahnya Perbendaharaan" . Kumaha? Kalau dia > kesulitan menyampaikan materinya, biar saya saja yang mengonsepkan. Ah, > semoga saja, besok Niha kalau tamat SMA/MAN daftar di STAN Prodip BDK > Bandung ambil jurusan DIII Perbendaharaan. Biar ada psikotest, dia juga > bakal lulus. Bahkan mungkin bisa ke D IV langsung dan dapat beasiswa ke luar > negeri. Setelah itu ditempatkan di Purwakarta. Saya kira, Niha besok bisa > jadi Kepala KPPN Purwakarta, generasi penerusnya Kang Dedi. Biasanya di KPPN > Purwakarta sana dipimpin wanita juga, khan? Dia pasti senang Kang jadi > pegawai perbendaharaan, khan > remunerasinya oke punya. Aku juga mau Kang nyuruh anakku daftar di Prodip > Perbendaharaan kalau DJPB berubah jauh lebih baik sistem dan remunerasinya. > Kalau kondisinya masih seperti kemarin, saat sebelum berangkat ke > Australia..saya belum berani merekomendasikan ke mereka...Kasihan, > Kang...anak- anakku belum tentu kuat menghadapinya. ..Semoga saja, anak-anak > kita jauh lebih baik dari orang tuanya dalam segala hal. Amin! > > Salam, > Kobir > > ----- Original Message ---- > From: dedi cahriadi <[EMAIL PROTECTED] co.id> > To: perbendaharaan- [EMAIL PROTECTED] .com > Sent: Saturday, 23 June, 2007 1:59:21 PM > Subject: [Perbendaharaan List] Mars atau sumpah lebih bagus mana ?? > > Assalamualaikum, Mas Khobir, Kang Dadang, mohon nimbrung urusan dengan > Mars-mars-an (Mars bukannya nama planet..atawa insial nama biduan kita yang > lagi naik daun ..Mars...sanda. ) Wah... andai Mars made in Muhammad Abdul > Khobir / Abdul Rahman jadi di rilise di DJPB dan naik studi rekaman Musica > record.. dan diluncurkan ke seluruh penjuru KPPN Prima bakal meriah nih... > pagi..pagi dan sore sebelum pulang kerja diperdengarkan lagu... kebangsaan > DJPB (kaya dulu lho waktu di DJA , OLE...OLE... OLE...OLE ... lupa lagi ah > lirik .. ole-ole-nya Anggaran Jaya).. Atau lagu Marsnya diganti aja versi > dangdut mas Khobir... kan ada lagunya tentang "Kang Dadang" ... Kang > Dadang....Kang Dadang...Kang Dadang.. (Mohn maaf kasetnya udah rusak) lupa > juga nih.. pokoknya ada lagunya kang dadang.. > > Kalau saya sih ngak usah pake mars-mars-an mas..kang, bagaimana mars di > ganti SUMPAH aja .. biar tidak di SUMPAHIN... > > SUMPAH PEGAWAI DJPBN > > 1. Bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa > 2. Kemanusiaan dalam mutasi yang Adil dan Beradab > 3. Persatuan Indonesia dan siap ditempatkan di seluruh indonesia > 4. Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat Perbendaharaan kebijaksanaan dalam > permusyawaratan yang Prima > 5. Keadilan Sosial bagi seluruh warga DJPB > > lho..lho.. kok kaya Pancasila.. > > Bagaimana mas.... SUMPAH PEGAWAI DJPB Mas Khobir pasti bisa menyusunnya > (sebagai dosen terbang, berilmu dan Pakar disegala bidang) > OKE... YUUUUUKK > > Wasalam > Dedi > > ) > > ------------ --------- --------- --- > Kunjungi halaman depan Yahoo! Indonesia yang baru! > > ------------ --------- --------- --- > Sekarang dengan penyimpanan 1GB > http://id.mail. yahoo.com/ > > [Non-text portions of this message have been removed] > > ____________ _________ _________ _________ _________ _________ _ Yahoo!7 > Mail has just got even bigger and better with unlimited storage on all > webmail accounts. > http://au.docs. yahoo.com/ mail/unlimitedst orage.html > > [Non-text portions of this message have been removed] > > ------------ --------- --------- --- > Sekarang dengan penyimpanan 1GB > http://id.mail. yahoo.com/ > > [Non-text portions of this message have been removed] > > __________________________________________________________ Yahoo!7 Mail > has just got even bigger and better with unlimited storage on all webmail > accounts. > http://au.docs.yahoo.com/mail/unlimitedstorage.html > > [Non-text portions of this message have been removed] > > > [Non-text portions of this message have been removed]
