Puji Tuhan, Pak. Berkat "kuasa Allah" melalui cara dan tangan-Nya, jika Dia menghendaki, kami akan segera bisa membangun RUMAH IMPIAN, sepulang dari Australia. Amin 3x. "Baitii jannatii..(rumahku adalah surgaku). Itulah impian kami, termasuk Ibu dan mertua yang ingin segera melihat kami hidup bahagia. Saling mendoakan saja ya Pak, juga kepada seluruh milisers, semoga cita-cita mulia itu terkabul (Kabul Tessy, kalee..)...sebelum saya dipanggil malaikat pencabut nyawa, di RUMAH MASA DEPAN (itu kuburan, Ko..Ekoadadisana...haiyah, udah tau, dodol! ESN:2007).
ESN: huahaha..sebenernya saya ga ngerti maksud tulisan bapak (ga ngerti kok ketawa??!!)tapi saya cukup seneng bapak memutuskan menyadur kata "dodol" :) Selanjutnya Pak, saya mau tanya. Yurico, Hapsari, Savitri, dan Indriyati itu siapa, Pak? Yang Ibu mana, yang anak yang mana? Yang terkecil umur berapa? Ada nggak yang usianya terpaut sedikit di bawah Eko S. Nababan? Saya tahu nama-nama itu, karena kebetulan di rak buku saya, ada copy tesis yang berjudul "PRIVATISATION POLICY AND ITS IMPLEMENTATION IN INDONESIA" dengan bimbingan professsor dari Uni of Birmingham yang bernama Prof. JM Samuels. Pada halaman pertamanya, ada persembahan tulisan untuk mereka. > > Kenapa saya tanya putri beliau yang dibawah usia "Ekoadadisitu", Pak? Sebab, saya ingin memberi kunci terakhir sukses buat adik-adik Prodip jika ingin berhasil. Lamarlah putri Jenderal. Pak SBY sudah membuktikan. Terus, si presenter Irfan Hakim NGOCOL (jangan dibalik lho susunan katanya..) yang lulusan IAIN itu, juga bisa melamar putri Jenderal. Sang jenderal dari Nganjuk itu pun lilo legowo, meskipun harus melalui interview ringan tapi berat (Jamie: 2007)...Bantam junior, kalee... ESN:sekedar info aja usia 'ekoadadisini' saat ini 23 tahun pak, sapatau bapak ada nomor hp anak jenderal yang caem, baik hati dan tidak sombong bisa langsung dikirim ke imel saya pak..hehehe
