Waalaikum salam, Rifki. Waduh, seneng banget saya dapat kenalan baru yang punya 
hobi + atensi yang sama.

Ya! Jawaban kamu benar. 100 untuk regu A.. ha ha ha ha... Kamu minta hadiah 
apa, Rif? Kamu khan sudah bisa menebak kuis ini. Kamu mau "gift" kaos yang ada 
tulisan "PERTH AUSTRALIA"? Kalau mau, tolong dong diubah dan ditambah lyric 
"MERDEKA MEMBANGUN DJPB" ini, agar tidak terlalu dekat dengan aslinya. Juga, 
agar tidak digugat oleh Hj. Muthoharoh (eh..bener ya, itu nama ). Menjadi 88% 
dari aslinya saja, kayaknya sudah cukup, deh.

Ngomong-ngomong, nama lengkap kamu siapa? Prodip/STAN/Sarjana tahun berapa 
lulusnya? Sekarang penempatan di mana? Bagaimana suasana kerja di sana? 
Bagi-bagi cerita ya...Kita tunggu lho paparannya...

Eh, saya tertarik dengan nick_name kamu, Rif. Tertulis: star_create_man: kalau 
saya terjemahkan kurang lebih artinya adalah manusia pencetak bintang. Emang 
begitu? Emang yang mencetak bintang manusia? Mungkin, kamu pencetak bintang 
kayak Dedy Dores kali, ya...? Kalau boleh, ceritakan juga "suasana kebatinan" 
saat kamu bikin nick name itu..(haiyah, kaya' preambule UUD 45 aja..). Gak apa 
apa, to? 

Mengenai diri saya, kamu ini ternyata lumayan "tulalit" ya..(sorry, coy! 
becanda..weekend ini). Saya memang suka "bakpia pathok" semarang (tapi yang 
asli, yang gak atos). Saya juga sering berhenti tengah malam di sana, buat beli 
ayam goreng bungkus di stasiun KA Semarang. "Nasi ayam, nasi ayam, anget Mas, 
cuma Rp3.000, pilih dada, apa paha?", kata simbok penjual nasi. Saya juga 
pernah lewat simpang 6 Semarang kalau naik bis ke Jakarta. 

Namun demikian, saya bukan orang Semarang, Rif. Dari dulu saya belum punya 
kembaran. Saya, lahir di Tulungagung. SD, Tsanawiyah, SMAN 2 Tulungagung kalau 
pagi. Terus, malamnya tinggal di pesantren salaffiyah assyafi'iyah di pusat 
kota Tulungagung. Dekat alon-alon dan dekat mesjid jami' tempatnya. Tahu, nggak 
Rif, kenapa di setiap alun-alun di Jawa, lazimnya di sebelah barat ada Masjid 
Jami', terus di sisi lainnya, ada Pendopo. Nha...di sekitar Masjid Jami itu, 
biasanya, daerahnya disebut KAUMAN. Bener, ora? Di Tulungagung, daerah 
seputaran Masjid Jami' juga Kauman.

Benar, Rif. Saat ini, saya sedang tugas belajar di Australia, yang dibiayai 
oleh APS (Australian Partnership Scholarsip) oleh pemerintah Australia. Saya 
mengambil program Master of Commerce (Economic & Finance) di Curtin Business 
School, Curtin University, Perth, Australia Barat. Lama program studi yang saya 
pilih, untuk masa 2 tahun. Saya akan telah selesai Insya Allah Agustus 2008. 
Semoga kita nanti sekantor ya, biar bisa "bernasyida-ria dan bernasyid non- 
ria..." he he he...Tapi aku sudah ndak punya kasetnya. Dulu, sering denger cuma 
kalo ada hajatan manten, sunatan, atau nunggu kumpulnya ibu-ibu pengajian. 
Jadi, cuma denger "srawang-sriwing"... 

Wis, semono ae yo, mengko mundak kedawan.. Mau yang panjang apa yang pendek? 
Kalau saya, suka yang "sedang-sedang" saja, seperti Vetty Vera. Oke?

Suwun yo. Nyuwun agunging samudro pangaksami menawi wonten kalepatan.

Kangmasmu,

Muhammad Abdul Khobir, S.E., SST.Akt., Msi., (hampir) M.Com.
NIP 060082152



----- Original Message ----
From: star_create_man <[EMAIL PROTECTED]>
To: [email protected]
Sent: Friday, 29 June, 2007 3:11:01 PM
Subject: [Perbendaharaan List] Re: MERDEKA MEMBANGUN DJPB (Theme Song: DJPB 
Indonesia )

Assalamu'alaikum Mas Kobir, perkenalkan saya Rifki. Ternyata qt punya
hobi + atensi yg sama ya, seneng dengerin NASIDA-RIA+grup nasyid
lainnya. Kebetulan banget, rumah saya dekat sekali dg markas
NASIDA-RIA, Kauman Semarang.
Lagunya pun ga asing bagi saya, judulnya BERSATU MEMBANGUN. 
Mas jg orang Semarang ya? 
Bener lagi di Perth? Lagi nerusin kuliah donk? Sukses ya.
Wassalamu'alaikum Wr. Wb.





      
____________________________________________________________________________________
 Yahoo!7 Mail has just got even bigger and better with unlimited storage on all 
webmail accounts.
http://au.docs.yahoo.com/mail/unlimitedstorage.html




[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke