Daeng Amir,

Tolong, kalau mereferensi pendapat seseorang, ditulis sesuai dengan sumber 
aslinya. Saya perhatikan dari kemarin, Amir beberapa kali mereferensi 
pernyataan secara salah. Pertama, waktu menanggapi tulisan to_anto akal_bulus. 
Padahal, itu adalah jawaban sahabat dekat saya, Ridwan Bulluckovick.

Sekarang, kamu menafsirkan pendapat saya, dengan cara Amir sendiri. 
Seolah-olah, yang berpendapat demikian itu adalah saya (Khobir). Pernyataan 
saya adalah "MULTITAFSIR". Tidak ada yang bisa menafsirkan secara benar, 
kecuali diri saya sendiri. Amir belum ahli tafsir seperti, Prof. Dr. H. Quraish 
Shihab, bukan?

Apabila Amir ingin mereferensi pendapat saya, tolong direferensi secara tepat 
tanpa dikurangi dan ditambah sedikit pun. Lantas, Amir bisa menafsirkan sesuai 
pendapat Amir sendiri. Misalnya: dari yang Saudara Kobir nyatakan, maka saya 
menafsirkan sebagai berikut. Itu baru gentle, man! Itu, sesuai dengan kaidah 
"kejujuran" dan "penghormatan" kepada pendapat dan karya orang lain. Hal ini, 
sangat dijunjung tinggi di negara maju. Jangan sekali-kali mengakui karya atau 
pernyataan orang, seolah-olah karya atau pernyataan kita. Demikian juga 
sebaliknya.

Saya tidak mau nama saya dijual. Saya bukan jual mahal, tetapi kita harus mulai 
belajar untuk menjadi lebih baik.

Do you understand what I mean brother?

>From Perth with love,

Kobir, Moch. Abdul
NIP 060082152

----- Original Message ----
From: amir syah <[EMAIL PROTECTED]>
To: [email protected]
Sent: Friday, 29 June, 2007 2:52:01 PM
Subject: [Perbendaharaan List] Re: Pesan Kabag Kepegawaian, Mutiara di dapat 
dari kegelapan:)


Seperti mas khobir bilang (kalo gak salah): banyak yang sekolahnya diluar 
negeri tetapi otaknya masih otak lokal (gak ada hubungannya orang lokal jelek 
lho!). 


In perbendaharaan- [EMAIL PROTECTED] .com, Budi Santoso
<budisan_2005@ > wrote:
Dear Milis Perbendaharaan,

> > > Di antara teman2 milis yang aktif menulis dalam milis perbendaharaan, ada 
> > > yang menggunakan nama jelas dan ada juga yang menggunakan nama samaran.
> > > 
> > > Bu Anandi selaku Kabag Kepegawaian menghimbau kepada kita semua untuk 
> > > menggunakan nama jelas (si Putih) dan bukan nama samaran (si Hitam). 
> > > Mereka yang menggunakan atau berlindung di balik nama samaran ([EMAIL 
> > > PROTECTED]) cenderung melakukan sesuatu hal yang negatip dan tidak secara 
> > > gentleman mempertanggungjawab kan ucapan dan tulisan2nya.
> > > 
> > > Mari kita jawab himbauan Kabag Kepegawaian tsb dengan suatu perbuatan dan 
> > > langkah nyata yang positip.
> > > 
> > > Menggunakan Nama Jelas (menjadi Putih), Siapa takut???
> > > 
> > > Salam,
> > > 
> > > budisan

------------ --------- --------- ---
Pinpoint customers who are looking for what you sell. 

[Non-text portions of this message have been removed]





      
____________________________________________________________________________________
 Yahoo!7 Mail has just got even bigger and better with unlimited storage on all 
webmail accounts.
http://au.docs.yahoo.com/mail/unlimitedstorage.html




[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke