Ok, Daeng Amir. Saya sudah memaafkan sebelum kamu bersalah, kok. Don't worry too much about that.
Namun, menurut saya, pengutipan yang Saudara Amir lakukan masih ada unsur "yourself vested interest" karena hanya mengambil paragraf terakhir dari tulisan saya. Seharusnya, Amir mengutip seluruh tulisan saya mulai dari paragraf awal. Mengapa? Karena tulisan saya itu, merupakan "satu kesatuan yang bulat dan utuh yang tidak dapat dipisah-pisahkan". Mengambil salah satu paragraf dengan "menafikan" muatan yang lainnya, dapat menimbulkan pengertian yang amat menyesatkan, terutama bagi milisers yang tidak mengikuti secara cermat gaya tulisan saya. Dan tentu saja, "nuansa" yang diterima pembaca juga berbeda, sebagaimana kemungkinan yang ditanyakan oleh Saudara Abdul Rahman. Di sana, dalam postingan selanjutnya, saya telah menerjemahkan secara gamblang. Selanjutnya, berkenaan dengan to_anto akal bulus atau Ridwan bulluckovic, saya pikir, yang paling "fair" untuk memberi kesaksian adalah mereka berdua. Terima kasih. Salah khilaf mohon maaf. Salam Damai, Kobir di Perth ----- Original Message ---- From: amirsyahya <[EMAIL PROTECTED]> To: [email protected] Sent: Friday, 29 June, 2007 8:28:24 PM Subject: [Perbendaharaan List] Re: to Amir Pesan Kabag Kepegawaian, Mutiara di dapat dari kegelapan:) #Sebelumnya saya minta maaf bila ente gek berkenan namanya saya comot. Saya sadar kalo comotan itu kurang pas, makanya saya tulis "kalo gak salah". Well pada kenyataannya saya salah dan untuk itu saya mohon maaf yang sebesar-besarnya: ). Tulisan mas Khobir yang bener adalah: "Tahu deh, kenapa banyak orang lulusan luar negeri di Depkeu dari Amerika, Australia, Jepang, Inggris, Perancis, dll. kok masih gitu- gitu aja kondisinya. Semoga cepat insyaf. Mulai besok pagi! Jangan ditunda. Keburu maut menjemput baru tahu rasa. Heh! Yang saya tulis: Seperti mas khobir bilang (kalo gak salah): banyak yang sekolahnya diluar negeri tetapi otaknya masih otak lokal (gak ada hubungannya orang lokal jelek lho!). Saya menyimpulkannya secara gamblang bahwa "ada yang kuliah di LN tetapi pola pikirnya gak seperti orang luar, mungkin salah satunya gak bisa nerima perbedaan pendapat, main pokoke gw yang kuasa, dsb. yang mungkin aja masih jadi trade mark orang lokal:) Kalo mas Khobir marah, saya ngaku salah dan minta maaf. #Masalah menanggapi tulisan to-anto akal buluz, saya melihat dari email asal dari tulisannya yaitu Akal_Buluzz toantto, saya hanya mereply email tersebut, gak ada keterangan yang menyatakan tulisan itu adalah dari Ridwan Bulluckovick (apa saya salah lagi?). Saya udah telusuri kembali email tersebut dan yang menulis email dengan subjek: "Re: [Perbendaharaan List] to : Amirsyah dan Fathurrohman" dengan author Akal_Buluzz <[EMAIL PROTECTED] > toantto tertanggal May 1, 2007 11:09 pm (dikomputer warnet saya) Email ini ditulis melanjutkan pendapat Kang Acep dengan subjek yang sama. Saya mereply email itu karena "seolah2" saya difitnah/dijelekkan dengan menuliskan begini: "klo menurut saya malah amir terkesan membabi tuli, sehingga tulisan amir terkesan merupakan luapan kekecewaan amir saja (sangat subyektif) apalagi amir belum selesai kuliahnya khan? dan tertinggal dengan tmn" amir lainnya....? (ini kesannya mir)" Padahal saya menulis itu tidak ada pretensi apa2, hanya speak up my mind. Alhamdulillah akhir2 ini Depdiknas akan menertibkan perguruan tinggi2 yang gak memenuhi syarat. Hal ini tentu saja bukan karena tulisan saya, kebetulan saja ada yang sama pemikirannya dengan saya, demi penghormatan pada proses mendapatkan ilmu pengetahuan, bukan hanya selembar ijazah. #Sedangkan tulisan Ridwan Bulluckovick, hanya menyinggung soal UT dengan subjek: "Re: Balasan: Re: [Perbendaharaan List] SARJANA SAMPAH:) to Pengembangan Pegawai dan Sarjana Non UT " tertanggal May 1, 2007 9:29 pm (komputer warnet) yang mereply email guru bangsa serta setyo utomo, dan saya tidak pernah mereply tulisan ini. Coba Mas khobir lihat lagi/disearch history email subjek: sarjana sampah, pasti ketemu email2 tersebut. Jadi clearnya saya baru "satu kali" salah mengutip yaitu hanya tulisan mas khobir di atas, mengenai akal buluz/toanto saya rasa saya nggak keliru. Kalo keliru tolong saya diajari biar clear duduk perkaranya. Jadi saya belum masuk tahapan "beberapa kali mereferensi pernyataan secara salah" seperti yang mas khobir umumkan ke khalayak dimilis ini. Tetapi tenang saja, saya gak bakal marah kok:) dan gak ada yang perlu dipermasahkan tentang hal itu. Kesalahan redaksi dan tafsir adalah lumrah untuk memajukan insting kepenulisan. Insya allah saya ingin belajar menjadi orang lokal dengan mind set luar negeri (dalam hal yang positif lho?) So, apakah hal ini akan diperjelas? please silahkan saja. Di case close? its fine aja. Selama masih mau setiap orang punya hak jawab. Let's free u'r mind:) Speak up u'r mind!!!!! --- In perbendaharaan- [EMAIL PROTECTED] .com, moch kobir <[EMAIL PROTECTED] ..> wrote: > > Daeng Amir, > > Tolong, kalau mereferensi pendapat seseorang, ditulis sesuai dengan sumber aslinya. Saya perhatikan dari kemarin, Amir beberapa kali mereferensi pernyataan secara salah. Pertama, waktu menanggapi tulisan to_anto akal_bulus. Padahal, itu adalah jawaban sahabat dekat saya, Ridwan Bulluckovick. > > Sekarang, kamu menafsirkan pendapat saya, dengan cara Amir sendiri. Seolah-olah, yang berpendapat demikian itu adalah saya (Khobir). Pernyataan saya adalah "MULTITAFSIR" . Tidak ada yang bisa menafsirkan secara benar, kecuali diri saya sendiri. Amir belum ahli tafsir seperti, Prof. Dr. H. Quraish Shihab, bukan? > > Apabila Amir ingin mereferensi pendapat saya, tolong direferensi secara tepat tanpa dikurangi dan ditambah sedikit pun. Lantas, Amir bisa menafsirkan sesuai pendapat Amir sendiri. Misalnya: dari yang Saudara Kobir nyatakan, maka saya menafsirkan sebagai berikut. Itu baru gentle, man! Itu, sesuai dengan kaidah "kejujuran" dan "penghormatan" kepada pendapat dan karya orang lain. Hal ini, sangat dijunjung tinggi di negara maju. Jangan sekali-kali mengakui karya atau pernyataan orang, seolah-olah karya atau pernyataan kita. Demikian juga sebaliknya. > > Saya tidak mau nama saya dijual. Saya bukan jual mahal, tetapi kita harus mulai belajar untuk menjadi lebih baik. > > Do you understand what I mean brother? > > From Perth with love, > > Kobir, Moch. Abdul > NIP 060082152 > > ----- Original Message ---- > From: amir syah <amirsyahya@ ...> > To: perbendaharaan- [EMAIL PROTECTED] .com > Sent: Friday, 29 June, 2007 2:52:01 PM > Subject: [Perbendaharaan List] Re: Pesan Kabag Kepegawaian, Mutiara di dapat dari kegelapan:) > > > Seperti mas khobir bilang (kalo gak salah): banyak yang sekolahnya diluar negeri tetapi otaknya masih otak lokal (gak ada hubungannya orang lokal jelek lho!). > > > In perbendaharaan- [EMAIL PROTECTED] .com, Budi Santoso > <budisan_2005@ > wrote: > Dear Milis Perbendaharaan, > > > > > Di antara teman2 milis yang aktif menulis dalam milis perbendaharaan, ada yang menggunakan nama jelas dan ada juga yang menggunakan nama samaran. > > > > > > > > Bu Anandi selaku Kabag Kepegawaian menghimbau kepada kita semua untuk menggunakan nama jelas (si Putih) dan bukan nama samaran (si Hitam). Mereka yang menggunakan atau berlindung di balik nama samaran ([EMAIL PROTECTED]) cenderung melakukan sesuatu hal yang negatip dan tidak secara gentleman mempertanggungjawab kan ucapan dan tulisan2nya. > > > > > > > > Mari kita jawab himbauan Kabag Kepegawaian tsb dengan suatu perbuatan dan langkah nyata yang positip. > > > > > > > > Menggunakan Nama Jelas (menjadi Putih), Siapa takut??? > > > > > > > > Salam, > > > > > > > > budisan > > ------------ --------- --------- --- > Pinpoint customers who are looking for what you sell. > > [Non-text portions of this message have been removed] > > > > > > ____________ _________ _________ _________ _________ _________ _ ____________ __ Yahoo!7 Mail has just got even bigger and better with unlimited storage on all webmail accounts. > http://au.docs. yahoo.com/ mail/unlimitedst orage.html > > > > > [Non-text portions of this message have been removed] > ____________________________________________________________________________________ Yahoo!7 Mail has just got even bigger and better with unlimited storage on all webmail accounts. http://au.docs.yahoo.com/mail/unlimitedstorage.html [Non-text portions of this message have been removed]
