Sekedar ingin ikut menimpali nih
masalah-masalah yang sedang di hadapi oleh
anak prodip angkatan 2005 kebawah
mmm mulai dari mana ya oh masalah istri
yang gak bisa ikut suami..memang sih ini adalah ujina yang berat bagi yang
udah berkeluarga terutama yang beristri sesama prodip..mungkin gak harus
ekstrim kali jgn cari istri anak prodip
gak ada yang bisa menolak takdir kan??
Jodoh itu urusan allah. Tapi kynknya gak semua tuh begithu
ada yang tau
romadhona nggak?? Dia dulu di KPPN MARISA tapi bisa kok minta ikut suami ke
daerah NTT sana
lupa aku
terus dikantorku sekarang ada kok suami istri
angkatan prodip meski cukup senior. Jadi aku rasa banyak juga yang
disatuin
tapi kalau aku pribadi mestinya setiap suami istri kalo bisa
dideketin aja
apa susahnya sih
kalo emang dengan alasan kantor yang dituju
full personil baik ditempat suami atau istri tawarin aja mau nggak disuatu
tempat misal A tapi tanpa SPPD (misal ini yang bikin berat) kalo oke
satuin
aja.
Aku selalu ingat kata ibu mertuaku
menyatukan orang, baik nyariin jodoh atau
menyatukan sebuah keluarga ibarat membangun rumah di Surga. Tapi jika tidak
menurutku ini suatu bentuk membiarkan keburukan terjadi
kenapa? ini
bisa-bisa menghancurkan sebuah ikatan keluarga. Bisa disebabkan karena
perselingkuhan atau malah perzinahan. Apalagi jika ikatan suami istri yang
masih baru
taukan dorongan biologisnya cukup gedhe
kiranya bagi bos-bos
dipusat harus bisa menyelesaikan hal ini
jangan sampai hal ini dianggap
sebagai pendzoliman
ingat doa orang yang dizolimi selalu didengar oleh
Allah..apakah anda tidak takut?apalagi sisa umurku kita terus berkurang lho.
Satu hal lagi jadi seorang pemimpin dalam hal apapun salah satu kaki kita
sudah ada di neraka
atau paling sederhana kita kembaliin ke diri kita
sendiri..jika kita yang digituin gmana? Terutama buat ibu kabag kepegawaian
kita. Saya harap ibu bisa mengahadapi hal ini dengan bijak..
Tapi kita juga gak bisa selalu nuntut bos-bos kita terus. Menuntut boleh.
Tapi ingat kewajiban juga jika belum bisa ikut suami/istri kata yang paling
pas adalah sabar.anggap aja ini ujian dari allah. Paling sederhana kita
kembaliin ke surat yang kita tandatangani bahwa kita bersedia ditempatkan
dimana aja. Jadi jangan hanya terus nyalahin orang lain ok.apapun yang
terjadi allah kok yang nentuin itu semua itu perlu kita tanamkan
dalam-dalam. Orang yang nandatangani SK tanpa ijin allah juga gak
terlaksana. Ambil hikmahnya aja.
Jadi kesimpulannya (kyk guru aja) bagi para pejabatnya monggo kalo bisa
ditolong suami istri yang tercerai berai ini (heehhhe jelek bgt istilahnya).
Bagi yang mengalaminya sabar aja dulu. Insya allah sabar kita dihitung
pahala oleh allah.
Yang kedua bagi prodip yang baru lulus dan status magang
.waduh saya specch
less (bener gak tulisannya) nih. Mungkin jika saya yang mengalami
berat
berat bgt ini.kembali lagi ke kata sabar.itu aja yang paling
pas.perlukita ingat DJPBN tercinta ini sedang reog gedhe-gedhean.
Mungkin banyak
bos-bos dipusat yang tenaga dan pikirannya masih tersedot ke KPPN Prima
sehingga "sedikit lupa" dengan anda-anda sekalian. Tapi saranku aja coba
yang paling deket ama jakarta sering main ke kantor pusat.tanya kenapa SK
CPNS belum kelar?apa yang bisa dibantu? Soalnya menilik angkatanku dan di
bawahku SK CPNS itu kita sendiri yang wira-wiri mengkoordinir keperluan apa
aja yang dibutuhkan. Sampai ke Sekjen Depkeu,pengetikan dll kita
sendiri..malah kalo angkatanku sampai kartu gaji PNS kita sendiri lho yang
nulis bantuin para pegawai KPPN JKT II.
Yang penting jgn ada penyesalan..jgn menyalahkan orang lain atas apa yang
terjadi ke kita. Cukup disadari memang ini jalan yang dipilihkan oleh allah.
Sabar. Aku belum pernah denger tuh lulusan STAN yang terbuang sia-sia. Ingat
lulusan 2005 nggak?mereka ada yang ke Depdagri tapi malah terkatung-katung
akhirnya malah pada ke Itjen. Ok kuncinya emang di kesabaran. Gak perlu malu
jadi DJPBN insya Allah kita sedang berubah ke arah yang lebih baik kok.
Pegang aja pepatah berakit-rakit kehulu berenang ke tepian ok
insya allah
hidup manusi tidak datar kok. Mungkin hikmahnya adalah dengan kesusahan kita
akan menjadi manusi yang lebih baik..aku sudah mengalami hal ini. Mental
kita akan tegar,kita akan jadi manusia yang akan lebih bersyukur.ok prend
satu kata SEMANGAT TAK BOLEH LUNTUR.KALO AKU MESKI SEKARANG DI TEMPAT
TERPENCIL AKU ANGGAP AJA SEBAGAI PENGABDIAN,SEBAGAI IBADAH.
Jika kebanyakan minta maaf ye
jiak ada salah kata atau kurang berkenan juga
nyuwun sepurane seng akeh.
Wassalam from Nanky in the middle of nowwhere
[Non-text portions of this message have been removed]
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/perbendaharaan-list/
<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional
<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/perbendaharaan-list/join
(Yahoo! ID required)
<*> To change settings via email:
mailto:[EMAIL PROTECTED]
mailto:[EMAIL PROTECTED]
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/