Horas mejuah-juah!

Eko, bagi saya, kedua hal tersebut tidak perlu dipertentangkan. Gaya bebas 
boleh, ada footnote silakan. Bagaimana baiknya saja untuk kita semua. Lihat 
juga, jawaban ke Lion dan Iwan H, masih ada kaitannya.

Eko, kalau saya bela-belain menyapa Ando di Serui, Adhit di Timika, Pandu di 
Aceh, Rifki di antah berantah, dsb., itu ada maksudnya. Untuk apa? Ya untuk 
mereka dan kita semua. Saya ingin menjemput suara hati terdalam mereka. Saya 
ingin mereka berbicara. Mengeluarkan isi hati mereka. Kalau buat saya sendiri 
sih, ngapain repot-repot kesana kemari. Diam juga, kalau ikut pola yang 
kemarin, lulus S2 LN biasanya jadi Kepala Seksi di Kantor Pusat (saya tidak 
tahu pola yang besok2, mungkin berubah).

Kalau mereka (teman-teman) berbicara, maka para pengambil keputusan akan 
mendengar. Mendapat second opinion. Saya juga mencoba membuka dialog. Kalau Eko 
atau Adhit tanya, sedapat mungkin saya jawab, kalau memang penting, perlu, dan 
saya mampu menjawabnya. Kalau saya tidak bisa jawab, ya saya bilang tidak bisa 
jawab, atau paling tidak diam saja.

Saya ingin, pola komunikasi yang baik mulai kita bangun. Kelenturan komunikasi 
inilah, yang selama ini saya rasakan harus kita tingkatkan bersama. 

Eko tahu tidak, apa itu Kebijakan (Policy)? Policy is what government do or not 
to do. Jadi, Pak Siswo itu, sah-sah saja untuk melakukan sesuatu atau tidak 
melakukan sesuatu. Suatu kebijakan, tidak mungkin memuaskan semua pihak, tetapi 
kebijakan diharapkan memuaskan lebih banyak pihak. Mengerti?

Namun, sebuah kebijakan harus mengandung kebijaksanaan (Wisdom). Kebijaksanaan 
berarti harus mampu menunjukkan pengalaman, pengetahuan, ketepatan, dan 
kualitas keputusan yang baik. Tidak mudah, bukan?


Syalom dari kakakmu,

Lai Kobir (bukan) Nababan


----- Original Message ----
From: ekoadadisini <[EMAIL PROTECTED]>
To: [email protected]
Sent: Tuesday, 3 July, 2007 4:10:15 PM
Subject: [Perbendaharaan List] Re: to Adhit-PESAN-PESAN SAYA PADA DUNIA (buat 
Bang Kobir)

moch kobir <[EMAIL PROTECTED] ..> wrote:
>
> Saya sangat senang mendengar cerita Adhit di Timika. Rupanya, lebih
indah dari yang saya bayangkan.
> 
> Adhit, saya mau saja tugas di KPPN Timika, tetapi ada syaratnya. 

KPPN Timika harus sudah menjadi KPPN Prima. 

ESN: ck..ck..ck

Selain itu, jelas jangka waktu berapa tahun lamanya saya akan bertugas
di sana. 

ESN: hmmm...

Serta adanya kepastian bahwa setelah dari KPPN Timika, saya akan
dipromosikan di KPPN Kediri, Kanwil Surabaya, atau Kantor Pusat.
Bagaimana? Adhit setuju?

ESN: waduhhh...

> 
> Salam,
> Kobir

ESN: interupsi bang kobir, kalo ga salah dulu pas bang kobir bikin
surat pernyataan integritas (terlampir), yang bunyinya pada pasal 1
"Saya bersedia ditempatkan di seluruh wilayah Indonesia atau luar
negeri." dan bukan ""Saya bersedia ditempatkan di seluruh wilayah
Indonesia tapi.......( syarat dan ketentuan berlaku) atau luar negeri."
wah berarti bang kobir ga bisa ikut kelas "bebas" neegh (eh, iklannya
ada di australia ga?), atau surat pernyataannya yang perlu di ralat :)
hehehe,,,

ESN: jangan tersinggung ya bang (walaupun saya yakin bang kobir ga
tersinggung, tetap saya harus memuat tulisan tadi, kita kan orang
timur..ceilehh) , soalnya jujur aja saya 'tertegun', 'terkesima',
'terhenyak'. ..halah.. dengan jawaban bang kobir, soalnya "syarat dan
ketentuan" yang bang kobir sebutkan itu yang selalu menjadi keinginan
semua orang yang penempatan jauh :) jadi mungkin surat pernyataannya
bang kobir harus diberi footnote "*syarat dan ketentuan berlaku"
hehehe... (dhit, setau gw ga ada trigana yang ke timika bro .. :) )

Salam Damai dari Serui

ESN

lamp : 1
Hal : Surat Pernyataan Integritas Bang Kobir

Yth. Pak Hari Ribawa & miliser tercinta,

SURAT PERNYATAAN INTEGRITAS

Yang bertanda tangan di bawah ini:

Nama : Moch. Abdul Kobir
NIP : 060082152
Pangkat/Gol : Penata Muda Tingkat I (III/b)
Jabatan : Pelaksana
Unit : Sekretariat DJPB

menyatakan bahwa:

1. Saya bersedia ditempatkan di seluruh wilayah Indonesia atau luar
negeri.
2. Saya bersedia menjalani seleksi dengan metode apa pun.
3. Saya bersedia dievaluasi atas kinerja saya sesuai dengan kode etik
dan ketentuan yang berlaku.
4. Saya bersedia menerima sanksi sesuai dengan kode etik dan peraturan
yang berlaku.

Namun demikian, saya memohon arahan, bimbingan, pembinaan, masukan,
dan dukungan dari semua pihak untuk menuju kebangkitan Indonesia Baru
yang bersih, bersatu, demokratis, adil, dan sejahtera.

Demikian surat pernyataan integritas ini saya buat dengan
sesungguh-sungguhny a.

Perth, 18 Juni 2007

ttd.
Materai

Moch. Abdul Kobir
NIP 060082152

> 
> ----- Original Message ----
> From: adhitya ramaputra <adhityaramaputra@ ...>
> To: perbendaharaan- [EMAIL PROTECTED] .com
> Sent: Tuesday, 3 July, 2007 10:01:28 AM
> Subject: [Perbendaharaan List] Re: to Adhit-PESAN- PESAN SAYA PADA DUNIA
> 
> yah,kan ada pepatah bilang jika ingin sukses belajar dari orang
sukses jd buku2x self development saya baca pak cuma sayang di timika
isi toko buku nya cuma buku pelajaran SD sampe SMA serta buku rohani
agama lain jd kita kalo mau baca buku musti beli online dan Rental
VCD/DVD di sini banyak tapi sayang mayoritas bajakan krn sering
terliat bayangan kepala lewat di tengah film...:) 
> 
> disini saya belajar bhs inggris dari internet,buku2x toefl &
sejenisnya serta ngobrol-ngobrol bareng bule2x pegawai freeport kalo
mereka lg off kerja...he.. he..he..lumayan buat latihan percakapan,pak. ..
> 
> kayaknya di Timika yg seangkatan sama pak kobir sudah mutasi semua
deh karna semua korpel disini berasal dari penerimaan
papua...sedangkan pelaksana nya mayoritas berasal dari penerimaan
papua dan yg dari prodip paling tua thn 2002..jd paling banyak yah
prodip angkatan 2005...
> 
> oh ya ngomong2x soal penempatan & statement pak khobir tentang
bersedia di tempatkan di mana saja...kira2 bapak nanti bersedia tidak
di tempatkan di KPPN Timika ? 
> 
> kita di KPPN Timika punya kebiasaan yg cukup aneh jika ada pegawai
DJPBN Pusat yg lg DL ke KPPN Timika khususnya yg punya S2 LN yaitu
kita sering goda mereka dengan pertanyaan "pak bersedia tidak di
tempatkan di KPPN TImika"..? 
> pertanyaan itu yg selalu di tanyakan oleh kami,mau tau berapa jenis
jawaban mereka..? cuma satu yaitu "wah kalo bisa jangan di
timika,pak.. .?" 
> jika itu jawaban mereka kita makin senang lg menggoda mereka dgn
menceritakan berbagai kelebihan kerja di KPPN Timika dibanding KPPN
lain di Pulau Papua atau saumlaki,tual, sangihe talaud atau KPPN di
remote area lainnya
> 
> seperti fasilitas Olah raga standart Internasional (lapangan golf
Timika terletak di Tengah hutan belantara jd sering di jumpai berbagai
binatang khas papua lewat dan sampai sekarang sering di pakai main
oleh Pak darsya mantan dirjen kita dulu,bahkan pak saiful islam bilang
kolam renang Timika setara dgn kolam renang di Gelora Senayan ) 
> 
> tapi aneh nya mereka tetap bersikukuh tidak mau di timika....Tanya
Kenapa?
> 
> Adhitya Ramaputra
> 
> ============ ========= ========= ========= ========= =
> Kementerian Keuangan Republik Indonesia
> Direktorat Jenderal Perbendaharaan Negara
> Kantor Wilayah XXX Jayapura
> KPPN Timika
> ============ ========= ========= ========= ========= =
> 





      
____________________________________________________________________________________
 Yahoo!7 Mail has just got even bigger and better with unlimited storage on all 
webmail accounts.
http://au.docs.yahoo.com/mail/unlimitedstorage.html




[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke