Tulisan yang sejuk pak harsono.......mudah-mudahan dapat menambah kesejukan 
ruangan eh....kesejukan hati yang membacanya...amin
   
  Untuk melengkapi tulisan pak harsono....berikut ini sebuah cerita hikmah dari 
milis sebelah untuk kita renungkan....semoga bermanfaat
   
  Yang Manakah Anda? 

  Seorang anak mengeluh pada ayahnya mengenai kehidupannya dan menanyakan 
mengapa hidup ini terasa begitu berat baginya. Ia tidak tahu bagaimana 
menghadapinya dan hampir menyerah. Ia sudah lelah untuk berjuang. 
  Sepertinya setiap kali satu masalah selesai, timbul masalah baru. Ayahnya, 
seorang koki, membawanya ke dapur. Ia mengisi 3 panci dengan air dan menaruhnya 
di atas api. Setelah air di panci-panci tersebut mendidih. Ia menaruh wortel di 
dalam panci pertama, telur di panci kedua dan ia menaruh kopi bubuk di panci 
terakhir. Ia membiarkannya mendidih tanpa berkata-kata. Si anak membungkam dan 
menunggu dengan tidak sabar, memikirkan apa yang sedang dikerjakan sang ayah. 
Setelah 20 menit, sang ayah mematikan api. 
   
  Ia menyisihkan wortel dan menaruhnya di mangkuk, mengangkat telur dan 
meletakkannya di mangkuk yang lain, dan menuangkan kopi di mangkuk lainnya. 
Lalu ia bertanya kepada anaknya, "Apa yang kau lihat, nak?" 
"Wortel, telur, dan kopi." jawab si anak. 
Ayahnya mengajaknya mendekat dan memintanya merasakan wortel itu. Ia 
melakukannya dan merasakan bahwa wortel itu terasa lunak. 
   
  Ayahnya lalu memintanya mengambil telur dan memecahkannya. Setelah membuang 
kulitnya, ia mendapati sebuah telur rebus yang mengeras. 
   
  Terakhir, ayahnya memintanya untuk mencicipi kopi. Ia tersenyum ketika 
mencicipi kopi dengan aromanya yang khas. Setelah itu, si anak bertanya, "Apa 
arti semua ini, Ayah?" 
Ayahnya menerangkan bahwa ketiganya telah menghadapi kesulitan yang sama, 
perebusan, tetapi masing-masing menunjukkan reaksi yang berbeda. 
   
  Wortel sebelum direbus kuat, keras dan sukar dipatahkan. Tetapi setelah 
direbus, wortel menjadi lembut dan lunak. 
Telur sebelumnya mudah pecah. Cangkang tipisnya melindungi isinya yang berupa 
cairan. Tetapi setelah direbus, isinya menjadi keras. 
Bubuk kopi mengalami perubahan yang unik. Setelah berada di dalam rebusan air, 
bubuk kopi merubah air tersebut. 
   
  "Kamu termasuk yang mana?" tanya ayahnya. Ketika kesulitan mendatangimu, 
bagaimana kau menghadapinya? Apakah kamu wortel, telur atau kopi?" 
   
  Bagaimana dengan kamu? Apakah kamu adalah wortel yang kelihatannya keras, 
tapi dengan adanya penderitaan dan kesulitan, kamu menyerah, menjadi lunak dan 
kehilangan kekuatanmu. 
   
  Apakah kamu adalah telur, yang awalnya memiliki hati lembut? Dengan jiwa yang 
dinamis, namun setelah adanya kesusahan, kematian, patah hati, perceraian atau 
pemecatan menjadi keras dan kaku. Dari luar kelihatan sama, tetapi apakah kamu 
menjadi pahit dan keras dengan jiwa dan hati yang kaku? 
  
ataukah kamu adalah bubuk kopi? Bubuk kopi merubah air panas, sesuatu yang 
menimbulkan kesakitan, untuk mencapai rasanya yang maksimal pada suhu 100 
derajat Celcius. Ketika air mencapai suhu terpanas, kopi terasa semakin nikmat. 
Jika kamu seperti bubuk kopi, ketika keadaan menjadi semakin buruk,kesulitan 
menimpa, kamu akan menjadi semakin baik dan membuat keadaan di sekitarmu juga 
membaik. 
   
  Sekali lagi , mari kita bertanya....kita termasuk yang mana?
  ataukah tidak ketiga-tiganya..????
  Waallahu a’lam bishowab.....
  Salam....
     


       
---------------------------------
Park yourself in front of a world of choices in alternative vehicles.
Visit the Yahoo! Auto Green Center.

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke