Hatur nuhun pisan kang Acep, nasehat tentang qadha dan qadar, itulah yang saya
kemarin2 denger dari Dulur abdi teu jauh pisan hampir sami, Pencerahan yang
sangat membuat ilmu saya bertambah.. terima kasih banyak kang acep.. Doa ti
saya buat teh Nanan Badriah, semoga Allah memudahkannya dalam persalinan,
anaknya sehat pinter kaya Bapaknya... menjadi Pembela Agama, sehat lahir
batin... Amin...
acep_hadinata <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
--- In [email protected], dedi cahriadi
<[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> Katanya sih ada Takdir yang Baik dan Takdir yang Jahat... takdir
itu sebenarnya tidak kejam seperti lagunya desi ratnasari "takdir
Memang kejam" ah jadi ngelantur...
> Takdir yang saya tahu adalah garis yang sudah ditentukan oleh Allah
terhadap seseorang.. beda dengan nasib ... Nah penjelasan ini saya
jadi rada kurang mengerti antara takdir yang jahat yang dilakukan
karena ulah kita sendiri bukan karena Allah yang menentukan.. > Nah
makanya saya mohon kepada Kang Acep juga kepada Ustad Kita Kang
Khobir, lagi nasehatnya tentang Takdir...
>
> Atas Bantuannya... Diucapkan terima kasih..
> Wassalam..
Assalamualaikum Wr.Wb.
Kang Dedi yang saya hormati. Kang Zamzam yang saya tunggu2 selalu
joke-joke penuh hikmahnya. Mas Mulyadi yang (maaf pisan iye mul, saya
rada lupa) yang dari SMA 13 juga bukan, yang pernah satu kos-kosan
dulu. Maaf kalo bukan. Masih mas, di Marisa saya sangat tertantang
main bareng dengan anggota Polisi dan ABRI, fisik mereka luar biasa,
jadi kalo tidak bisa mengimbangi secara fisik, kita mesti 'pintar'
main cantik...he3x. Buat Indra (seperti mata dewa) udah kuterima
emailmu (jadi lagunya dewa yah : Kuterima emailmu, telah kubaca dan
aku mengerti....dewa19), buat mas Yuni dan Mas Hendra (Sohib terbaik)
salam So boleh...Salam hangat untuk semua teman-teman di Marisa.
Buat semua miliser, mudah2an semua baik2 dan sehat2 selalu..Manado
lagi hujan dari jam 5 pagi sampai sekarang. Tetapi ke kantor tetep
semangat, nggak boleh jadi alasan bermalas-malas (ceileee...)
Pertanyaan kang Dedi, terus terang sangat menarik. Tetapi mohon maaf
kang, jawabnya rada terlambat, saya coba sedikit 'profesional',
saatnya kerja yah 'to work' saatnya istirahat yah 'to refresh' jadi
kalo jawabannya rada sambil lalu, punten dimaafkan...
Salah satu rukun iman adalah beriman kepada qadha dan qadar (HR.
Muslim) Qadha adalah âKetetapan Alloh SWT yang bersifat azali tentang
ada atau tidaknya sesuatuâ sedangkan Qadar adalah âPenciptaan Alloh
SWT terhadap sesuatu pada bentuk tertentu dan waktu tertentuâ
Kadang-kadang memang kita menyebutnya dengan istilah atau makna yang
sama (Minhajull Muslim, Syekh Abubakar Al-Jazairi, hal 42-45)
Nah, kalau saya tangkap pertanyaan kang Dedi, ada takdir yang baik dan
ada juga yang buruk. Mungkin jawaban saya seperti ini (CMIIW).
Qadha atau kehendak Alloh SWT itu terbagi dua :
Qadha Syar'i dan Qadha Kauni.
Yang Qauini bermakna : âKetetapan Alloh atas sesuatu yang Alloh Ridhoi
dan harus dipatuhi hamba-hamba Nya namun tidak mesti terjadiâ
Contoh : Alloh SWT menyuruh beriman, bersyukur, beramal sholeh.
Perbuatan ini dicintai dan diridhoi-Nya, akan tetapi tidak semua
manusia melakukannya. Adanya manusia yang beriman, bersyukur dan
beramal sholeh serta yang tidak melakukannya sama sekali sudah
merupakan ketetapan dan kehendak Alloh SWT.
Yang Kauni : âKetetapan Alloh SWT yang pasti terjadi di muka bumi,
meskipun Alloh tidak menyukai dan Meridhoi Nyaâ
Contoh : Matahari terbit dari Timur, adanya kekufuran, ada yang
mencuri dan korupsi dan lainnya. Semuanya ada yang dicintai Alloh
(terbit dari Timur) dan ada yang tidak. Tetapi semua tetap terjadi
sesuai kehendak dan hikmha yang telah ditetapkan.
Misalnya orang yang bunuh diri. Orang yang meninggal bunuh diri
berdosa atas kehendak dan perbuatannya sendiri. Meskipun seluruh
perbuatan mahluk adalah ciptaan Alloh, namun manusia diberikan
kemampuan (akal) untuk memilih antara perbuatan yang baik dan
perbuatan yang buruk. Seseorang yang meninggal bunuh diri, maka Alloh
telah mengetahuinya bahkan sebelum orang itu diciptakan. Perbuatan itu
terjadi tas pengetahuan dan izin Alloh Swt, Namun Alloh tidak meridhoi
dan mencintai perbuatan tersebut. Jadi hal ini termasuk Qadha Kauni.
Nah mudah2an penjelasannya bisa memenuhi dahaga Kang Dedi. Maklum lagi
belajar, dan jangan overestimate bahwa saya pintar. Saya hanya pernah
'membaca' tema ini lebih dulu dibanding mas Dedi. Satu hal yang Alloh
sudah rencanakan sangat detil (Subahanalloh, Allohu Akbar...) adalah
takdir itu selalu dirahasiakan Alloh SWT, mengapa?
Karena hikmah dari dirahasiakannya takdir adalah mendorong kita
sekalian untuk beramal soleh, berjuang, bekerja keras, berbuat yang
terbaik secara sungguh-sungguh. Contoh konkrit, kalau zaman kita
mahasiswa dulu, kalau belum dikasih tahu lulus apa tidak, wah kita
rela begadang, kerja keras, ngopy soal, cari kisi-kisi dan belajar
sungguh-sungguh. Berbeda kalau misalnya sudah diberitahu pasti lulus,
ngapain cape-cape belajar, betul nggak kang? (Konon, Sekolah Kedinasan
yang lagi disorot karena aksi premanisme tidak ada mekanisme DO kayak
STAN/Prodip, tapi saya belum cek kebenarannya)
Perlu digarisbawahi, (waduh, kayak rapat aja) takdir jangan dijadikan
alasan untuk sesuatu yang akan terjadi, misalnya : âah, si X mah udah
takdir dari sononya pinter, pasti nanti lulus deh ujian
apapun!â...tetapi harus dijadikan alasan untuk sesuatu yang telah
terjadi. Misalnya : âsi Y lulus ujian beasiswa S2 ke LN. Oh pantas
dong, persiapannya setahun, belajarnya sampai pagi, analisanya bagus
dan diasah setiap hari, sudah takdirnya dia lulusâ.
Nah, sedikit cerita menarik. Ketika di suatu negara ada hukum qisos
(hukum potong tangan), sesorang yang korupsi mau dipotong tangannya,
eh dia menjawab begini :âSaya korupsi karena takdir Allohâ, eh si
algojo nggak mau kalah : âloh, saya ditugaskan potong tangan Saudara
juga karena takdir Alloh SWTâ Gitu aja kok repot, preeek....
Nah, kang Dedi, mungkin panjang banget jawaban orang awam seperti
saya, tetapi mudah2an bermanfaat. Mohon dikoreksi oleh semua Miliser
yang lebih kompeten dibanding saya, karena saya (sekali lagi) memang
sedang, lagi dan lagi, belajar; belajar; belajar.
Mudah2an ada manfaatnya.
Barokallohulana wa lahum...
Sambut Perubahan. Berikan yang terbaik untuk Indonesia, di manapun
anda berada dan bekerja.
Adin-Somewhere at North Celebes
NB : Mohon doa dari semua miliser, mudah2an isteri saya Nanan Badriah
bisa diberikan kekuatan, ketabahan, keselamatan lahir batin dalam
menjaga amanat kandungan calon adik anak perempuan pertaman saya,
Fathiya Ruzaina, yang menurut Dokter kandungan InsyaAlloh
laki-laki....Hari Perkiraan Lahir (HPL) sekitar akhir September 2007.
---------------------------------
Shape Yahoo! in your own image. Join our Network Research Panel today!
[Non-text portions of this message have been removed]