yth para calon dirjen kalo saya boleh berpendapat, dan mungkin sangat ekstrem. kenapa anda sekalian para calon dirjen tidak terlalu memikirkan kepentingan negara. bukannya kalian para calon dirjen adalah abdi negara kok malah mikirin kesejahteraan pegawai. yang seharusnya mikirin kesejahteraan pegawai kan kabag kepegawaian, atau kepala BKN sono..
harusnya para calon dirjen memikirkan rencana apa supaya dirjen ini bisa mengabdi kepada negara secara lebih optimal, dan optimalisasi ini ga cukup cuman bicara soal kesejahteraan pegawai. lagian bukan kapasitasnya dirjen lagi bahas kesejahteraan pegawai. menurut buku panduan ujian dinas kemaren tugasnya dirjen itu menjalankan salah satu tugas fungsional kementerian. jadi klo kementrian keuangan harusnya ya bicara gimana biar negara lebih ngirit atau klo bisa seimbang antara output dengan inputnya. nah sekarang kan klo saya lihat ouput dirjen kita relatif memble, wong bikin laporan keuangan aja selalu bermasalah sama BPK. (yang salah BPKnya kali ga bisa baca laporan keuangan kita :D) kalo saya ngayal sih pengennya malah jadi anggota dpr aja, gajinya banyak ga mutasi cukup kerja 5 tahun pensiunnya seumur hidup. terus klo bikin undang-undang yang ngaco yang disalah-salahin presidennya atau menterinya karena "bego" heheh.. met ngayal semua deh.. :D
