Assalamualaikum..Kang Zamzam, wah kayaknya nih sedang senyum-senyum aja yah 
ngebaca  millis kita yang lagi rame  membahas statemen  Kang Zamzam?.  Tapi 
kalau saya sich tau bener siapa Kang Zamzam, jadi saya juga cuma nyengir aja 
ngebaca tulisannya. Saya yakin kalau maksud Kang Zamzam nulis itu  pasti 
mengandung hikmah. Boleh tau nggak Kang apa hikmahnya? kasih tau yach 
Kang...Habis saya penasaran dan tertarik sekali sich...Teman-teman Prodip 
semua, hentikan polemik ini!! Kalau saya boleh kasih info, bahwa Kang Zamzam 
ini adalah ANAK PRODIP juga seperti kita. Jadi marilah kita tunggu penjelasan 
dari beliau dengan hati yang sejuk, jangan emosi dulu apalagi pake 
meledak-ledak segala. Saya yakin dan Tahu sekali siapa Kang Zamzam, makanya 
saya tidak kebakaran jenggot dengan postingan Beliau.Beliau adalah orang yang 
sangat saya kagumi dan selalu saya baca tulisan-tulisannya karena ya itu tadi, 
tulisan2nya banyak mengandung hikmah dan mampu membuat hati saya jadi ikhlas 
dan sabar
 menghadapi segala ujian kehidupan di dunia ini. Saya selalu bercermin dari 
sikap dan prinsip Beliau.  Salam Prodip yach Kang, dari teman seperjuangan di 
Marisa. 

amir syah <[EMAIL PROTECTED]> wrote:                                  Kalo 
semua alumni prodip merasa terluka (mungkin), saya termasuk seorang alumnus 
yang gak terluka sedikitpun dengan postingan jm-hndsm. Malah saya tersenyum 
sendiri membaca postingannya.
    
   Apa perlu di adakan referendum siapa aja alumnus prodip yang terluka atas 
hayalan mas jm-hndsm tersebut???
   Kalo iya pilihannya gini:
   1. Terluka (marah)
   2. Gak terluka (biasa aja)
 3. Abstain
    
   So dihitung jumlahnya, dan kalo emang banyakan alumni prodip yang terluka, 
maka silahkan pihak yang "berwenang" atau yang "merasa berwenang" untuk 
memberikan hukumannya:)
    
   Kata filosofis sih makin tinggi kedudukan/jabatan seseorang, maka makin 
banyak dan kencang angin yang berhembus. Kalo bisa memanage angin tersebut 
dengan baik, maka seperti layang2 or pesawat terbang, maka kedudukannya akan 
semakin tinggi, kalo gak secara jabatan ya dalam pikiran orang2 lain:)
    
   Kekuasaan emang membuat manusia merasa powerful, tetapi bila tidak bisa 
mengendalikannya dengan bijak, maka dengan mudahnya akan digunakan untuk 
menghancurkan.
    
   Seyogyanya kekuasaan digunakan untuk memanage yang tidak berkuasa menuju 
kebaikan yang hakiki:)
    
   Saya jangan ikutan diancam ya:)
 aa_eka1971 <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
           -
 Sepertinya saya familiar dengan ID ini, apa kabar Pak? masih ngikutin
 juga milis ini toh? Tenang Pak itu temen seangkatan saya dan yang
 pasti cuma guyon koq, g usah diperpanjanglah, sekarang koq jadi pada
 sensi ya, lha wong dia cuma ngayal koq.
 oke Pak, selamet bekerja
 
 Eka taufik
 Anggaran 91 
 
 -- In [email protected], "cowokcakepp"
 <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
 >
 > kepada jm_hndsm
 > 
 > membaca tulisan anda yang berbunyi :
 > 
 > 8. SEMUA PRODIP YG ADA DI PECAATTT ...
 > 
 > saya hanya mengingatkan agar anda berhati hati dengan ucapan anda!
 > IP ADRESS anda sudah ada ditangan saya, profil, nama dan data anda
 > sudah bisa saya lacak! 
 > 
 > untuk itu agar anda SEGERA MEMINTA MAAF DI FORUM INI, SECEPATNYA,
 > sebelum terjadi hal hal yang tidak anda inginkan!
 > 
 > ingat ucapan anda SUDAH MELUKAI HATI SELURUH ALUMNI PRODIP SE
 > INDONESIA !!!
 > 
 > sekali lagi, anda harus SEGERA MEMINTA MAAF DI FORUM INI SECEPATNYA!
 >
 
 ---------------------------------
 Pinpoint customers who are looking for what you sell. 
 
 [Non-text portions of this message have been removed]
 
 
     
                       

       
---------------------------------
Bergabunglah dengan orang-orang yang berwawasan, di bidang Anda di Yahoo! 
Answers

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke