betul banget mas, lagi2 DJPB (dan eks DJA) sama sekali tidak membela
pegawainya yang selama ini mencurahkan tenaga dan pikirannya.
Itulan kenapa kalau ada tawaran pindah eselon I pegawai DJPB rame2
eksodus karena berharap dapat lebih diperlakukan manusiawi, baik dari
segi mutasi maupun penghargaan sebagai pegawai.
Bagaimana Pak Hari?

Kirim email ke