Pemerintah
Anggaran Rp 5,46 Triliun untuk Reformasi Birokrasi

Selasa, 07
Agustus 2007 | 05:01 WIB 


TEMPO Interaktif, Jakarta:Pemerintah
menganggarkan dana senilai Rp 5,46 triliun kepada lembaga negara dan instansi
pemerintah yang menerapkan reformasi birokrasi tahun depan.



Menteri Keuangan Sri Mulyani menjelaskan, dana renumerasi (peningkatan
pendapatan pegawai) tersebut tahun depan sudah bisa diberikan kepada sejumlah
lembaga negara dan instansi pemerintah yang sudah siap melakukan reformasi
birokrasi, yakni Departemen Keuangan, Kementerian Pendayagunaan dan Aparatur
Negara, Mahkamah Agung (MA), Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), dan Komisi
Pemberantasan Korupsi. “Sekitar Rp 700 miliar akan kembali ke negara dalam
bentuk pajak penghasilan,” katanya di sela-sela Rapat Dengar Pendapat dengan
Komisi Anggaran Dewan Perwakilan Rakyat di Jakarta kemarin.



Untuk tahun ini, kata dia, pemberian remunerasi senilai Rp 1,38 triliun akan
diberikan kepada pegawai di lingkungan Depatemen Keuangan. Dana tersebut
diambil dari pos belanja pegawai APBN-P 2007 senilai yang mencapai Rp 2,3
triiliun. “Departemen Keuangan didulukan karena sebagai pilot project,”
ujarnya.



Kemarin, dalam rapat dengar pendapat itu, pemerintah dan Panita Kerja Asumsi
Dasar, Panitia Anggaran DPR juga menyepakati target defisit Anggaran Pendapatan
dan Belanja Negara Perubahan (APBN-P) 2007 menjadi Rp 58,3 triliun atau 1,54
persen dari Produk Domestik Bruto (PDB). Angka defisit ini lebih rendah dari
usulan pemerintah sebesar Rp 61,95 triliun atau setara 1,6 persen dari PDB.



Wakil Ketua Panitia Kerja Suharso Monoarfa menjelaskan, ada optimalisasi
anggaran sebesar Rp 5,7 triliun. Dari optimalisasi itu, dana sebesar Rp 3,7
triliun akan digunakan untuk pengurangan defisit, sedangkan sisanya sebesar Rp
2 triliun akan digunakan sebagai tambahan belanja kementerian atau lembaga.
"Nantinya akan dimasukkan ke dalam panitia kerja belanja dengan catatan
untuk keperluan mendesak,” katanya di sela-sela rapat kerja dengan pemerintah
di Jakarta kemarin.



Selain menyepakati tingkat defisit anggaran , panitia kerja dan pemerintah juga
menyepakati asumsi makroekonomi 2007. Pertumbuhan ekonomi tetap sebesar 6,3
persen, inflasi turun menjadi enam persen dari asumsi sebelumnya 6,5 persen,
nilai tukar rupiah 9.050 per dolar Amerika Serikat, menguat dibanding
sebelumjnya 9.100 per dolar AS. Relatif tingginya pertumbuhan ekonomi dan
turunnya tingkat inflasi itu menunjukkan adanya optimisme kondisi perekonomian
tahun ini.



Optimime juga tecermin dari tingkat bunga Sertifikat Bank Indonesia (SBI) tiga
bulan menjadi delapan persen dari sebelumnya 8,5 persen. Asumsi harga minyak
dunia ditetapkan di level US$ 60 per barel. Dengan target produksi minyak per
har 950 juta barel per hari.

Menurut Sri Mulyani, sasaran defisit APBN-P 2007 sebesar 1,54 persen cukup
sehat. "Ini berkat berbagai perubahan yang ada dari sisi penerimaan dan
pengeluaran, " ujarnya. Dia menjelaskan, beberapa penurunan dari sisi
penerimaan, terutama pajak lebih disebabkan oleh adanya faktor terkait dengan
asumsi awal dari basis yang digunakan pada 2006. Sektor perpajakan 2007
diperkirakan akan menyumbang sekitar Rp 491,68 triliun, dengan perincian
penerimaan perpajakan dalam negeri senilai Rp 474,55 triliun dan pajak
perdagangan internasional Rp 17,13 triliun. 





       
____________________________________________________________________________________
Looking for a deal? Find great prices on flights and hotels with Yahoo! 
FareChase.
http://farechase.yahoo.com/

[Non-text portions of this message have been removed]



Hentikan korupsi dana APBN dengan alasan apa pun.
Hentikan sekarang juga. 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/perbendaharaan-list/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/perbendaharaan-list/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke