Mas Zaki Zaidan yang ganteng....(kayaknya seperti Dedi Cah...karena irama  dan 
nada tulisannya sama...hehehehe)

Gayung bersambut dari kyai mbeling....

Memang Mas, dalam hidup ini, banyak jalan terjal yang 'harus' kita lalui. Tapi 
kadang2 jalan terjal dan berlubang bisa menjadi manfaat dan baik untuk kita, 
karena didalamnya ada rahasia ilahi yang mana diri kita masing2 tidak 
mengetahuinya.  Atau bahkan seringkali jalan mulus malah membuat kita terpuruk 
ke dalam jurang yang tiba2 ada dihadapan kita! Karena ke-terlena-an kita.
Ingat Q.S. Al Baqarah ; 216??? "......Wa 'asaa antakrahu syai'a wahuwa 
khirulakum, wa 'asaa antuhibbu syai'a wahuwa syarulakum", kira2 artinya : 
"Boleh jadi engkau membenci sesuatu, padahal itu lebih baik bagi kamu. dan 
boleh jadi engkau mencintai/menyukai sesuatu padahal itu buruk bagi kamu"....
Nah....Allah mencintai kita banget ya...
Jalan yang diberikan Allah kita (berlubang atau mulus) tentu selalu bercahaya 
alias terang benderang (bukan jalan gelap gulita), bahkan selalu ada 
rambu-rambu jalan (Kehidupan). 'Ma'alim fii aththoriiq' kata Asy Syahid Ustadz 
Sayyid Qutb rahimahullahu ta'ala...
Dan itu semua adalah hidayah untuk kita....
Jadi jalan2 itu memang harus kita lalui dengan memperhatikan rambu-rambunya 
mas! 
Ada kalanya kita sehat...adakalanya kita sakit, kadang sedih kadang gembira. 
Kadang di atas kadang dibawah.
Kita akan merasakan nikmatnya sehat kala kita sedang sakit...
so....
Wahai para pemimpin....dan yang dipimpin....mari kita tengok diri kita 
masing2....dan tengok pula (penderitaan) orang lain ....

Jangan memonopoli keadilan....menurut versi kita masing2...
Terima kasih kang Zaidan.....semoga kita selalu waspada..





ZAKI ZAIDAN <[EMAIL PROTECTED]> wrote:                                  ibarat 
sebuah jalan, jalan yang kita lalui adalah jalan yang penuh lubang, penumpang 
akan sedikit tersiksa digoyang-goyang kiri kanan untuk bermanuver mobil yang 
dinaikinya... semakin banyak lubangnya semakin bikin pusing, enek dan mungkin 
sebagian penumpang akan muntah-muntah..atau ada penumpang yang mulai cemas lalu 
protes, kapan jalan ini akan diperbaiki..., disudut jalan lain ada pemandangan 
para kuli dadakan sedang menimbun lobang-lobang seperti kubangan, ditimbun 
dengan tanah yang bukan bikin jalan tambah rata, namun menjadi becek.. datang 
hujan jadilah kubangan, datang panas debu beterbangan... 
 Ibarat lubang, kita harus bersama2 ditutup, bukan dengan tanah atau dengan 
aspal saja yang menutup lubang... tapi semua jalan kita aspal agar tambah 
mulus..
 Ibarat jalan, kalau sudah mulus penumpang nyaman, bahkan tertidur pulas, tapi 
kalau ngebut brakkk....selamat sampai akherat...
 MANA DIPILIH JALAN BERLUBANG ATAU JALAN MULUS....???
 
 ________________________________________________________ 
 Kunjungi halaman depan Yahoo! Indonesia yang baru! 
 http://id.yahoo.com/
 
 [Non-text portions of this message have been removed]
 
 
     
                       

       
---------------------------------
Pinpoint customers who are looking for what you sell. 
       
---------------------------------
Park yourself in front of a world of choices in alternative vehicles.
Visit the Yahoo! Auto Green Center.

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke