Rekan rekan Yth,

Meneruskan email Ahmadin, saya juga saat ini telah menerima dua email 
berisikan virus SirCam, dari KBRI dan dari kantor di Jakarta. Kemungkinan 
komputer saya terkena virus SirCam masih belum saya ketahui. Namun kalau 
rekan rekan menerima email seperti dibawah ini, harap di hapus secepatnya.

Arya

Contoh email yang berisi virus SirCam:

Subj:    FORMAT-fax jakarta
Date:   7/25/01 12:52:20 PM Mountain Daylight Time
From:   [EMAIL PROTECTED] (atase perhubungan)
Reply-to:   [EMAIL PROTECTED]
To: [EMAIL PROTECTED]

File:  FORMAT-faxjakarta.doc.pif (225225 bytes)
DL Time (45333 bps): < 1 minute

Hi! How are you?
 
I send you this file in order to have your advice
 
See you later. Thanks



Virus SirCam Semakin Mengganas
Reporter: Sigit Widodo
detikcom - Jakarta,Sejak pertama kali ditemukan Rabu (18/7/2001) lalu, virus 
SirCam terus menyebar luas di seluruh dunia. Menurut beberapa perusahaan 
anti-virus, hingga Kamis (26/7/2001), virus ini telah berhasil membobol 
jutaan komputer dan menyebarkan dokumen-dokumen yang ada di dalam komputer 
yang terinfeksi virus ini.

Menurut perusahaan anti-virus McAfee, dalam seminggu ini virus SirCam 
tercatat sebagai virus yang paling banyak menyebar di seluruh dunia. McAfee 
juga menggolongkan virus ini dalam ketegori “high risk”.

Seperti diberitakan detikcom sebelumnya, virus SirCam yang termasuk dalam 
keluarga virus worm, menyebar sebagai sebuah attachment email. Setelah 
menginfeksi sebuah sistem komputer, virus ini akan meng-copy file-file yang 
terdapat di dalam folder “My Documents”. Copy file yang telah “ditunganggi” 
oleh virus tersebut kemudian akan dikirimkan secara otomatis sebagai 
attachment email pada alamat-alamat email yang ada pada address book program 
Outlook Express.

Repotnya, walaupun sudah mengandung virus dan ekstensi filenya berubah , 
file-file yang terkirim itu tetap dapat dibuka seperti file aslinya. Jadi 
jika komputer Anda terinfeksi oleh virus ini, beragam file rahasia akan 
menyebar secara bebas di internet dan dapat dibaca oleh orang yang 
menerimanya.

Sebenarnya virus ini menggunakan teknologi serupa dengan virus-virus worm 
sebelumnya, termasuk virus “Melissa” dan “Loveletter”. Menurut Kepala 
Laboratorium Anti-Virus Kapersky Labs, Denis Zenkin, merebaknya epidemi virus 
ini lebih banyak disebabkan ketidakhatian para pengguna internet itu sendiri.

Virus ini memang lebih sulit dideteksi ketimbang virus-virus worm 
pendahulunya. Soalnya, virus ini memiliki subject email yang terus 
berubah-ubah. Apalagi file attachmentnya akan terus berubah mengikuti file 
yang terinfeksi.

Namun virus ini bisa dikenali dengan isi emailnya yang selalu diawali dengan 
kalimat “Hi! How are you?”. Kalimat berikutnya beragam, ada yang menggunakan 
kalimat “I send you this file in order to have your advice”, “I hope you can 
help me with this file that I send”, “I hope you like the file that I send 
you” atau “This is the file with the information that you ask for. See you 
later. Thanks”.

Virus ini juga tampil dengan versi bahasa Spanyol dengan isi diawali kalimat 
“ Hola como estas?”. Kalimat berikutnya juga beragam, seperti “Te mando este 
archivo para que me des tu punto de vista”, “ Espero me puedas ayudar con el 
archivo que te mando”, “Espero te guste este archivo que te mando” atau 
“Este es el archivo con la información que me pediste. Nos vemos pronto, 
gracias.”.

Saat file attachment yang terinfeksi virus dibukam dokumen tersebut akan 
menyimpan dirinya dalam folder C:\RECYCLED. Virus ini kemudian akan membuat 
file SirC32.exe di dalam folder tersebut. Setelah itu, virus SirCam akan 
membuat sebuah registry key untuk mengaktifkan dirinya setiap kali terdapat 
sebuah file .exe yang dijalankan. (sgt) 


Reply via email to