Selamat Hari Kemerdekaan Indonesia yang ke 56!

Dibawah ini ada berita tentang Ari Sigit yang diambil dari poskota.net. Mudah 
mudahan dapat menjadi renungan di hari kemerdekaan ini bagi yang merasa masih 
menjadi jagoan untuk cepat sadar dan khilaf. Dan semoga cerita dibawah ini 
bisa menambah senyum rekan rekan sekalian pada hari ini.

Arya

 
Dicaci 'kayak' kecoa botak oleh sesama tahanan
ARI SIGIT NANGIS MERAUNG-RAUNG
 
    Sebagai cucu Soeharto, kenyataan yang dihadapi Ari kebalikan dari semasa 
kakeknya berkuasa. Sesama tahanan melihat kehadiran Ari di tengah mereka, 
dimanfaatkan untuk meluapkan kejengkelannya atas perilaku Keluarga Besar 
Soeharto, khususnya Tommy yang mengakibatkan mereka ikut meringkuk.
        Sejak Direktorat Reserse Polda Metro Jaya, Selasa malam menyatakan 
status Ari Sigit sebagai tahanan, cucu Soeharto itu sudah mencerminkan sikap 
cengengnya. Padahal, sebelum masuk tahanan, pria muda satu ini penampilan 
seperti jagoan.
    Ari anak sulung Sigit ditangkap polisi karena dirumahnya ditemui puluhan 
butir peluru tanpa izin aparat berwenang. Penemuan peluru tersebut ketika 
polisi menggeledah Kompleks Perumahan Keluarga Besar Soeharto untuk mencari 
buronan Tommy, paman Ari.
  
JADI ORANG SUSAH
     "Ari sini, biar saya tonjok kepala botakmu! Gara-gara keluarga lu, nasib 
kami jadi begini," kata salah satu tersangka pelaku pembunuhan Hakim Agung 
Syafiuddin Kartasasmita.
     Cacian itu disambut diikuti tahan lainnya. :Sekarang, baru kau tahu 
bagaimana jadi orang susah," kata Ujang, tahanan dalam kasus Narkotika. "Dulu 
lu jagoan, tapi sekarang kaya kecoak botak."
     Sambil menangis, Ari membujuk polisi agar dirinya bisa dibawa 
jalan-jalan keluar sel. "Saya tidak kuat disini, tolong saya dibawa kemana 
saja pakai mobil," kata kekasih artis Rica Cellebout ini, seperti diungkapkan 
bintara yang ikut menyidik Ari Sigit.
     Namun bujukan Ari tak digubris polisi, "Pimpinan telah memerintahkan 
agar tahanan diperlakukan sama," ungkap petugas itu.
     Ketika ditanyai soal makan, Ari Sigit, kata petugas itu tampak tidak 
memiliki nafsu makan. Apalagi makanan yang disodorkan polisi lauk pauknya 
hanya berupa ikan asing dan terkadang pakai telor.  Ari baru mau menyantap 
makanan yang dibawakan oleh pengawalnya.
     Mengomentari ditahannya Ari Sigit, Ny Heldi Noor, ibu Maya mengatakan 
menantunya kini merasakan kehidupan di penjara seperti yang pernah dialami 
putrinya. "Dia kini merasakan hidup di tahanan seperti Maya dulu," kaya Ny 
Heldi saat mendampingi Maya di Polda Metro.

                                             

Reply via email to