Bang YW yang tulis :
> 7. In short, sekarang ada move demi Indosat (yg nota bene
> membebani rakyat). Setelah sukses, Indosat terjual, ada
> move demi Telkom (yg nota bene membebani rakyat juga),
> ... dst. Lha kapan ada move demi rakyat? You tell me...
> Mungkin nanti pada saat rakyat akan dijual (misalnya
> rakyat Timor-timur ;-) atau TKI/TKW, nggak tahu juga.
Kalau tarif telepon naik 100%....sehingga RAKYAT dirugikan karena untuk
menelpon 1 menit = Rp 1000...
Tapi hasil dari telepon tadi itu diberikan Rp 750 rupiah kepada RAKYAT yang
di pedesaan, di lembah, di bukit, di gunung, di desa, di kolong jembatan,
di emperan, di persimpangan jalan, di ....di.....di......
Jadi sekarang yang UNTUNG siapa dan yang RUGI siapa ????? Hayooooo
he..he... :-)
Smile,
Hadeer...
Yw: Ya, kalo rakyat yg nggak berkontribusi malah
mendapatkan 75% Indonesia menurut saya PASTI ancur.
Itu kan sama aja kayak pola KKN sekarang:
kroni yg nggak berkontribusi, malah dapet kue yg gede-gede.
Ujung-ujungnya ancur.
Sama juga kayak pola komunis gaya Pol-pot:
semua aset dijarah negara, terus dibagi-bagi sama rasa
sama rata; yg nggak berkontribusi juga dapet.
Ujung-ujungnya ancur.
Easy come, easy go, lah...