....waktu aku makan di warung gudeg jokja, aku mendengar
orang misuh-misuh (memaki-maki). Rupanya dia misuh-misuh ketika ditanya
oleh yang punya warung mau nyoblos apa waktu pemilu nanti. Pembicaraan
berlanjut seru dan sambil makan gudeg aku nguping omongan mereka :
"Lho, kok malah misuh tho..Mas. Emangnya kenapa ?"
"Lha aku tambah bingung pemilu nanti mau nyoblos apa ?
Mau nyoblos Golkar lagi...wah ndak bisa dong. Nanti dituduh anti
reformasi. Mau nyoblos PDI Mega, ya ndak mungkin tho. Masak orang
yang agamanya nggak jelas mau jadi presiden..."
"Emangnya sampeyan dari mana asalnya ?"
"Aku ini dari nJombang. Aku ini wong NU sejati lho. Buyut dan 
Mbahku NU. Bapakku juga NU.."
"Kalo wong NU, ya pilih PKB dong. 'Kan itu partainyawong NU yang paling
besar.."
"Waduh, sampeyan ini nggak tahu ya...Waktu aku di Jombang
aku ditawari supaya ikut temu kader di Jakarta. Di Senayan lho 
tempatnya ! Aku dijanjiin di kasih sangu (bekal) 200.000. Terus
akomodasi di jamin. Dapet sepatu dan jas baru. Dikasi pecisama dasi..."
"Loh..enak dong, dapet duit sama baju gratis...."
"Iya sih...tapi dari Jombang ke Jakarta disuruh naik truk
dan yang jadi supirnya Gus Dur...." 

____________________________________________________________________
Get free e-mail and a permanent address at http://www.netaddress.com/?N=1

Kirim email ke